Regulasi MotoE 2022, Dua Balapan dan Format Baru Kualifikasi

Guna meningkatkan sisi kompetitif dan pertunjukkan, kejuaraan dunia balap motor listrik MotoE bakal menggelar dua perlombaan, serta penerapan format Q1 dan Q2 pada musim depan.

Regulasi MotoE 2022, Dua Balapan dan Format Baru Kualifikasi

Dalam rapat elektronik yang digelar Komisi Grand Prix MotoE pada 17 September lalu, dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports), Paul Duparc (FIM), serta Herve Poncharal (IRTA), diputuskan sejumlah regulasi baru.

Mulai 2022, event MotoE bakal terdiri dari dua sesi Latihan Bebas (Free Practice) dan Kualifikasi pada Jumat.

Kemudian, jumlah balapan kini bertambah menjadi dua. Diselenggarakan pada Sabtu serta lainnya pada Minggu. Setiap lomba ini digelar usai sesi semua kelas di Grand Prix.

Setelah menggunakan E-Pole untuk menentukan posisi starting grid, MotoE sekarang akan memakai format kualifikasi yang lebih tradisional, yakni Q1 dan Q2.

Kedua sesi kualifikasi masing-masing berdurasi 10 menit, dengan jeda istirahat yang memiliki waktu 10 menit.

Andre Pires, Avintia Esponsorama Racing, saat bersiap menjalani E-Pole di MotoE Austria 2021.

Andre Pires, Avintia Esponsorama Racing, saat bersiap menjalani E-Pole di MotoE Austria 2021.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Kualifikasi 1 akan terdiri dari 10 pembalap paling lambat dari hasil kombinasi FP1 dan FP2. Durasi Kualifikasi 1 adalah 10 menit tanpa batasan jumlah lap,” demikian pernyataan resmi.

“Dua pembalap tercepat di Kualifikasi 1 akan diizinkan untuk mengisi ulang (batere) motor mereka di pit lane dan juga menerima ban belakang tambahan.

“Kualifikasi 2 akan terdiri dari delapan pebalap tercepat dari hasil kombinasi FP1 dan FP2 ditambah dua pembalap tercepat dari Kualifikasi 1. Durasi Kualifikasi 2 adalah 10menit tanpa batasan jumlah lap.”

MotoE 2021 berakhir secara dramatis. Dalam putaran final di Sirkuit Misano, San Marino akhir pekan lalu, Jordi Torres sukses mempertahankan gelar juara dunia usai sang rival, Dominique Aegerter, dijatuhi penalti 38 detik.

Hukuman itu diberikan kepada Aegerter atas aksi berkendaranya yang dianggap tidak bertanggung jawab, lantaran menyebabkan Torres terjatuh di Tikungan 14 pada lap terakhir.

Baca Juga:

 

dibagikan
komentar
Lontaran Kekecewaan Dominique Aegerter Usai Kehilangan Titel MotoE

Artikel sebelumnya

Lontaran Kekecewaan Dominique Aegerter Usai Kehilangan Titel MotoE

Artikel berikutnya

Energica Takkan Lagi Pasok Motor MotoE Setelah 2022

Energica Takkan Lagi Pasok Motor MotoE Setelah 2022
Muat komentar