Penyelenggara Dakar 2021 Selidiki Kasus Bahan Bakar Tercampur Air

Yamaha dan penyelenggara Reli Dakar 2021 sedang menyelidiki alasan mogoknya motor Andrew Short pada etape kedua, Senin (4/1/2021). Mereka curiga pasokan bahan bakar tercampur air.

Short sangat kecewa dengan nasib sial yang dialaminya. Sebab ia berada dalam posisi 10 terdepan dalam rute Bisha ke Wadi Ad-Dawasir, sebelum akhirnya jadi yang pertama keluar dari balapan.

Motor Yamaha WR450F Rally tiba-tiba berhenti di kilometer ke-273, di tengah trek cepat dan berpasir antara lembah luas pada pegunungan berbatu.

Saat mencoba menyalakan motornya, pembalap Amerika Serikat itu diminta naik ke helikopter. Ia pun gugur.

Pembalap yang duduk di peringkat keenam pada edisi 2019 meluapkan kekecewaan lewat Instagram.

“Hari kedua dimulai dengan hebat, tapi setelah mengisi ulang bahan bakar, saya mendapat masalah yang saya kira terkait bahan bakar,” tulisnya.

“Saya mencoba segala cara agar motor mau bergerak tapi pada akhirnya tidak bisa melakukannya. Sungguh menyedihkan keluar dari balapan tapi saya tahu ini balapan dan terutama Dakar.”

Baca Juga:

Saat motor tiba di Wadi Ad-Dawasir, tim mendengar rider KTM Toby Price mengalami problem serupa. Kru segera memeriksa tanki bahan bakar dan menemukan kandungan air.

Pengisian bahan bakar semua peserta dilakukan pemasok lokal. Pada etape kedua, pusat pengisian bahan bakar terdapat di kilometer 94 dan kilometer 267, atau tujuh kilometer sebelum motor Short mogok.

Motorsport.com mengetahui bahwa Yamaha menuangkan bensin baru ke tanki motor Short. Motornya menyala tanpa masalah.

Hal ini membuat mereka yakin kalau masalah berakar dari bahan bakar. Setelah mendapat laporan yang sama dari beberapa pembalap, staf penyelenggara melakukan investigasi.

dibagikan
komentar
Etape 3 Dakar: Nasser Al-Attiyah Pertahankan Kemenangan
Artikel sebelumnya

Etape 3 Dakar: Nasser Al-Attiyah Pertahankan Kemenangan

Artikel berikutnya

Reli Dakar Bikin Ricky Brabec Frustrasi

Reli Dakar Bikin Ricky Brabec Frustrasi
Muat komentar