Danilo Petrucci Dapat Peringatan soal Bahaya Reli Dakar

Danilo Petrucci membuat Matthias Walkner terkesan setelah menjalani tes di gurun jelang debut dalam Reli Dakar 2022. Sang rookie tampil cepat, namun ada hal yang perlu diperhatikan eks rider MotoGP itu.

Danilo Petrucci Dapat Peringatan soal Bahaya Reli Dakar

Persiapan Danilo Petrucci melakoni start perdananya di Reli Dakar, Januari mendatang, terbilang singkat. Pada musim gugur, pemenang dua kali balapan MotoGP ini ambil bagian dalam kursus navigasi dengan Jordi Viladoms di Spanyol. Kemudian dilanjutkan tes awal di Dubai.

Pembekalan terakhir yang dilakukan skuad Dakar KTM berlangsung di padang pasir Dubai pada awal Desember lalu. Namun Petrucci, akan turun dengan bendera Tech3 KTM, harus mengakhiri pengujian sebelum waktunya.

Ketika mendarat setelah melakukan lompatan, pembalap Italia tersebut mengalami cedera pergelangan kaki kanan. Meski demikian partisipasinya dalam di Arab Saudi bulan depan tidak terancam.

Selama tes di Dubai, Petrucci bekerja untuk pertama kalinya dengan rekan satu pabrikan: pemenang Dakar kategori motor Toby Price, Sam Sunderland, Matthias Walkner dan Kevin Benavides.

Dalam prosesnya, mantan rider MotoGP Ducati dan Tech3 itu menerima tips serta saran dari rekannya yang lebih berpengalaman. Tetapi bagaimana mereka menilai prospek perubahan karier Petrux?

Baca Juga:

“Saya tahu sedikit tentang Danilo sebelumnya. Pada level personal, dia pria yang sangat santai, tenang dan senang membantu. Dia sangat cocok dengan kami. Saya juga tahu Danilo bisa mengendarai motor dengan sangat baik di jalur off-road,” ujar Walkner kepada Motorsport.com.

“Bagaimanapun, dia pernah mengikuti satu atau beberapa balapan reli lainnya di negaranya. Di sana dia benar-benar mampu menantang juara Italia. Itu sebabnya saya tahu dia bisa berkendara dengan cepat. Tetapi reli cross-country bukan hanya tentang kecepatan.

“Saat dia bersama kami dalam proses pembelajaran, dia juga menguasai navigasi dengan baik dan cepat. Namun ketika seseorang bisa membalap di level tinggi MotoGP, dia tentu tahu bagaimana melakukan pendekatan pada sesuatu.

“Kami semua terkejut (dengan kecepatannya). Namun kami juga mencoba untuk memperlambatnya sedikit. Karena jika Anda melihat jejaknya di gurun, seberapa cepat dia melaju, itu bisa berbahaya. Danilo sudah hampir menyamai kecepatan kami,” juara Dakar 2018 kategori motor itu menambahkan.

Bahwa Petrux, julukannya, memiliki talenta sudah sangat dikenal. Navigasi bisa dipelajari. Namun pilot 31 tahun tersebut kurang berpengalaman tampil di luar trek balap normal. Dalam perlombaan panjang di medan kasar, kesalahan kecil bisa berakibat fatal.  

“Ada 100 bukit pasir yang bisa muncul di saat yang sama. Dan kemudian ada breakaway, lereng yang berlawanan atau semak. Pada hari terakhir tes, ada sisi buruk yang hampir terlewatkan oleh kami semua,” kata Walkner menjelaskan jebakan Dakar.

“Di lereng yang berlawanan, saya kemudian sudah melihat jejak tumbukan. Ada lubang pasir di sana dan Anda bisa melihat jejak kaki di mana-mana. Kemudian saya bertanya putaran siapa itu. Tiba-tiba Danilo sudah datang.

Dalam situasi inilah Petrucci mengalami cedera pergelangan kaki kanan, seperti yang dikonfirmasikan oleh Walkner. “Sayangnya, dia sedikit melukai kakinya dan harus terbang pulang,” ujar pria Austria itu lagi, yang yakin Petrux telah belajar dari kesalahannya.

Walkner juga percaya, setelah kesan pertamanya tentang Petrucci, bahwa ia dapat menguasai Dakar dengan baik. “Dia sangat kuat dan saya pikir dia akan mengejutkan banyak orang. Jika dia mampu meningkatkan soal navigasi, saya percaya dia bisa tembus 15 atau 20 besar.”

Reli Dakar 2022 dijadwalkan bergulir mulai 1 hingga 14 Januari 2022 di Arab Saudi, dengan start di Ha’il dan finis di Jeddah. Petrucci akan bersaing di kelas motor menggunakan KTM 450 Rally.

Danilo Petrucci, KTM Factory Racing

Danilo Petrucci, KTM Factory Racing

Foto oleh: KTM Images

dibagikan
komentar
Danilo Petrucci Siap Terima Masukan dari Seniornya di Reli Dakar
Artikel sebelumnya

Danilo Petrucci Siap Terima Masukan dari Seniornya di Reli Dakar

Artikel berikutnya

Dakar 2022: Kenapa Mobil Listrik Audi Menantang di Gurun?

Dakar 2022: Kenapa Mobil Listrik Audi Menantang di Gurun?
Muat komentar