Dibuat tersesat oleh rival, Sanz marah besar

Laia Sanz marah besar. Pasalnya, ia dibuat tersesat oleh salah satu rival saat menjalani Stage 4 di Reli Dakar 2017, Kamis (5/1) kemarin.

Pembalap pabrikan KTM itu tersesat saat melewati rute dari San Salvador de Jujuy ke Tupiza, usai ia meminta saran dari salah satu kompetitornya.

Sanz pun harus kehilangan waktu setengah jam dalam waypoint pertama, dan akhirnya finis satu jam lebih dari pemenang Stage 4, Matthias Walkner.

“Ini adalah gabungan kemarahan dan kekecewaan, karena pada satu titik saya berada di trek yang tepat dan semuanya sempurna,” keluh Sanz kepada Motorsport.com.

“Kami harus mengkonfigurasi ulang perjalanan sebelumnya. Tapi saya salah melakukannya karena itu di luar lintasan, dan saya pikir seharusnya sudah berada di waypoint.

“Saya menghentikan pembalap di belakang saya agar tidak kacau, dan saya bertanya kepada dia, di kilometer berapa kami berada.

“Dia mengatakan kami berada lebih jauh ke depan, dan bahwa dia telah melewati dua waypoint. Lalu, saya kembali untuk menemukan waypoint, dan dalam realitasnya itu hanya berjarak 500 meter di depan,” ketusnya.

Sanz menambahkan, ia begitu marah karena telah mempercayai rivalnya tersebut. “Anda tidak pernah membayangkan bahwa seseorang di Dakar akan melakukan sesuatu seperti itu,” tegasnya.

Setelah menyelesaikan Stage 4, Sanz kini menempati peringkat ke-24 dalam klasemen sementara kategori motor. Ia terpaut 1 jam 26 menit dari Pablo Quintanilla. 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Dakar
Event Dakar 2017
Pembalap Laia Sanz
Tipe artikel Breaking news