Ajang balap Suzuki Asian Challenge dihentikan

dibagikan
komentar
Ajang balap Suzuki Asian Challenge dihentikan
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
1 Mar 2018 05.13

Tak ada lagi kejuaraan Suzuki Asian Challenge (SAC) di Asia Road Racing Championship (ARRC) musim 2018. Ajang balapan itu telah resmi dihentikan operasionalnya.

Race 1 Suzuki Asian Challenge

Race 1 Suzuki Asian Challenge - ARRC Indonesia 2017

Foto oleh: TWMR Photo

Keputusan dan pengumuman manajemen tim, Rabu (28/2), tentu saja begitu mengejutkan. Pasalnya, selama tiga musim terakhir, SAC dianggap wadah tepat bagi para pembalap muda Asia untuk mengawali karier profesionalnya. 

Pihak manajemen juga tidak mengungkap secara detail apa latar belakang di balik keputusan penghentian operasional SAC. Walau rumor yang beredar menyebutkan ada kaitannya dengan pemasaran GSX-R150 dan keinginan Suzuki yang memilih fokus pada peningkatan produk, serta pembenahan internal.

“Saya telah terlibat dalam perencanaan dan pengoperasian SAC dalam tiga tahun terakhir,” demikian pernyataan Kepala Operasional SAC, Yukio Kagayama.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Suzuki, kantor lokal Suzuki, Dunlop, sponsor kami, semua pembalap dan mekanik mereka, serta staf tim saya yang telah membantu SAC menjadi event yang sukses.

“Saya juga ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk berterima kasih secara khusus kepada Ron Hogg (bos promotor ARRC) dan seluruh stafnya saat ini.

“Setelah berdiskusi, keputusan pun dibuat untuk menghentikan SAC. Saya senang melihat para pembalap tumbuh secara signifikan bersama dengan mekanik mereka, dan staf saya. Semua pembalap yang berpartisipasi di SAC menunjukkan pertumbuhan saat mereka berpartisipasi.

“Saya berharap mereka semua akan terus menjadi pembalap yang lebih baik, dan berharap bisa balapan bersama mereka lagi di Kejuaraan Dunia dalam waktu dekat." 

Suzuki dan Yukio Kagayama membentuk SAC musim 2015. Tujuannya, mengembangkan pembalap muda Asia untuk menjadi pembalap yang akan mampu bersaing pada Kejuaraan Dunia di masa depan.

Pada tahun perdananya, para pembalap menggunakan motor Suzuki Satria F150, kemudian digantikan Suzuki Satria F150FI satu musim berikutnya. Dan pada 2017, peserta mengendarai Suzuki GSX-R150.

Sebanyak 45 pembalap dari 11 negara telah berpartisipasi selama tiga tahun SAC beroperasi. Andreas Gunawan dari Indonesia meraih gelar juara perdana pada 2015, diikuti rekan kompatriot Jefri Tosema musim 2016. Lalu, pada 2017, Punchana Kulrojchalalai dari Thailand yang menjadi juaranya.

Ikuti Motorsport.com di:

Slider
List

Para pembalap Suzuki Asian Challenge 2017

Para pembalap Suzuki Asian Challenge 2017
1/10

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017
2/10

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017
3/10

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017

Tes Pramusim Suzuki Asian Challenge 2017
4/10

Free Practice Suzuki Asian Challenge - ARRC Indonesia 2017

Free Practice Suzuki Asian Challenge - ARRC Indonesia 2017
5/10

Suzuki Asian Challenge - ARRC Thailand II 2017

Suzuki Asian Challenge - ARRC Thailand II 2017
6/10

Suzuki Asian Challenge - ARRC Thailand II 2017

Suzuki Asian Challenge - ARRC Thailand II 2017
7/10

Race 2 Suzuki Asian Challenge - ARRC Indonesia 2017

Race 2 Suzuki Asian Challenge - ARRC Indonesia 2017
8/10

Jefri Tosema, Juara Suzuki Asian Challenge 2016

Jefri Tosema, Juara Suzuki Asian Challenge 2016
9/10

Jefri Tosema, Juara Suzuki Asian Challenge 2016

Jefri Tosema, Juara Suzuki Asian Challenge 2016
10/10
Artikel ARRC berikutnya
Tes AP250 Thailand: Mario SA terus curi perhatian

Artikel sebelumnya

Tes AP250 Thailand: Mario SA terus curi perhatian

Next article

AHRT bertekad pertahankan gelar juara AP250

AHRT bertekad pertahankan gelar juara AP250
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan ARRC
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Breaking news