Dakar 2022: Nasser Al-Attiyah Sabet Trofi Ke-4 bersama Toyota

Nasser Al-Attiyah berhasil menguasai Reli Dakar 2022 meskipun hanya finis di posisi ke-19 pada etape terakhir, Jumat (14/1/2021).

Dakar 2022: Nasser Al-Attiyah Sabet Trofi Ke-4 bersama Toyota

Nasser Al-Attiyah menegaskan posisinya sebagai legenda Reli Dakar. Pereli asal Qatar tersebut membutikannya dengan menjadi yang terbaik di Reli Dakar 2022 yang berakhir di Etape 12 dari dari Bisha menuju Jeddah, Arab Saudi, yang berjarak total 680 km dengan special stage alias jarak kompetitif 164 km.

Bagi Al-Attiyah, ini gelar keempat Reli Dakar di kategori mobil atau yang ketiga bersama navigator Matthieu Baumel.

Pasangan pereli Toyota Gazoo Racing tersebut memang menjadi salah satu favorit juara pada Reli Dakar edisi ke-44 ini. Setelah menjadi yang tercepat di etape prolog (1A), Al-Attiyah langsung tidak terbendung.

Sejak special stage diberlakukan mulai Etape 1B sampai 12, Al-Attiyah memang hanya mampu menguasai Etape 4. Tetapi, performa dan keandalan Toyota GR DKR Hilux geberan Al-Attiyah yang sangat stabil membuatnya tidak tergoyahkan di puncak klasemen sejak hari pertama lomba pada 1 Januari lalu sampai etape terakhir pada Jumat.

Jika Al-Attiyah dan Baumel mampu konstan, sejumlah nama besar seperti duo Team Audi Sport, Stephane Peterhansel dan Carlos Sainz, justru tertinggal karena mengalami sejumlah masalah teknis maupun navigasi (tersesat).

#211 Bahrain Raid Xtreme Prodrive: Sebastien Loeb, Fabian Lurquin

#211 Bahrain Raid Xtreme Prodrive: Sebastien Loeb, Fabian Lurquin

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Sebastien Loeb (Bahrain Raid Xtreme) yang menggeber Prodrive BRX Hunter praktis menjadi satu-satunya pereli yang mampu menyaingi Al-Attiyah di kelas paling tinggi di kategiri mobil, FIA T1.1 4x4 Bensin dan Diesel.

Namun, juara dunia reli sembilan kali itu juga mengalami masalah teknis di Etape 3. Prodrive BRX Hunter andalannya mengalami kerusakan drive shaft setelah 10 km. Alhasil, Loeb harus melibas padang pasir sejauh 250 km berikutnya dengan hanya mengandalkan putaran robda depan.

Setelah Loeb kehilangan banyak waktu, Al-Attiyah langsung melesat untuk memimpin lebihd ari 30 menit di klasemen umum. Dengan begitu, Al-Attiyah terlihat lebih rileks pada pekan kedua Reli Dakar.

Pada Etape 12, Loeb berhasil memangkas gap dengan Al-Attiyah sekira 4 menit. Namun, upaya Loeb tidak cukup untuk menahan Al-Attiyah merebut gelar keempat Dakar karena sebelumnya (usai Etape 11) ia sudah memimpin hingga 33 menit lebih.

Loeb bersama navigator Fabian Lurquin harus puas finis di peringkat kedua Reli Dakar 2022 setelah tertinggal hampir setengah jam dari Al-Attiyah. Bagi Loeb, inilah hasil terbaik selama enam kali turun di Dakar (sejak 2016 dan hanya absen pada 2020).

#303 Overdrive Toyota: Yazeed Al Rajhi, Dirk Von Zitzewitz

#303 Overdrive Toyota: Yazeed Al Rajhi, Dirk Von Zitzewitz

Foto oleh: A.S.O.

Pereli tuan rumah Yazeed Al Rajhi (Overdrive Toyota) menggenapi posisi podium klasemen umum kategori mobil Reli Dakar 2022, setelah finis di posisi keenam pada Etape 12.

