Dakar 2022 | Auto
Topik

Dakar 2022 | Auto

Dakar 2022: Kenapa Mobil Listrik Audi Menantang di Gurun?

Audi menurunkan tiga mobil RS Q e-tron untuk Reli Dakar 2022, yang diselenggarakan 2-14 Januari, di Arab Saudi. Mobil tersebut bakal dikemudikan Stephane Peterhansel, Carlos Sainz dan Mattias Ekstrom.

Dakar 2022: Kenapa Mobil Listrik Audi Menantang di Gurun?

Tim asal Ingolstadt itu merupakan pabrikan pertama yang menurunkan prototipe mobil listrik pada reli paling berbahaya di dunia tersebut dengan peluas jangkauan.

Produsen tersebut mengusung revolusi energi yang marak digaungkan dalam industri otomotif maupun motorsport. Inovasi itu menjadi tantangan tersendiri bagi pereli top tersebut.

Peterhansel-Edouard Boulanger dan Sainz-Lucas Cruz terbiasa menaklukkan Dakar dengan mobil reli bermesin biasa. Dengan mobil listrik, mereka seolah berada di posisi berseberangan dengan lawan.

Audi bisa dibilang berani memilih Dakar, yang terkenal ekstrim, untuk tes. Reli Arab Saudi mewakili dua pilar. di mana mereka terlibat dalam perubahan pada reli dan balap ketahanan.

Perjalanan sejarah produsen berlogo cincin tersebut dalam reli terjadi pada 1981, ajang Janner Rallye, Austria. Setahun kemudian, mereka memuncaki klasemen konstruktor Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 1982.

Baca Juga:

Pada 1983, Hannu Mikkola menyabet gelar juara pembalap. Audi mengawinkan gelar di tahun berikutnya. Predikat pemenang kategori pereli dipersembahkan Stig Blomqvist.

Dominasi itu mencirikan sebuah era dan telah mengubah DNA reli dengan all-wheel drive.

Lebih dari tiga dasawarsa berlalu, Audi berniat melebarkan sayap ke ajang lain, tepatnya Kejuaraan Dunia Ketahanan (WEC). Pada 2012, Audi R18 e-tron quattro merupakan mobil hibrida pertama yang mampu memenangi 24 Hours of Le Mans.

Ia memantapkan supremasi dalam dua musim berikutnya. Gelar juara pembalap dan pabrikan selalu dibawa pulang.

Stig Blomqvist e Bjorn Cederberg sull'Audi Quattro nel Rally di Svezia 1984

Stig Blomqvist e Bjorn Cederberg sull'Audi Quattro nel Rally di Svezia 1984

Photo by: Motorsport Images

Sejak 2014, Audi mengadu peruntungan dalam Formula E. Awalnya, mereka menyokong ABT Sportsline, lalu pada 2017, menjadi kapasitas resmi. Selama enam tahun, Audi Sport ABT Schaeffler, mengumpulkan 43 podium, termasuk 12 kemenangan.

Lucas Di Grassi mengangkat trofi juara FE 2017 dan tim merebut gelar konstruktor 2018. Tidak puas dengan partisipasi di tiga kompetisi, mereka lantas terjun ke Reli Dakar.

Keputusan fokus mengembangkan mobil baru untuk Dakar yang mendorong Audi mundur dari Formula E. Tujuan terjun dengan kendaraan berteknologi mutakhir, selain mencari prestasi adalah mengumpulkan data serta menguji komponen power train untuk pengembangan mobil produksi masal

Bahkan sebelum meluncur ke trek, RS Q e-tron sudah punya cap mobil balap Audi yang paling maju dari sisi teknologi dan rumit.

2012 Audi R18 e-tron quattro

2012 Audi R18 e-tron quattro

Photo by: Budget Direct

Kurang dari satu pekan, fitur-fitur inovatif Audi RS Q e-tron akan terbongkar. Sebagai awalan, ada bocoran tentang tiga powertrain yang dipakai mengadopsi Audi e-tron FE07, dengan dua MGU (Motor Generator Unit) yang terletak pada masing-masing as, untuk menjaga traksi, unit ketiga berfungsi sebagai generator untuk pengisian ulang baterai voltase tinggi, terutama setelah mengerem.

Karena tidak mungkin menarik daya di tengah gurun, maka Audi menyediakan solusi dengan perangkat akumulator yang diisi ulang sembari mengemudi. Ini dimungkinkan berkat range extender.

Fungsi ini diemban TFSI 4 silinder, turbocharged petrol engine dengan injeksi langsung, berasal dari mesin yang digunakan di DTM.

Audi RS Q e-tron selama tes di gurun

Audi RS Q e-tron selama tes di gurun

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

Mesin sangat efisien dan mutakhir dari segi pengurangan dimensi serta vibrasi, yang mana akan digunakan dalam uji coba khusus untuk membangkitkan energi baterai.

Dengan spesifikasi tersebut, power train Audi RS Q-tron dijamin 100 persen listrik. Jika eksperimen sukses, maka ke depannya keselurunan bakal mode listrik penuh.

Motorsport.com, berterima kasih kepada koresponden yang akan bertugas di Qatar, akan mengabarkan tentang lomba setiap etape. Tapi sebagai antisipasi, kami akan mengikuti petualangan pabrikan empat cincin dengan hati-hati untuk mengetahui seperti apa adaptasi Audi RS Q e-tron terhadap kesulitan dan jebakan di gurun…

dibagikan
komentar
Danilo Petrucci Dapat Peringatan soal Bahaya Reli Dakar
Artikel sebelumnya

Danilo Petrucci Dapat Peringatan soal Bahaya Reli Dakar

Artikel berikutnya

Matthias Walkner Siap Jegal Honda di Reli Dakar 2022

Matthias Walkner Siap Jegal Honda di Reli Dakar 2022
Muat komentar