Sensasi pembalap wanita Muklada Sarapuech di ajang ARRC

Kemenangan sensasional Muklada Sarapuech pada Race2 AP250 mengundang decak kagum. Namun siapa sangka ia merupakan pembalap wanita di kejuaraan ARRC.

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

Foto oleh: TWMR Photo

Bagi pencinta balap motor Asia, nama Muklada sudah tak asing lagi. Statusnya sebagai pembalap wanita terbaik disandangnya selama lima musim terakhir. Bahkan, ia juga begitu ditakuti para rivalnya yang mayoritas berjenis kelamin pria.

Wajar mengapa Muklada layak diperhitungkan dan diwaspadai setiap kali balapan. Pembalap kelahiran Pathum Thani, Bangkok pada 8 September 1993 itu punya skill balap mumpuni. Ditambah faktor dukungan motor kuat CBR250RR dari AP Honda Racing Thailand.

Makanya tak mengherankan, jika Muklada kerap diperbincangkan selama gelaran seri pembuka ARRC di Sirkuit Buriram akhir pekan lalu. Ia tampil impresif sejak tes pramusim, dengan hari kedua menembus tiga besar pada hasil kombinasi.

Sosok Muklada semakin menjadi topik utama pembicaraan ketika dihukum Race Direction dan diturunkan finis ketujuh. Semua berawal dari insiden dengan Mario Suryo Aji saat Race 1. Akan tetapi, ia lalu membayar kesalahannya lewat penampilan ciamik di Race 2.

Muklada memimpin jalannya balapan mulai Lap 2 sampai Lap 6. Tekanan kemudian datang, di mana ia keluar lintasan pada Lap 7. Meski berhati-hati dan tidak mengambil keuntungan, tapi kesalahan itu membuatnya melorot pada posisi ke-11.

Dua lap terakhir, Muklada melancarkan serangan dan menyalip tiga pembalap sekaligus untuk mencapai posisi ketujuh. Pada lap terakhir, juara Asia Dream Cup 2015 itu melewati lima rival lainnya, sebelum kemudian menaklukkan Rafid Topan Sucipto dan Kanatat Jaiman.

Kemenangan pada Race 2 merupakan sejarah bagi Muklada, yakni pembalap wanita pertama yang memenangi balapan kelas AP250 di ajang ARRC. Berkat podium tertingginya itu pula, ia menempati peringkat kedua dengan torehan 31 poin dalam klasemen sementara.

Dan usai balapan, pembalap tim besutan Makoto Tamada itu kesulitan untuk berkata-kata. Hanya ungkapan rasa syukur yang dijawabnya secara singkat. "Terima kasih kepada tim dan keluarga saya. Terima kasih untuk semuanya," tukasnya Minggu (4/3) kemarin.

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
1/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
2/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
3/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
4/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
5/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Rafid Topan Sucipto, Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery; Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand; dan Kanatat Jaiman, Yamaha Thailand Racing Team

AP250: Rafid Topan Sucipto, Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery; Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand; dan Kanatat Jaiman, Yamaha Thailand Racing Team
6/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
7/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
8/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
9/10

Foto oleh: TWMR Photo

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand

AP250: Muklada Sarapuech, AP Honda Racing Thailand
10/10

Foto oleh: TWMR Photo
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan ARRC
Event Thailand
Trek Chang International Circuit
Pembalap Muklada Sarapuech
Tipe artikel Breaking news