Lagi, Mantan Pereli WRC Turun di Dakar

dibagikan
komentar
Lagi, Mantan Pereli WRC Turun di Dakar
Oleh:
Co-author: Tri Cahyo Nugroho, Editor

Keikutsertaan Kris Meeke di Reli Dakar 2021 menambah panjang daftar mantan pereli Kejuaraan Reli Dunia (WRC) yang turun di reli paling ganas di dunia tersebut.

Sebelumnya, keinginan Kris Meeke untuk turun di Reli Dakar masih sebatas angan-angan. Namun, kini impian mantan pereli WRC asal Irlandia Utara tersebut bakal segera terwujud.

Meeke kali terakhir turun di WRC pada 2019 bersama Tim Toyota Gazoo Racing. Tetapi, pada akhir musim kontraknya tidak diperpanjang. Meeke pun memanfaatkan waktu luangnya bekerja sama dengan PH Sport.

Meeke turun di 104 lomba WRC antara 2002-2008, 2011, dan 2013-2019 bersama Mini WRC Team, Citroen Abu Dhabi WRT, dan Toyota. Ia mampu memenangi lima lomba, 13 finis podium, dan 94 kemenangan trayek khusus (SS) dengan hasil terbaik peringkat kelima WRC 2015 bersama Citroen.

Meeke dan PH Sport sebelumnya pernah bekerja sama pada 2016 saat Citroen berhenti setahun dari WRC demi mengembangkan C3 WRC Plus, mobil andalan pabrikan Prancis itu di WRC setahun kemudian.

PH Sport akan memberikan SSV Zephyr – yang berbasis CanAm Maverick X3 – kepada Meeke untuk debutnya di Reli Dakar. Meeke memang akan turun di kategori Side by Side (SxS).

Bagi Meeke, kendaraan jenis SxS tidak asing. Sama seperti mobil reli, masih menggunakan empat roda. Namun, spesifikasi SxS dengan mobil WRC jelas berbeda jauh. Jenis medan Reli Dakar yang akan dihadapi Meeke juga berbeda jauh dengan lintasan WRC yang terakhir dilihatnya pada akhir 2019 lalu.

Rencananya, Meeke bakal segera terbang ke Arab Saudi untuk menemui Wouter Rosegaar. Ia merupakan navigator berpengalaman turun di Reli Dakar karena sudah turun sejak 2006.

Keikutsertan Meeke bakal menambah panjang daftar mantan pereli WRC yang akan turun di Reli Dakar 2021.

Baca Juga:

Dalam daftar peserta sementara kategori mobil yang sudah dilansir beberapa waktu lalu, ada juara bertahan Carlos Sainz (kampiun WRC 1990 dan 1992), Sebastien Loeb (juara WRC sembilan kali, 2004-2012), Nasser Al-Attiyah, dan Martin Prokop.

Sebelum tahun ini, banyak juga mantan pereli WRC yang mencoba bersaing di Reli Dakar. Sebut saja Mikko Hirvonen – runner-up WRC 2008, 2009, 2011, dan 2012 – yang turun di Reli Dakar 2016, 2017, dan 2018 dengan Mini. Lalu ada Xavier Pons yang di Reli Dakar 2016 turun bersama Ford.

Sebelum Sainz (juara Reli Dakar 2010, 2018, 2020), beberapa juara Reli Dakar ternyata juga memiliki latar belakang sebagai pereli WRC seperti Kenjiro Shinozuka (1997), Bruno Saby (1993), Ari Vatanen (1987, 1989, 1990, 1991), dan Juha Kankkunen (1988).

Vatanen menjadi orang pertama yang mampu menjadi juara WRC (1981) dan kampiun Reli Dakar.

Untuk kasus Meeke menarik karena di Reli Dakar 2021 nanti ia tidak mengendarai mobil seperti para pendahulunya, melainkan SxS. SxS, yang juga dikenal dengan sebutan SSV atau UTV, adalah kendaraan kecil berpenggerak dua atau empat roda (2WD atau 4WD).

Berat minimal SxS untuk Reli Dakar minimal 900 kg, termasuk dua ban serep dengan ukuran velg 15 inci sampai 30 inci. Lebar maksimal SxS hanya 1,9 meter dengan kapasitas mesin hanya 1.053 cc. Turbo boleh dipakai dengan intercooler standar.

      

 

 

 

    

Rumbo Zero Pakai Mercedes G320 dalam Dakar 2021

Artikel sebelumnya

Rumbo Zero Pakai Mercedes G320 dalam Dakar 2021

Artikel berikutnya

Raikkonen: Reli Dakar Sudah Tidak Menarik

Raikkonen: Reli Dakar Sudah Tidak Menarik
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Dakar
Pembalap Kris Meeke
Tim PH Sport
Tag kris meeke , ph sport , Reli Dakar 2021
Penulis Giacomo Rauli