Kegagalan finis warnai debut Gerry Salim

Berharap mendulang hasil baik pada debut CEV Moto3, Gerry Salim justru bernasib sial. Ia terjatuh saat balapan di Sirkuit Estoril, Portugal.

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Foto oleh: Astra Honda Racing Team

Perjuangan juara ARRC kelas Asia Production 250cc 2017 itu terhitung sangat berat, Minggu (25/3). Selain menghadapi para rival dari tim-tim, seperti Leopard Racing dan Red Bull KTM Ajo, Gerry juga harus beradaptasi dengan karakteristik sirkuit dan motor.

Belum lagi hasil dua sesi kualifikasinya tak terlalu menggembirakan. Ia memetik posisi start ke-27 atau lebih lambat hampir dua detik. Sudah jelas, Gerry punya banyak pekerjaan untuk memperbaiki keadaan ketika turun balapan.

Seusai lampu start padam, awalnya semua berjalan lancar. Tetapi, pembalap asal Surabaya itu langsung terjatuh pada lap pertama. Dia mengalami kecelakaan highside di Tikungan 6 saat bersaing memperebutkan posisi ke-23.

“Saat sesi pemanasan Minggu pagi, saya merasa sangat nyaman. Meskipun kondisi lintasan sedang sulit, saya berhasil berada di urutan keempat. Saat balapan, saya mengeluarkan semua kemampuan dan berusaha keras,” terang Gerry.

“Namun, lintasan sangat sulit karena ada beberapa tikungan yang kering dan ada beberapa yang basah. Saya terlalu memaksa saat melewati Tikungan 6 pada lap pertama dan akhirnya jatuh setelah highside.

“Secara umum, saya senang dengan pekan pertama saya di CEV (Moto3), dengan semua yang saya pelajari dan pengalaman yang saya dapatkan. Saya akan berusaha lebih keras pada putaran berikutnya di Valencia.”

Gerry memang kecewa tak dapat menyelesaikan balapan debutnya, tapi ia meninggalkan Estoril dengan tambahan pengalaman dan kepercayaan diri sebagai bekal untuk menghadapi CEV Valencia.

Apalagi target sang pembalap adalah meraih hasil bagus agar bisa tampil di balapan level tinggi, yakni kejuaraan dunia Grand Prix pada 2019. “Saya ingin meraih hasil bagus yang bisa mengantar Kejuaraan Dunia musim depan,” tandasnya.

“Bulan depan, saya akan berusia 21 tahun dan karena itulah saya ingin memanfaatkan kesempatan yang diberikan Astra Honda Motor dengan sebaik-baiknya.

“Dengan melihat balapan yang diikuti Andi (Gilang) tahun lalu, saya tahu bahwa kelas (CEV Moto3) Junior World Championship sangat kompetitif. Saya (sendiri) menargetkan bisa masuk tiga besar di klasemen.”

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
1/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
2/10

Foto oleh: CEV

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
3/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
4/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
5/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
6/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
7/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
8/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
9/10

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team

Gerry Salim, Astra Honda Racing Team
10/10

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan CEV
Event Estoril
Trek Circuito Estoril
Pembalap Gerry Salim
Tim Astra Honda Racing Team
Tipe artikel Reactions