Review GT 2018: Andrew Haryanto

dibagikan
komentar
Review GT 2018: Andrew Haryanto
Oleh:
22 Des 2018 13.39

Konsistensi Andrew Haryanto untuk berlaga di Audi R8 LMS Cup Asia 2018 membuahkan hasil juara musim.

Mungkin tak sedikit dari kita yang langsung bertanya apakah Andrew memiliki hubungan darah dengan Rio Haryanto, pembalap Formula 1 pertama Indonesia. Selain sama-sama pembalap dan pernah satu tim di ajang SIC888, tidak ada hubungan keluarga antara keduanya.

Berasal dari Bandung, Jawa Barat, Andrew mengawali karier balap sekitar satu dekade lalu dari level akar rumput. Waktu itu, ia ingin membeli Ford Focus. Ketika berniat membelinya, ada tawaran diskon jika mobil itu diikutkan ke arena balap.

“Saya ingat, waktu itu tahun 2008,” kenangnya seperti dilansir dari situs resmi Audi R8 LMS Cup. “Saat ingin membeli mobil Ford Focus, sepupu saya menelpon dan memberi penawaran potongan 30 persen kalau mau terjun ke arena balap dengan mobil yang dibeli. Dengan potongan 8.000 $ (setara Rp116 juta, kurs saat ini) dari harga normal 25.000 $ (setara Rp 363,8 juta, kurs saat ini), saya pikir kenapa tidak?”

Ia pun menggeber Focus hitamnya ke Sentul selama lima tahun, sebelum tantangan lain datang di ajang Sepang 1000 km 2013 dan Lamborghini Super Trofeo 2014. Tiga tahun membalap bersama skuat Sant'Agata Bolognese, Italia, Andrew mencoba tantangan baru bersama Audi.

Baca Juga:

Perjalanannya di Audi R8 LMS Cup mendapat tekanan dari Bhurit Bhirombhakdi, salah satu pembalap dengan pengalaman di ajang Thailand Super Series dan Blancpain GT Series Asia.

Dua balapan pertama di Australia, Andrew finis pertama dan ketiga. Meski Bhurit sapu bersih Nurburgring, Jerman, ia tetap menyelesaikan balapan di posisi lima besar, masing-masing kedua dan keempat.

Pengalaman selama di Lamborghini Super Trofeo dan Blancpain GT Series Asia terbukti membantunya. Pada putaran kelima dan enam di Ningbo, Tiongkok, Andrew kembali bertengger di podium ketiga dan kedua.

Tengah disibukkan dengan persiapan SIC888, balap ketahanan di Shanghai International Circuit, ia hanya meraih podium balapan pertama. Satu-satunya finis di luar lima besar adalah Race 2, saat Andrew hanya merengkuh posisi akhir ketujuh.

Titelnya semakin lengkap setelah salah satu pembalap Spa 24 Jam 2018 itu menyapu bersih ronde terakhir di Sepang International Circuit. Lagi, pembalap debutan bisa langsung memenangi gelar di akhir musim.

Slider
List

Bhurit Bhirombhakdi, Absolute Racing, Andrew Haryanto, Promax Team

Bhurit Bhirombhakdi, Absolute Racing, Andrew Haryanto, Promax Team
1/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Bhurit Bhirombhakdi, Rick Yoon, Andrew Haryanto

Bhurit Bhirombhakdi, Rick Yoon, Andrew Haryanto
2/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

(L-R): Bhurit Bhirombhakdi, Andrew Haryanto, Jeffrey Lee

(L-R): Bhurit Bhirombhakdi, Andrew Haryanto, Jeffrey Lee
3/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Andrew Haryanto, Promax Team

Andrew Haryanto, Promax Team
4/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Andrew Haryanto

Andrew Haryanto
5/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Andrew Haryanto, Promax Team

Andrew Haryanto, Promax Team
6/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Andrew Haryanto, Promax Team

Andrew Haryanto, Promax Team
7/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Andrew Haryanto, Promax Team

Andrew Haryanto, Promax Team
8/12

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Rio Haryanto, Andrew Haryanto, Anderson Tanoto

Rio Haryanto, Andrew Haryanto, Anderson Tanoto
9/12

Foto oleh: Absolute Racing

Rio Haryanto, Andrew Haryanto, Anderson Tanoto

Rio Haryanto, Andrew Haryanto, Anderson Tanoto
10/12

Foto oleh: Absolute Racing

#67 GDL Racing Lamborghini Super Trofeo: Andrew Haryanto, Andres Josephsohn, Beniamino Caccia, Sarah Bovy

#67 GDL Racing Lamborghini Super Trofeo: Andrew Haryanto, Andres Josephsohn, Beniamino Caccia, Sarah Bovy
11/12

Foto oleh: Erik Junius

#67 GDL Racing Lamborghini Super Trofeo: Andrew Haryanto, Andres Josephsohn, Beniamino Caccia, Sarah Bovy

#67 GDL Racing Lamborghini Super Trofeo: Andrew Haryanto, Andres Josephsohn, Beniamino Caccia, Sarah Bovy
12/12

Foto oleh: SRO

Selain Spa 24 Jam, Andrew juga mengikuti VW Fun Cup 25 Jam 2018, Juli lalu, juga di Spa-Francorchamps. Ia menjadikan ajang tersebut sebagai pemanasan jelang salah satu putaran Intercontinental GT Challenge.

Saat ditanya mengenai rencana balap musim depan, Andrew menjawab singkat, “Audi lagi, R8 LMS Cup dan Spa 24 Jam sama Audi.”

Klasemen akhir pembalap Audi R8 LMS Cup 2018 (10 besar)

Pos. No. Pembalap Tim Total Gap
1 28

Andrew HARYANTO

ProMax Team 186  
2 59

Bhurit BHIROMBHAKDI

Singha Plan-B by Absolute Racing 181 5
3 74

Yasser SHAHIN

The Bend Motorsport Park 133 53
4 13

SUN Jingzu

Absolute Racing 116 70
5 7

Jeffrey LEE

Team Audi Volkswagen Taiwan 81 105
6 12

Alex AU

KCMG 34 152
7 69

Theo KOUNDOURIS

Independent  30 156
8 42

Carsten TILKE

Montaplast by Land Motorsport 30 156
9 24

Tony BATES

Tony Bates Racing 26 160
10 55

BAO Jinlong

Absolute Racing 20 166

 

Next article
Audi R8 LMS Cup Malaysia: Andrew Haryanto juara musim

Artikel sebelumnya

Audi R8 LMS Cup Malaysia: Andrew Haryanto juara musim

Next article

Kaleidoskop balap mobil 2018: Oktober-Desember

Kaleidoskop balap mobil 2018: Oktober-Desember
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Blancpain Endurance , GT Asia , Audi R8 LMS Cup
Pembalap Andrew Haryanto
Penulis Wisnu Setioko