Menunggu Gebrakan Lorenzo Santolino

Reli Dakar 2021 menjadi kali ketiga Lorenzo Santolino turun. Pereli tim pabrikan Sherco itu memang belum memenangi etape namun performanya menjanjikan.

Menunggu Gebrakan Lorenzo Santolino

Turun di atas Sherco 450 RTR, performa Lorenzo Santolino terbilang sangat stabil. Paling tidak itu terlihat sampai berakhirnya etape kelima dari Riyadh menuju Al Qaisumah, Kamis (7/1/2021).

Pada lomba berjarak 456 km (total: 662 km) tersebut, Santolino berhasil finis di posisi keempat dengan waktu 5 jam 14 menit dan 19 detik. Pereli asal Spanyol itu hanya tertinggal 2:29 menit dari pemenang etape 5, Kevin Benavides (Monster Energy Honda).

Dengan hasil etape 5, pereli Tim Sherco Factory itu melakukan lompatan besar di klasemen sementara kategori sepeda motor. Setelah sebelumnya menempati peringkat ke-12, Santolino melesat enam level lebih baik, keenam.

Dari enam etape Reli Dakar 2021 yang sudah digelar, Santolino masing-masing finis P16 (prolog), P5, P13, P13, P12, dan P4. Adapun di klasemen umum sepeda motor, grafik Santolino juga terus menanjak (P16, P5, P10, P11, P12, dan P6).

Di kategori sepeda motor, pemimpin klasemen memang selalu berganti selama enam hari lomba digelar. Praktis, sejauh ini ada enam pemimpin klasemen berbeda di kategori motor. Kesalahan navigasi yang berujung kehilangan banyak waktu kerap dialami para pereli top tersebut.

Baca Juga:

Situasi tidak menentu yang dialami para pereli top inilah yang mungkin bisa dimaksimalkan Santolino untuk terus merangsek ke posisi atas. Dibanding tim-tim pabrikan seperti KTM, Husqvarna, Honda, dan Yamaha, Sherco bukanlah apa-apa.

Namun, pabrikan Prancis-Spanyol itu memiliki keunggulan dari sisi David Casteu, bos tim Sherco untuk Reli Dakar 2021. Casteu adalah runner-up Reli Dakar 2007, keempat pada 2009, dan ketujuh pada 2015.

Pengalaman Casteu yang piawai memanfaatkan peluang sekecil apa pun itulah yang coba ia turunkan ke Santolino tahun ini. Tidak mampu finis pada dua Reli Dakar sebelumnya – mundur di etape 9 2020 dan etape 6 2019 – juga mampu melecut motivasi Lorenzo Santolino.  

“Etape ini terbilang sangat panjang. Di beberapa kilometer awal, saya berusaha tenang dan bertahan. Itu sangat membantu saya untuk berkonsentrasi,” ucap pereli asal Spanyol, 33 tahun, menjelaskan soal taktiknya pada etape 5.

“Saya juga melakukan beberapa kesalahan navigasi meskipun tidak terlalu fatal atau cepat menemukan lagi trek yang benar. Secara umum, saya sejauh ini puas dengan ritme lomba dan navigasi yang saya lakukan.”

dibagikan
komentar
Etape 5 Dakar: Giniel De Villiers Berkuasa

Artikel sebelumnya

Etape 5 Dakar: Giniel De Villiers Berkuasa

Artikel berikutnya

CS Santosh Koma Usai Kecelakaan di Reli Dakar

CS Santosh Koma Usai Kecelakaan di Reli Dakar
Muat komentar