Dua Wanita Arab Saudi Kali Pertama Turun di Reli Dakar

Mashael Al-Obaidan dan Dania Akeel akan menjadi pereli wanita Arab Saudi pertama yang akan turun di Reli Dakar 2022. Arab Saudi baru mengizinkan wanita mengemudi pada 2018.

Dua Wanita Arab Saudi Kali Pertama Turun di Reli Dakar

Mashael Al-Obaidan dan Dania Akeel akan menjadi wanita pertama Arab Saudi yang turun di Reli Dakar 2022, 2-14 Januari tahun depan. Hal tersebut diungkapkan Federasi Automobil dan Sepeda Motor Arab Saudi, Rabu (15/12/2021).

Reli Dakar edisi ke-44 nanti masih akan berlangsung di Arab Saudi dengan jarak lebih dari 8.300 km. Trayek khusus berupa padang pasir dan pegunungan berpasir dengan total jarak per hari mencapai 600 km, harus dihadapi duo Al-Obaidan dan Akeel.

Keberhasilan Al-Obaidan dan Akeel menembus Reli Dakar ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, larangan mengemudikan mobil bagi wanita di Arab Saudi baru dicabut pada 2018 lalu.

“Bisa mengendarai mobil di ajang sangat terkenal di Saudi ini ibarat mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Al-Obaidan, 33 tahun.

“Saya melakukan apa yang saya sukai dan mendapatkan banyak dukungan dari orang-orang yang mengatakan bila apa yang saya lakukan menginspirasi banyak orang.”

Al-Obaidan menjelaskan, ketika dirinya finis di P7 pada putaran terberat seri Piala Dunia Lintas Alam Baja FIA, melawan para pereli yang berpengalaman lebih dari 15 tahun, dirinya tetap percaya diri mampu melakukannya.

Al-Obaidan juga berhasil finis di posisi kedua di kategori kendaraan T3 pada Hail International Rally, putaran terakhir seri Piala Dunia Lintas Alam Baja FIA.

“Saya pun langsung sadar bila dengan pencapaian itu saya sudah membuka pintu dan mendobrak semua batasan (di Arab Saudi). Kami memetakan jalan bagi para wanita untuk mengerti dan memahami perjalanan yang kami ambil dan mengajak mereka bergabung,” tutur Mashael Al-Obaidan.

Baca Juga:

Sementara itu, tahun lalu Dania Akeel banyak menghabiskan waktu untuk pemulihan akibat cedera retak tulang belakang dan banyak retakan di tulang panggul akibat kecelakaan di Bahrain.

Kendati demikian, cedera itu tidak menghalangi pereli 33 tahun tersebut untuk memenangi FIA World Cup for Cross Country Bajas.

“Bulan-bulan setelah kecelakaan sungguh menyakitkan bagi saya. Tetapi entah bagaimana saya beruntung karena tidak perlu operasi untuk pemulihan cederanya. Dalam olahraga balap, Anda harus siap menerima risiko karena itu sudah menjadi pilihan Anda,” ucapnya.

“Reli Dakar ajang luar biasa, bergengsi dan berat. Ini reli terpanjang dalam sejarah dan Saudi memiliki lokasi lomba yang luar biasa. Anda bisa melibas 200 km dan lanskap, jalan, serta cuaca bisa berubah tiga sampai empat kali,” kata Dania Akeel.

Di Reli Dakar 2022 nanti, Dania Akeel akan turun dengan bendera tim South Racing Middle East. Turun di kelas T3, Akeel aman memakai Can-Am Maverick X3. Dania Akeel rencananya akan didampingi navigator Sergio Lafuente.   

Dania Akeel, Marek Dąbrowski, dan Mashael Al-Obaidan (ki-ka) saat mengamati medan sebuah putaran Kejuaraan Reli Lintas Alam Dunia.

Dania Akeel, Marek Dąbrowski, dan Mashael Al-Obaidan (ki-ka) saat mengamati medan sebuah putaran Kejuaraan Reli Lintas Alam Dunia.

 

dibagikan
komentar
Benavides-Howes Siap Jadikan Husqvarna Kuda Hitam Reli Dakar
Artikel sebelumnya

Benavides-Howes Siap Jadikan Husqvarna Kuda Hitam Reli Dakar

Artikel berikutnya

Sebastien Loeb Percaya Bisa Menangi Reli Dakar 2022

Sebastien Loeb Percaya Bisa Menangi Reli Dakar 2022
Muat komentar