Kala Putra Legenda Balap Raih Kegemilangan

Akhir pekan lalu, para putra pembalap motor dan mobil unjuk kebolehan merebut podium tertinggi di masing-masing disiplin balap. Siapa saja mereka?

Kala Putra Legenda Balap Raih Kegemilangan

Dimulai dari Oli Bayliss, yang tak lain merupakan putra dari tiga kali juara dunia World Superbike (WSBK), Troy Bayliss. Musim ini, pemuda berusia 17 tahun itu melakoni debut Australian Superbike Championship (ASBK) bersama DesmoSport Ducati.

Pada Race 3 di putaran keempat ASBK Hidden Valley Raceway, Minggu (20/6/2021) lalu, Bayliss berhasil mengalahkan Wayne Maxwell dengan keunggulan 0,172 detik. Bahkan sang pembalap muda memecahkan rekor lap yang dipegang oleh Troy Herfoss.

Berkat kemenangan itu, Oli pun naik ke peringkat kelima klasemen sementara. Dia menyamai perolehan poin Bryan Staring, serta terpaut 45 angka di belakang pemuncak kejuaraan, Maxwell.

“Sejujurnya semuanya terasa sangat baik akhir pekan ini. Kami tes dengan sangat baik, dan saya merasa dalam diri saya bahwa saya bisa balapan di depan di Hidden Valley,” tutur Oli dalam keterangan resminya.

“Panigale V4 R adalah motor yang menyenangkan untuk dikendarai, dan semua orang di tim bekerja sama dengan sangat baik untuk terus membiarkan saya berkendara lebih cepat dan lebih kencang.”

Sebelum berlomba, Troy sempat memberikan wejangan kepada putranya. “Saya melintasi racing line jauh lebih baik, yang sangat membantu posisi saya di trek dan mengatur balapan saya,” kata Bayliss.

“Saya memanfaatkan titik kekuatan saya dan saya sangat senang akhirnya menang balapan superbike!”

Baca Juga:

Hasil mengesankan lainnya dipetik oleh Jack Doohan, putra dari lima kali juara dunia GP 500cc, Mick Doohan. Alih-alih mengikuti jejak sang ayah terjun di roda dua, Doohan malah memilih roda empat sebagai karier balapnya.

Usai kesulitan debut Formula 3 sepanjang 2020, saat itu memperkuat HW Race Lab, Doohan kemudian hijrah ke Trident. Anggota Red Bull Junior Team itu pun mulai menunjukkan peningkatan kinerja cukup signifikan.

Seri pertama di Spanyol ditutup dengan raihan podium kedua. Dan ketika menyambangi Paul Ricard untuk putaran kedua F3 Prancis, Doohan berhasil mengemas kemenangan.

Pencapaian Doohan sendiri terbilang mengesankan, mengingat balapan sempat diguyur hujan sebelum start. Pun begitu, Doohan mampu menunjukkan kepiawaian dalam mengemudikan mobil balap di kondisi basah.

Podium tertinggi yang direbut Doohan sendiri mengantarkannya bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara. Dia membayangi Victor Martins (peringkat kedua), serta Dennis Hauger yang memuncaki klasemen.

Yang menarik adalah, kemenangan pertama Doohan pada Formula 3 di Paul Ricard, persis di mana ayahnya menang pada 1996 silam.

 

Beralih ke kejuaraan dunia Grand Prix kategori Moto2. Dua sejarah ditorehkan Remy Gardner. Putra dari juara dunia GP 500cc 1987, Wayne Gardner, itu sukses meraih kemenangan ketiganya musim ini pada GP Jerman lalu.

Gardner pun menjadi pembalap Australia pertama yang mencetak hat-trick di kategori intermediate, sekaligus pemenang Moto2 ke-200. Tambahan 25 poin pun mulai mengokohkannya di puncak klasemen sementara (164 poin).

“Sebelum lomba, saudara laki-laki saya mengirim pesan yang mengatakan saya menjadi orang Australia pertama yang memenangi tiga balapan berturut-turut,” ucapnya mengutip situs Red Bull KTM Ajo.

“Saya senang dengan 25 poin (yang didapatkan). Itu adalah hari yang penting bagi kami. Sekarang kami harus tetap tenang dan terus melaju.”

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dan terakhir, Max Verstappen. Sang putra mantan pembalap Formula 1, Jos Verstappen, sukses merebut kemenangan di GP Prancis, setelah menaklukkan Lewis Hamilton dalam duel hingga akhir perlombaan.

Verstappen tak hanya memperlebar keunggulan menjadi 12 poin dalam klasemen sementara, juga membawa Red Bull Racing mencatatkan hat-trick, yang pertama sejak 2013.

“Memenangi balapan ini adalah upaya tim yang luar biasa, dan memiliki podium ganda di trek seperti ini benar-benar menunjukkan kerja keras yang dilakukan semua orang di sini serta di Milton Keynes di pabrik kami dan Honda,” kata Verstappen.

“Tentu saja saya ingin menarik diri dan melaju ke depan sendiri, tetapi itu tidak sering berhasil di Formula 1. Kami benar-benar harus bekerja untuk itu hari ini.”

Max Verstappen, Red Bull Racing, merayakan kemenangannya di podium F1 GP Prancis 2021

Max Verstappen, Red Bull Racing, merayakan kemenangannya di podium F1 GP Prancis 2021

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Hasil Race 2 Rookies Cup Jerman: Mario Aji Petik Poin di Tengah Kekacauan

Artikel sebelumnya

Hasil Race 2 Rookies Cup Jerman: Mario Aji Petik Poin di Tengah Kekacauan

Artikel berikutnya

Oli Bayliss Mengejar Impian bersama Ducati

Oli Bayliss Mengejar Impian bersama Ducati
Muat komentar