Al-Attiyah akui beruntung terhindar dari insiden mobil terbakar

Nasser Al-Attiyah mengaku beruntung, bahwa insiden terbakarnya mobil Toyota Hilux tidak menggagalkan kemenangannya pada Stage 1 Dakar 2017.

Pereli Qatar itu tampil tercepat pada rute Stage 1 yang dimulai dari ibu kota Paraguay, Asuscion menuju kota di Argentina, Resistencia. Namun, asap tiba-tiba keluar dari kabin Toyota yang dikemudikannya.

Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (fire extinguisher) dan mobil Al-Attiyah terhindar dari kerusakan parah.

“Stage 1 sangat baik dan kami mengawali dengan kuat. Saya pikir kami memimpin sepanjang rute. Tiba-tiba ada asap yang keluar dari dalam kabin,” tutur Al-Attiyah.

“Ketika kami berhenti di garis finis, kami melihat kobaran api. Tapi itu tidak apa-apa, karena insiden terjadi di stage kecil dan bukan di stage besar,” terangnya.

Kendati mobil tak mengalami kerusakan, tetapi Al-Attiyah harus mengakui keunggulan Giniel de Villiers dan Conrad Conrad Rautenbach untuk sisa ruas jalan.

“Hal baiknya kami memenangi stage 1. Itu adalah stage pendek dan kami berhasil memadamkan api setelah finis. Kami lalu memutuskan untuk menderek mobil sampai bivak,” ujar Al-Attiyah.

“Sebuah pipa kecil rusak dan seluruh oli mengenai ke knalpot.

“Bukan kerusakan yang parah, tapi ada banyak elektrik dan kami ketakutan akan mendapatkan masalah besar jika menyalakan mesin lagi.

“Mobil yang kami kemudikan sepenuhnya baru. Dan kadang-kadang masalah terjadi. Kami beruntung berada di bivak,” pungkasnya.

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Dakar
Event Dakar 2017
Pembalap Nasser Al-Attiyah
Tipe artikel Breaking news