Balapan di Eropa, Mario Suryo Aji Tak Lupakan Ibadah

Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji, bermukim di Barcelona, Spanyol selama tampil dalam FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020.

Balapan di Eropa, Mario Suryo Aji Tak Lupakan Ibadah

Selain fokus berlatih untuk balapan, Mario Suryo Aji mengaku tak lupa memenuhi kewajiban sebagai umat muslim, salat lima waktu dan puasa sunah.

"Meskipun tidak mudah, (saya) tetap menjalani solat seperti biasa walaupun di rumah sendiri. Tentunya (karena) kewajiban seorang muslim, kita harus salat," ujar Mario.

Baca Juga:

Selain demi memenuhi kewajiban, rider 16 tahun ini merasa lebih tenang dengan menunaikan salat lima waktu. Apalagi mengingat Mario jauh dari kampung halaman.

"Pastinya saya salat lima waktu setiap hari karena di handphone juga sudah ada (pengingat) waktu salat. Insyaallah, saya bisa terus menjalaninya tepat waktu," tutur Mario.

Selama pandemi Covid-19, Mario Suryo Aji mengaku belum bisa melaksanakan kewajiban itu di mesjid, termasuk ibadah salat Jumat. Ia menggantinya dengan salat zuhur di rumah.

Pembalap Astra Honda Racing Team, Mario Suryo Aji, saat menjalani salat di apartemennya di Barcelona, Spanyol.

Pembalap Astra Honda Racing Team, Mario Suryo Aji, saat menjalani salat di apartemennya di Barcelona, Spanyol.

Foto oleh: Astra Honda Racing Team

Mario juga mengungkapkan dirinya selalu berdoa sebelum mulai balapan. Saat berada sirkuit pun, ketika tiba waktu beribadah, ia berusaha sebisa mungkin untuk salat.

"Saya berdoa untuk meminta yang terbaik kepada Allah. Saya menyempatkan waktu buat salat dan mencari tempat sepi untuk beribadah," Mario menuturkan.

"Jika telat pun, saya berusaha membayar (utang) salat itu setelah sampai di hotel. Setiap Senin dan Kamis saya kadang melakukan puasa sunah.

Pembalap Mario Suryo Aji, Astra Honda Racing Team, berdoa sebelum tampil dalam FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020 di Valencia, Spanyol.

Pembalap Mario Suryo Aji, Astra Honda Racing Team, berdoa sebelum tampil dalam FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020 di Valencia, Spanyol.

Foto oleh: Astra Honda Racing Team

"Buat waktu buka puasa, untuk sekarang tak jauh dari Indonesia. Mungkin lebih lambat satu sampai dua jam," pembalap kelahiran Magetan, Jawa Timur itu menambahkan.

Namun ada aktivitas religius yang dirindukannya selama tinggal di Spanyol. "Salat berjamaah bersama keluarga di rumah karena di sini cuma saya yang melakukannya," ucap Mario.

Musim ini, Mario Suryo Aji mengakhiri FIM CEV Moto3 Junior World Championship di urutan ke-16. Ia membukukan 23 poin. Pencapaian terbaiknya adalah finis keenam di Valencia I.

 
dibagikan
komentar
Mario Suryo Aji Pulang ke Tanah Air

Artikel sebelumnya

Mario Suryo Aji Pulang ke Tanah Air

Artikel berikutnya

CEV Wajibkan Helm Homologasi Mulai 2021

CEV Wajibkan Helm Homologasi Mulai 2021
Muat komentar