Rio Haryanto ungkap perbedaan F1 dan GT

dibagikan
komentar
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
6 Okt 2018 08.54

Rio Haryanto berbicara panjang lebar bersama Sean Henshelwood di Shanghai International Circuit sebelum turun di babak kualifikasi SIC888.

Bagaimana kesan Rio sejauh ini di SIC888?

"Sejauh ini saya sedang menikmatinya. Saya telah menyelesaikan beberapa hari tes bulan lalu untuk persiapan SIC888 akhir pekan ini. Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan saya dari Indonesia. Sebagai tim, kami akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan balapan dan tampil bagus di kejuaraan.

Apa saja kesibukan Rio di dunia balap setelah berlomba di F1?

"Saya sudah melakukan beberapa tes di Super Formula dan juga Formula E. Saya selama ini mencari kesempatan untuk kembali ke balapan dan sekarang kita di sini di Shanghai untuk balapan GT4 bersama pembalap-pembalap Indonesia lainnya. Saya sangat senang untuk kembali balapan akhir pekan ini."

VIDEO: Wawancara Rio Haryanto dan Anderson Tanoto

Apa pendapat Rio tentang balapan GT seperti GT3 dan GT4 yang semakin populer di dunia?

"Sejujurnya, saya cukup terkejut dengan jumlah pembalap yang ada di sini dan juga tingkat persaingannya. Seperti yang kita lihat di kualifikasi, kami sangat berdekatan. Saat balapan hari ini, banyak aksi, banyak manuver overtaking. Saya lihat mereka sebenarnya pembalap yang sangat kompetitif."

Baca Juga:

Apa perbedaan terbesar dari mobil GT4 dari berbagai mobil open-wheel yang pernah Rio kemudikan?

"Saya kira perbedaan terbesar jelas tingkat downforce. Di F1 atau open-wheel single-seater, Anda memiliki aero dan downforce yang besar dibanding mobil-mobil di sini. Saya harus beradaptasi dengan mobil GT. Cara mengemuinya sedikit berbeda. Tapi secara keseluruhan, setelah beberapa sesi saya sudah mulai terbiasa dengan mobil dan percaya diri bisa tampil bagus besok."

Rio pernah balapan F1 di sirkuit ini. Apakah pengalaman dari balapan F1 tersebut dapat membantu Rio saat balapan GT4 besok?

"Saya melihat ini sebagai balapan yang berbeda lagi karena ini adalah balapan ketahanan. Anda harus benar-benar menjaga mobil di lintasan. Anda tidak bisa merusak mobil dan harus menghindari masalah. Ini balapan yang panjang dan kita berbagi mobil dengan pembalap-pembalap lain."

Bagaiamana rasanya berbagi mobil dengan dua pembalap Indonesia lain, Andrew Haryanto dan Anderson Tanoto?

"Sangat senang bergabung dengan mereka untuk balapan akhir pekan ini, khususnya dengan membawa nama Indonesia. Kami semua dari Indonesia dan kami dapat melakukan ini semua berkat Anderson. Saya sangat senang. Kami berharap bisa tampil bagus besok dan mencapai finis."

Slider
List

Rio Haryanto

Rio Haryanto
1/10

Rio Haryanto, Audi R8 LMS GT3

Rio Haryanto, Audi R8 LMS GT3
2/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Rio Haryanto

Rio Haryanto
3/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Rio Haryanto, Audi R8 LMS GT3

Rio Haryanto, Audi R8 LMS GT3
4/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Rio Haryanto seat fitting

Rio Haryanto seat fitting
5/10

Foto oleh: Rio Haryanto Media

Rio Haryanto, iSport International

Rio Haryanto, iSport International
6/10

Rio Haryanto, Manor Racing MRT05

Rio Haryanto, Manor Racing MRT05
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Rio Haryanto, Virgin Racing

Rio Haryanto, Virgin Racing
8/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Andrew Haryanto

Andrew Haryanto
9/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Anderson Tanoto, Hard Memory Hero Super Car Team

Anderson Tanoto, Hard Memory Hero Super Car Team
10/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Artikel GT Asia berikutnya
SIC888, balap ketahanan dengan tujuh kelas

Artikel sebelumnya

SIC888, balap ketahanan dengan tujuh kelas

Next article

Anderson Tanoto bicara performa Rio Haryanto, budaya balap Indonesia

Anderson Tanoto bicara performa Rio Haryanto, budaya balap Indonesia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1 , GT Asia
Event Shanghai
Pembalap Rio Haryanto
Penulis Aditya Gagat
Tipe artikel Interview