Peluang Habis, Loeb Ubah Haluan di Reli Dakar

Sebastien Loeb mengubah fokus untuk mengembangkan mobil dan mendukung rekan setimnya di Bahrain Raid Xtreme, Nani Roma, setelah kehilangan banyak waktu di Reli Dakar 2021.

Peluang Habis, Loeb Ubah Haluan di Reli Dakar

Sebastien Loeb harus mengubur ambisinya untuk menjuarai Reli Dakar 2021. Adalah kerusakan lengan ayun pada suspensi Bahrain Raid Xtreme BRX1 yang dialami kampiun reli dunia (WRC) sembilan kali tersebut di etape 6 pada Jumat (8/1/2021) lalu.

Karena truk salah mengirimkan komponen, membawa dua lengan ayun kanan padahal Loeb butuh satu lengan ayun kiri dan satu kanan, Loeb akhirnya kehilangan waktu delapan jam untuk memperbaiki suspensi tersebut.

“Bermalam di padang pasir sebetulnya tidak ada di dalam roadbook,” kata pereli asal Prancis tersebut bercanda setelah baru masuk bivak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 3 dini hari waktu setempat.

“Sangat disayangkan karena sebetulnya etape 6 cukup landai, tidak banyak batu, dan navigasinya tidak terlalu sulit. Karena itu saya menggeber mobil hingga tidak sadar menghantam sejumlah gundukan setelah 97 km.”

Loeb menjelaskan, truk tim pertama yang datang tidak membawa komponen yang mereka butuhkan. Bagi Loeb itu kesalahan konyol. Masalahnya, persiapan panjang yang dilakukan untuk Reli Dakar 2021 ini harus berakhir dalam sehari kesalahan.  

Akibat masalah di etape 6, Loeb pun kehabisan banyak waktu hingga posisinya melorot drastis seusai etape 7. Setelah etape 7 yang berlangsung dari Ha’il menuju Sakaka, Arab Saudi dengan jarak lomba 471 km, Loeb hanya berada di peringkat ke-40 klasemen.

Baca Juga:

Loeb tertinggal 13 jam lebih (tepatnya 13:32:28 jam) dari Stephane Peterhansel X-Raid Mini JCW Team) yang masih berada di posisi pertama. Dengan lima etape terisa, sangat sulit bagi Loeb untuk merangsek ke papan atas.  

Kendati sangat kecewa, seusai etape 7, Loeb mengaku sudah mengalihkan fokus di Reli Dakar 2021 ini . Ia mengaku siap mengembangkan mobil buatan Prodrive tersebut untuk Reli Dakar tahun depan.

“Kami tahu mobil ini baru berusia tiga bulan. Namun, sejauh ini mesinnya sangat bisa diandalkan. Yang jadi masalah di Reli Dakar kali ini adalah kami datang dengan persediaan komponen yang terbatas,” tutur Sebastien Loeb.

Selain fokus untuk mengembangkan BRX1, di lima etape tersisa nanti Loeb juga akan membantu rekan setimnya, Nani Roma. Juara Reli Dakar 2004 (motor) dan 2014 (mobil) itu saat ini berada di posisi kelima klasemen. Ia hanya terpaut 1:59 jam dari Peterhansel.  

“Saya sudah keluar dari persaingan. Peluang sudah habis. Jadi, untuk beberapa hari ke depan, saya akan melakukan apa yang diminta tim,” kata Sebastien Loeb.

“Apakah nanti saya harus turun di belakang Nani Roma untuk berjaga-jaga, atau diminta untuk menguji mobil, pasti akan saya lakukan. Frustrasi? Anda harus bisa menerima kondisi apa pun dalam lomba seperti Reli Dakar ini.”    

dibagikan
komentar
 Ban Bisa Pengaruhi Hasil Kelas Motor Reli Dakar

Artikel sebelumnya

Ban Bisa Pengaruhi Hasil Kelas Motor Reli Dakar

Artikel berikutnya

Menahan Sakit, Laia Sanz Coba Bertahan sampai Finis

Menahan Sakit, Laia Sanz Coba Bertahan sampai Finis
Muat komentar