Kecelakaan membuat M Fadli sempat depresi

Kecelakaan membuat M Fadli sempat depresi

Jelang ronde keempat Asia Road Racing Championship (ARRC) di Sirkuit Sentul Indonesia, M Fadli Immammuddin bicara soal kecelakaan besar yang dialaminya.

Fadli mendapat kecelakaan yang membuat kondisinya cukup parah pada awal Juni 2015. Setelah melewati berbagai rehabilitasi dan perawatan, ia mulai membaik.

Bahkan, Fadli telah dapat kembali beraktivitas dan kini menjalankan peran sebagai pelatih resmi para pembalap di bawah naungan PT Astra Honda Motor (AHM).

“Enam bulan pertama setelah tragedi adalah yang paling menantang. Saya menjalani banyak operasi untuk menyelamatkan kaki. Selama masa itu, saya mengalami depresi dan putus asa,” tuturnya kepada asiaroadracing.com.

“Saya banyak berdoa meminta petunjuk dan kemurahan hati dari Tuhan. Saya banyak belajar untuk menerima. Pada awal 2016, saya membuat keputusan untuk mengamputasi kaki dan melanjutkan hidup. Saya terinspirasi oleh cerita dan video tentang atlet di Paralympics – dedikasi dan sikap positif mereka memberikan saya banyak kekuatan. Ketika momen itu (amputasi) terjadi, saya merasa beban berat terangkat dari pundah.”

“Sebulan usai amputasi, kaki saya dipasang prosthetics dan saya lalu mulai intensif menjalani fisioterapi. Tiga bulan kemudian, saya akhirnya bisa bergerak lagi. Hari ini, saya tidak hanya bisa bersepeda tapi juga kembali naik motor. Saya bisa menginjak gigi dengan kaki barum” papar Fadli.

Fadli pernah menorehkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang merebut gelar juara ARRC. Ia juga tercatat atas kesuksesan merebut gelar juara kelas Underbone 130cc.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan ARRC
Event Indonesia
Trek Sentul International Circuit
Pembalap M Fadli Immammuddin
Tim Astra Honda Racing Team
Tipe artikel Breaking news