Penyelenggara Dakar 2021 Klarifikasi Masalah Penalti Loeb

Pereli Tim Bahrain Raid Xtreme (BRX) Sebastien Loeb tak terima mendapatkan penalti dalam Etape 4 Reli Dakar 2021. Pihak penyelenggara pun mencoba menjelaskan duduk persoalannya.

Penyelenggara Dakar 2021 Klarifikasi Masalah Penalti Loeb

Sebastien Loeb dijatuhi penalti lima menit akibat melanggar ketentuan di controlled zone. Ia melanggar batas kecepatan ketika masuk dalam area tersebut.

Berdasarkan aturan, para peserta Dakar harus menurunkan kecepatan hingga 30 km/jam saat berada dalam controlled zone. Namun, Loeb memacu mobilnya 107 km/jam.

Pada Rabu (6/1/2021) malam waktu setempat, pria 46 tahun tersebut mengeluhkan keputusan steward (pengawas reli) melalui unggahan dalam akun media sosial miliknya.

Sebastien Loeb menyebut mereka tidak kompeten. Pasalnya, pemegang rekor gelar World Rally Championship (WRC) itu tak sadar sudah berada di area controlled zone.

Baca Juga:

Penalti tersebut merugikan Loeb. Ia kini turun ke posisi ketujuh klasemen sementara kategori mobil. Namun kritikan sang pereli justru mengejutkan penyelenggara.

Ketua Panel Pengawas Dakar 2021, Javier Soler, mengatakan tak ada seorang pun dari BRX, bahkan Loeb, datang memprotes penalti secara langsung ke pihaknya.

"Sebastien Loeb tidak datang menemui kami. Tak ada yang protes terkait masalah ini. Itu sebabnya kami kaget menemukan keluhannya di media sosial," kata Soler.

Direktur Dakar Kategori Mobil, Luis Gomez, menjelaskan jika penalti diberikan bukan tanpa sebab. Loeb melanggar batas kecepatan yang sudah diketahuinya.

"Itu merupakan DZ (zona batas kecepatan) di mana mereka (peserta) harus melaluinya dengan kecepatan yang telah ditentukan dan disepakati," tutur Gomez.

"Pada satu bagian, dia (Loeb) lewat dengan kecepatan yang lebih tinggi. Itu adalah data yang diberikan GPS dan disampaikan kepada kami sebagai laporan."

Pereli Tim Bahrain Raid Xtreme (BRX), Sebastien Loeb, dan navigatornya, Daniel Elena, masih kesulitan pada hari kelima Reli Dakar 2021.

Pereli Tim Bahrain Raid Xtreme (BRX), Sebastien Loeb, dan navigatornya, Daniel Elena, masih kesulitan pada hari kelima Reli Dakar 2021.

Foto oleh: A.S.O.

"Ada aturan yang jelas dan jenis penalti apabila melanggar kecepatan yang telah ditetapkan. Batasnya adalah 30 km/jam dan dia melewatinya dengan kecepatan 107 km/jam."

Menurut informasi yang didapat Motorsport.com, BRX tidak akan mengajukan banding terkait penalti yang diterima salah satu perelinya tersebut.

Menyusul kontroversi tersebut, Sebastian Loeb, bersama navigatornya, Daniel Elena, makin terpuruk. Mereka finis ke-20 pada Etape 5, Kamis (7/1/2021).

Akibatnya, posisi mereka di klasemen sementara kian merosot. Loeb dan Elena kini menempati peringkat 10, terpaut 1 jam 40 menit 7 detik dari pemuncak, Stephane Peterhansel.

 

dibagikan
komentar
Sainz: Ini Bukan Dakar Sesungguhnya
Artikel sebelumnya

Sainz: Ini Bukan Dakar Sesungguhnya

Artikel berikutnya

Rute Etape 6 Dakar 2021 Dipangkas

Rute Etape 6 Dakar 2021 Dipangkas
Muat komentar