Branch dan Yamaha Siap Gebrak Paruh Kedua Reli Dakar

Hasil etape 6 Reli Dakar 2021, Jumat (8/1/2021) lalu sangat positif bagi para pereli Monster Energy Yamaha Rally Team.

Branch dan Yamaha Siap Gebrak Paruh Kedua Reli Dakar

Ross Branch nyaris memenangi lomba dari Al Qaisumah menuju Ha’il, Arab Saudi, yang jarak lombanya dipangkas menjadi 347 km itu seusai tertinggal hanya 13 detik dari Joan Barreda Bort (Monster Energy Honda Team).

Hasil tersebut membuat Branch berada di peringkat keempat klasemen sementara kategori motor sampai separuh Reli Dakar 2021. Dua rekan tim Branch, Adrien Van Beveren dan Franco Caimi masing-masing berada di P6 dan P13 klasemen jelang enam etape tersisa.

Performa Branch pada Reli Dakar ketiga sepanjang kariernya itu memang impresif. Pereli asal Botswana, 34 tahun, tersebut tidak pernah keluar dari 10 besar klasemen umum seusai P12 setelah etape 1.

Peringkat Branch tersebut tidak lepas dari hasil konsistennya di setiap etape. Setelah finis P4 di prolog (4 di klasemen umum), Branch berturut-turut finis di P15 etape 1 (12), P4 etape 2 (3), P17 etape 3 (6), P4 etape 4 (3), P9 etape 5 (8), dan P2 etape 6 (4).

Yang paling penting dari torehan Branch pada etape 6 lalu adalah keberhasilannya mengurangi selisih waktu dengan pemimpin klasemen. Sebelum etape 6, Branch terpaut 11 menit.

Tapi usai etape 6, pereli yang turun dengan Yamaha WR450F Rally tersebut hanya tertinggal kurang dari empat menit dari pemimpin klasemen. Tepatnya 3:41 menit dari Toby Price (Red Bull KTM Rally Team).  

Baca Juga:

“Etape yang sangat bagus karena saya hampir saja menang,” ujar Branch yang baru sekali memenangi etape di Reli Dakar, tahun lalu, seperti dikutip dari laman resmi Yamaha Racing.

“Karena banyaknya gundukan dan bukit pasir, kami tidak bisa terlalu mengandalkan navigasi. Jadi, saya hanya berusaha keras untuk secepat mungkin finis. Kini, saya sudah tidak sabar menantikan lanjutan lomba yang tersisa.”

Setelah libur pada Sabtu, etape 7 Reli Dakar 2021 akan digelar pada Minggu (10/1/2021). Di kategori sepeda motor, peta kekuatan memang sulit ditebak di Reli Dakar edisi ke-43 ini.

KTM yang baru tahun lalu kecolongan gelar setelah sejak 2001 berkuasa, tidak terlalu dominan. Honda juga bukan sang jawara bertahan, Ricky Brabec, yang menonjol melainkan Kevin Benavides dan Juan I. Cornejo.

Menariknya, tujuh pereli teratas kategori sepeda motor hanya dipisahkan waktu kurang dari tujuh menit. Joan Barreda yang berada di P7 hanya terpaut 6:25 menit dari Toby Price.

Dari tujuh pereli teratas, Honda menempatkan tiga pereli, KTM dua, sedangkan Yamaha dan Husqvarna masing-masing satu. Dengan gap yang tidak besar dan meratanya kekuatan para pereli inilah yang akan coba dimanfaatkan Yamaha dan Ross Branch.

Yamaha pernah merajai kategori sepeda motor Reli Dakar di awal penyelenggaraan sampai era 1990-an. Cyril Neveu menguasai kelas motor di Reli Dakar edisi pertama dan kedua, 1979 dan 1980, di atas Yamaha XT500.

Sempat meredup, Yamaha lantas menggebrak lewat nama Stephane Peterhansel yang merebut gelar Reli Dakar 1991 di atas Yamaha YZE 750T. Berikutnya, Peterhansel kembali juara dengan Yamaha YZE 850T pada 1992, 1993, 1995, 1996, 1997, dan 1998.

Dengan motor yang sama, Yamaha YZE 850T, Edi Orioli sempat mencuri gelar pada Reli Dakar pada 1996. Orioli juga juara di Reli Dakar 1994 namun di atas Cagiva Elefant.  

     

 

dibagikan
komentar
Setelah Menunggu Sembilan Jam, Loeb Selesaikan Etape Keenam Dakar

Artikel sebelumnya

Setelah Menunggu Sembilan Jam, Loeb Selesaikan Etape Keenam Dakar

Artikel berikutnya

Loeb: Dakar 2021 Pertarungan Para Navigator, Bukan Pembalap

Loeb: Dakar 2021 Pertarungan Para Navigator, Bukan Pembalap
Muat komentar