Demi Dakar 2022, Audi Dekati Sainz dan Peterhansel

Audi menggarap proyek debutnya di Reli Dakar 2022 dengan penuh ambisi. Selain menyiapkan mobil yang kompetitif, pabrikan Jerman itu berencana merekrut sederet pereli terbaik, seperti Carlos Sainz dan Stephane Peterhansel.

Demi Dakar 2022, Audi Dekati Sainz dan Peterhansel

Sepertinya, Audi ingin mempercepat target yang sebelumnya berharap meraih juara pada Dakar 2024.

Anak dari grup Volkswagen tersebut sampai menarik diri dari Formula E demi bisa fokus pada Dakar. Mereka mempersiapkan prototipe hibrid 4x4 untuk kompetisi yang rencananya dilaksanakan pada 2-14 Januari 2022, di Arab Saudi.

Menurut rumor yang beredar, dikonfirmasi Motorsport.com, pabrikan bermarkas di Ingolstadt, sudah mencapai kesepakatan dengan Sainz (juara Dakar tiga kali), Peterhansel (kampiun Dakar 14 kali) dan Mattias Ektrom (juara DTM dua kali dan WorldRallycross 2016).

Audi Dakar sangat serius mengeksekusi gagasan tampil di reli berbahaya itu. Mereka tidak membangun semua dari awal karena beberapa komponen sudah dimiliki dari partisipasi di ajang lain.

Mesin TFSi berbahan bakar bensin didambil dari mobil untuk DTM. Lalu mesin listrik dipakai ketika mereka tampil dalam Formula E.

Banyak pihak yakin kalau Audi dapat memberi kejutan untuk peserta lama Dakar, seperti Toyota yang mengedepankan Nasser Al-Attiyah dan Prodrive yang diperkuat Sebastien Loeb serta Nani Roma. Namun, sebelum sampai ke sana, produsen otomotif tersebut harus menjalani tes lebih banyak musim panas nanti.

Baca Juga:

Kendati belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak, MINI X-Raid, yang meraih kesuksesan bersama Sainz serta Peterhansel dalam dua edisi terakhir, akan jadi destinasi bagi pembalap independen. Mereka menyiapkan kursi dalam kategori buggie dan 4x4.

Audi bakal mengumumkan line-up dan jumlah prototipe untuk Dakar 2022, pada akhir Mei.

Reli tersebut mengalami perubahan rute 80-85 berbeda dari edisi 2021. Petualangan para pereli dimulai dari Ha’il pada 2 Januari dan konvoi bergerak menuju Teluk Persia. Special stage terbentang sejauh empat ribu km dan 2.500-3.000 km penghubung.

Salah satu tantangan yang harus ditaklukkan ketika melewati Rub al Khali, yang dikenal dengan ‘Kawasan Kosong’. Area ini berupa gurun pasir terluas, 650 km². Peserta melalui penghubung untuk mencapai gurun.

Pada 8 Januari, seluruh peserta akan dievakuasi dengan pesawat ke Riyadh untuk melanjutkan lomba menuju garis finis di Jeddah.

dibagikan
komentar
Mitsubishi Disinyalir Ingin Hidupkan Lagi Ralliart
Artikel sebelumnya

Mitsubishi Disinyalir Ingin Hidupkan Lagi Ralliart

Artikel berikutnya

Loeb Bajak Navigator Serradori untuk Dakar 2022

Loeb Bajak Navigator Serradori untuk Dakar 2022
Muat komentar