Tertinggal Jauh, Sainz Ragu Bisa Menangi Reli Dakar 2021

Carlos Sainz harus bekerja keras untuk dapat mengejar ketertinggalan dalam Reli Dakar 2021 akibat masalah navigasi yang dialaminya pada Etape 3.

Tertinggal Jauh, Sainz Ragu Bisa Menangi Reli Dakar 2021

Pereli Tim Mini X-Raid, Carlos Sainz, mengaku kesal setelah finis di urutan ke-21 pada Etape 3 karena mengalami masalah pada sistem navigasi. Saat ini, ia tertinggal 33 menit 34 detik dari Stephane Peterhansel yang sedang memimpin secara keseluruhan.

Reli Dakar 2021 berjalan seperti roller coaster bagi sang juara bertahan. Mengambil rute Wadi Ad-Dawasir-Wadi Ad-Dawasir, Sainz tidak bisa melewati Etape 3 dengan mulus.

Tertinggal setengah jam, Carlos Sainz hanya bisa berharap para rival yang ada di atasnya melakukan kesalahan. Itu satu-satunya cara agar dia bisa memangkas jarak untuk memperbesar peluang memenangi Reli Dakar 2021.

“Kami memiliki masalah pada sistem navigasi. Kami kalah dan tertinggal setengah jam. Sulit untuk mengejar ketertinggalan jika rival kami tak membuat kesalahan. Kami akan berusaha tetap tenang untuk melihat apa yang terjadi,” kata Sainz.

“Itu benar-benar balapan yang sulit. Sungguh menyedihkan melihat hasilnya karena kami sudah melakukan yang terbaik. Tapi Anda harus menggabungkan semua elemen ini untuk mendapatkan hasil bagus.”

Baca Juga:

Reli Dakar 2021 berhasil memberikan kesulitan bagi para peserta karena masalah navigasi juga dialami oleh Sebastien Loeb di Etape 1. Trek gurun pasir diyakini membuat navigator kesulitan untuk membaca arah karena tak memiliki patokan pasti.

“Kami terjebak pada satu titik. Saya pikir kami telah melewatkan titik lain dan itu membuat kami agak kebingunan yang membuat kami harus memeriksa buku petunjuk lain,” kata Sainz.

“Tetapi, kenyataannya situasi tidak begitu jelas, Anda harus bertanya kepada Lucas (Cruz, navigatornya). Dia bisa memberi penjelasan lebih baik.”

Hasil buruk di Etape 3 membuat Sainz harus turun ke urutan keempat dalam daftar hasil secara keseluruhan. Tampil baik di setiap etape menjadi harga mati bagi pria 58 tahun itu jika ingin mempertahankan gelar.

“Melihat kemajuan balapan, kami dapat mengatakan bahwa mengejar ketertinggalan setengah jam itu sulit. Tapi, kami harus menjalaninya dengan penuh ketenangan,” ujar Sainz.

“Perlombaan masih panjang dan kami perlu melihat apa yang terjadi pada peserta lain. Di Dakar, apa pun bisa terjadi hingga kilometer terakhir. Sekarang kami hanya bisa melanjutkan pekerjaan dan melihat situasi.”

Etape 4 akan mengambil rute Wadi Ad-Dawasir-Riyadh dengan jarak tempuh 337 km yang akan menyediakan gurun pasir dan trek bebatuan. Carlos Sainz diharapkan mampu tampil baik untuk meraih kemenangan.

dibagikan
komentar
Respons Penyelenggara Dakar 2021 tentang Kasus Bensin Campur Air

Artikel sebelumnya

Respons Penyelenggara Dakar 2021 tentang Kasus Bensin Campur Air

Artikel berikutnya

Etape 4 Dakar: Kemenangan Kedua Barreda

Etape 4 Dakar: Kemenangan Kedua Barreda
Muat komentar