Carlos Checa Antisipasi Tantangan Reli Dakar 2022

Carlos Checa memiliki karier panjang sebagai pembalap motor, baik di MotoGP maupun WSBK. Namun ia belum pernah menghadapi tantangan seberat yang akan menantinya bulan depan, Reli Dakar 2022.

Carlos Checa Antisipasi Tantangan Reli Dakar 2022

Eks rider MotoGP dan World Superbike (WSBK) Carlos Checa siap melakoni debutnya dalam Reli Dakar pada 2-14 Januari mendatang. Itu tujuan yang diiinginkannya dan telah tertunda selama beberapa tahun.

Dalam edisi 2022, Checa bakal bersaing di kategori mobil bersama MD Rallye Sport. Ia didampingi oleh Ferran Marco sebagai co-driver. Ini bukan kelas mudah. Sang rookie akan melawan banyak nama top.

“Dakar selalu menjadi tujuan yang selalu ingin saya wujudkan. Ini sesuatu yang sama sekali berbeda dari apa yang pernah saya lakukan. Saya coba mobil balap di trek, tetapi itu mirip seperti yang saya rasakan di atas motor,” ujar Checa kepada AS.

“Itu tidak membangkitkan motivasi dalam diri saya. Di sisi lain, dalam rally raid, setiap jalur, setiap etape berbeda dan semuanya tak diketahui. Ini masalah navigasi, untuk tidak membuat kesalahan. Ada begitu banyak hal yang menggairahkan saya.”

Baca Juga:

Carlos Checa sadar Reli Dakar bakal sama sekali berbeda. Karenanya, pria 49 tahun tersebut siap untuk menikmatinya sekaligus menderita. Sang pembalap mengaku sudah mengantisipasi kemungkinan itu.

“Makin sulit, maka makin saya menyukainya. Ini adalah tentang kepuasan melakukan sesuatu yang tidak mudah dan itulah yang saya memang inginkan, menyelesaikan race sebagai pengemudi dan pribadi yang jauh lebih baik,” Checa menuturkan.

“Saya dan navigator pasti akan menemukan situasi yang sangat sulit untuk mengetahui cara bagaimana mengendalikan emosi dan mengelola momen. Ini bukan hanya masalah teknis, tetapi soal manajemen emosi dan koneksi dengan co-driver.”

Checa juga telah meminta nasihat dari para pembalap berpengalaman Dakar. Ia mengaku pesan mereka sama, bahwa ini adalah ajang ketahanan, bukan perlombaan kecepatan. Artinya, perlu lebih dari sekadar menggeber mobil secepat mungkin.

“Mungkin ini adalah konsep dari disiplin balap di mana Anda dituntut untuk berasimilasi. Di sini, terburu-buru bisa menjadi malapetaka dan membuat Anda kalah. Jadi sangat berbeda dengan balapan di trek.”

Tetapi Carlos Checa percaya jika pengalamannya sebagai pembalap sedikit banyak akan membantunya di Arab Saudi, lokasi Reli Dakar 2022. Ia merasa hal tersebut bisa menjadi modal bagus untuk memulai.

Carlos Checa, MD Rallye Sport, Reli Dakar 2022

Carlos Checa, MD Rallye Sport, Reli Dakar 2022

Foto oleh: MD Rallye Sport

“Ketika Anda bersaing di level tertinggi kejuaraan, Anda tidak melewatkan detail. Anda ingin mengasah setiap hal dan pada akhirnya itulah yang membuat perbedaan. Saya pikir semua balapan yang telah saya lakukan akan membantu di Dakar,” ucap Checa.

Ia juga yakin akan bisa bersaing karena didampingi tim berpengalaman, termasuk sang navigator Ferran Marco, yang telah 16 tahun mengikuti Dakar. Carlos Checa optimistis debutnya berjalan dengan bagus.

“Ferran (Marco) sudah di Dakar selama 16 tahun, dia sangat berpengalaman. Dia telah meraih podium di kategori truk. Dia orang yang menyenangkan dan saya pikir kami akan saling memahami dengan baik,” Checa menuturkan.

“Di sisi lain, tim juga, dengan Antoine Morel (bos) yang sangat antusias dan saya kira kami memiliki salah satu mobil pelanggan terbaik, kendaraan yang andal dan ‘ramah’ (MD Rally Sport Optimus). Anda sangat nyaman dengannya sejak hari pertama.”

“Ada 30 atau 40 mobil yang tampil. Semua diisi orang-orang hebat dan punya pengalaman. Hasil akhir tak hanya tergantung pada saya, tetapi juga kesalahan yang dilakukan orang lain. Bagi kami hasil yang baik adalah menembus top 20-25.”

 

dibagikan
komentar
Yamaha Tak Ingin Dipermalukan Lagi di Reli Dakar
Artikel sebelumnya

Yamaha Tak Ingin Dipermalukan Lagi di Reli Dakar

Artikel berikutnya

KTM Tunjuk Marc Coma Jadi Penasihat Reli Dakar 2022

KTM Tunjuk Marc Coma Jadi Penasihat Reli Dakar 2022
Muat komentar