Adapun Etape 12 berhasil dimenangi Henk Lategan/Brett Cummings (Toyota Gazoo Racing) setelah mencatat waktu 1 jam 35 menit dan 19 detik usai melibas special stage sejauh 164 km. Loeb masuk di P2 dengan selisih hanya 2:20 menit.

Pasangan pereli Tim Teltonika Racing Vaidotas Zala/Paulo Fiuza mengikuti di posisi ketiga setelah tertinggal 3:25 menit.

Kemenangan Keempat bagi Al-Attiyah

Al-Attiyah kali pertama memenangi Reli Dakar pada 2011 di balik kemudi Volkswagen. Saat itu, Reli Dakar masih berlangsung di Argentina dan Cile.

Pereli yang juga atlet petembak Qatar dengan raihan medali perunggu nomor men’s skeet pada Olimpiade London 2012 itu merebut kemenangan kedua Reli Dakar pada 2015 bersama Mini. Ketika itu, lomba berlangsung melintasi Argentina, Bolivia, dan Cile.

Al-Attiyah kemudian menjadi pereli pertama Toyota yang berhasil memenangi Reli Dakar pada 2019, yang seluruhnya berlangsung di Peru.

Beberapa tahun terakhir, Toyota Hilux geberan Al-Attiyah yang berpenggerak empat roda (4-wheel drive) memang kalah cepat dibanding mobil-mobil two-wheel drive seperti Peugeot dan John Cooper Work’s (JCW) Mini.

Baca Juga:

Namun, Al-Attiyah masih mampu menjadi runner-up Reli Dakar pada 2018, 2020, dan 2021. Hal itu menyusul diperkenalkannya regulasi T1+ pada tahun ini yang memastikan semua pereli top kategri mobil bisa bersaing dengan lebih fair.

Setelah tiga kesuksesan di Amerika Selatan, kampiun Kejuaraan Dunia Reli Lintas Alam itu kini berhasil memenang Reli Dakar untuk kali pertama di negara tetangganya, Arab Saudi, yang sudah menjadi tuan rumah untuk kali keempat.

Bagi Matthieu Baumel, ini menjadi kemenangan ketiga di Reli Dakar. Sebelumnya, navigator asal Prancis itu juga mendampingi Nasser Al-Attiyah saat memenangi Dakar pada 2015 dan 2019.

Dengan trofi tahun ini, Nasser Al-Attiyah juga menjadi pereli ketiga yang mampu memenangi Reli Dakar lebih dari tiga kali di kategori mobil. Ia hanya kalah dari Stephane Peterhansel (8 kali: 2004, 2005, 2007, 2012, 2013, 2016, 2017, 2021) dan menyamai Ari Vatanan (4 kali: 1987, 1989, 1990, 1991).

Klasemen Akhir Kategori Mobil Reli Dakar 2022 Usai Etape 12 (10 Besar):  

Pos #. Pasangan Pereli Gap
one 201
N. AL-ATTIYAH
M. BAUMEL
38:33:03 Jam
two 211
S. LOEB
F. LURQUIN
0:27:46 Menit
3 205
Y. AL RAJHI 
M.ORR
1:01:13 Jam
4 221
O. NEWFOUNDLAND
D. OLIVERAS CARRERAS 
1:27:23
5 207
G. DE VILLIERS 
D. MURPHY 
1:41:48
6 203
J. PRZYGONSKI 
T. GOTTSCHALK 
1:53:06
7 212
M. SERRADORI 
L. MINAUDIER 
2:32:05
8 223
S. HALPERN 
B. GRAUE 
2:38:26
9 224
M. EKSTROM 
E. BERGKVIST 
2:42:11
10 2. 3. 4
V.ZALA 
FIUZA
3:31:55

 

dibagikan
komentar
Dakar 2022: Sam Sunderland Rebut Gelar Kedua Kategori Motor
Artikel sebelumnya

Dakar 2022: Sam Sunderland Rebut Gelar Kedua Kategori Motor

Artikel berikutnya

Podcast: Reli Dakar 2022 Seru dan Sajikan Sensasi Berbeda  

Podcast: Reli Dakar 2022 Seru dan Sajikan Sensasi Berbeda  
Muat komentar