Lakoni debut di ARRC India, Irfan mengaku gugup

Ronde kelima Asia Road Racing Championship di Sirkuit Buddh, India menandai debut Irfan Ardiansyah bersama Astra Honda Racing Team (AHRT) di kelas SuperSports 600cc.

Irfan ditunjuk untuk menggantikan Dimas Ekky Pratama, yang berkompetisi di CEV Moto2 European Championship akhir pekan ini.

“Saya sedikit merasa gugup. Tapi saya senang karena ini pertama kalinya saya balapan di Asia Road Racing Championship,” ujar Irfan kepada Motorsport.com.

“Dan karena ini pertama kalinya saya balapan di kejuaraan ini, saya tidak mematok target tinggi. Saya hanya ingin mencoba yang terbaik dan menyelesaikan balapan. Yang utama adalah saya juga hanya ingin menikmati balapan.

“Saya merasa senang bisa balapan di ARRC, karena di Indonesia saya balapan di kejuaraan nasional.

Pembalap berusia 16 tahun itu lalu memuji fasilitas modern di Sirkuit Buddh yang memanjakan para pembalap dan tim. Mengenai layout trek, ia menunjuk sejumlah tikungan yang dianggapnya cukup menyulitkan.

“Sirkuit Buddh bagus. Punya banyak tikungan dan menurun (downhill). Saya menyukai sirkuit ini,” ungkap Irfan.

“Tikungan 8, 9 dan 10 – bagian parabolica – pada peta. Menurut saya, bagian ini tricky,” imbuhnya.

Irfan mengakhiri sesi Free Practice 3 di posisi ke-19, dengan mencetak catatan waktu terbaik 2 menit 02,583 detik. 

Pembalap asal Semarang itu mengalami kecelakaan di FP1 dan akibatnya harus absen dalam sesi FP2.

“Saya kehilangan kendali (bagian depan motor) ketika mengerem di Tikungan 1. Saya menabrak pembalap lain dan lalu kecelakaan,” tutur Irfan.

“Motor rusak. Kerusakannya sangat parah. Karena itulah saya harus absen di FP2.”

Laporan tambahan oleh Rachit Thukral

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan ARRC
Event India
Trek Buddh International Circuit
Pembalap Irfan Ardiansyah
Tim Astra Honda Racing Team
Tipe artikel Breaking news