Suhu trek hambat laju Andi Gilang

Andi Gilang meraih hasil kurang memuaskan dalam sesi kualifikasi CEV Moto3 Junior World Championship, Sabtu (1/10) kemarin. Pembalap Astra Honda Racing Team itu menempati posisi start ke-17.

Gilang mengalami kesulitan sepanjang menjalani kualifikasi di Sirkuit Jerez, Spanyol. Tingginya suhu trek menjadi salah satu penyebab di mana sang pembalap sulit untuk memperbaiki catatan waktu.

Gilang telah mencoba tampil sekuat tenaga pada pertengahan sesi. Namun, ia hanya mampu mencetak catatan waktu terbaik 1 menit 48,178 detik dan berada di posisi ke-17.

Dalam kualifikasi kedua, Gilang semakin kesulitan menemukan grip (daya cengkeram). Tak hanya suhu trek yang meninggi, performa ban pun ikut menurun.

“Saya membuat catatan waktu baik dalam kualifikasi, tapi tidak posisi start yang bagus. Saya meningkatkan satu detik dibandingkan sesi latihan bebas dan itu hal yang baik,” ucapnya.

“Pada akhir sesi, saya bergabung dengan grup pembalap dan inilah ketika saya membuat lap terbaik, walaupun (performa) ban sedikit menurun karena kondisi panas di trek. Setelah beberapa lap, saya menutup QP1 di posisi ke-17.

“Kualifikasi kedua semakin berat untuk membuat catatan waktu lap baik. Saya sempat naik ke posisi ke-14, tapi catatan waktu buruk. Besok (Minggu hari ini) saya akan start dari posisi ke-17. Saya pikir motor dalam kondisi baik dan saya juga merasa percaya diri. Saya mencoba melakukan start yang kuat,” tekad Gilang.

Hasil Kualifikasi CEV Moto3 Jerez:

1. Karel Hanika KTM 1:46.806
2. Raul Fernandez Husqvarnaa +0.375
3. Marcos Ramirez KTM +0445
4. Stefano Manzi Mahindra +0.480
5. Ayumu Sasaki Honda +0.504
6. Kaito Toba Honda +0.562
7. Lorenzo Dalla Porta Husqvarna +0.696
8. Tony Arbolino Honda +0.728
9. Albert Arenas Mahindra +0.829
10. Marco Berzecchi Mahindra +0.919
17. Andi Gilang Astra Honda Racing Team +1.372

 

Astra Honda Racing Team

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan CEV
Event Jerez
Pembalap Andi Gilang
Tim Astra Honda Racing Team
Tipe artikel Qualifying report