Dakar 2022: Quintanilla Optimistis meski Pekan Kedua Bakal Sulit

Pereli Honda Pablo Quintanilla naik ke P5 di klasemen umum Dakar 2022 kategori motor. Itu berkat finis keempat usai etape keenam, Jumat (7/1/2021), dihentikan pada km 101 akibat kondisi medan yang buruk.

Dakar 2022: Quintanilla Optimistis meski Pekan Kedua Bakal Sulit

Pablo Quintanilla menyelesaikan pekan pertama Reli Dakar 2022 di posisi kelima klasemen sementara. Ia berada 17 menit 44 detik di belakang sang pemuncak, Sam Sunderland dari GasGas Factory Racing.

Quintanilla kini berada di posisi yang bagus untuk menghadapi pekan kedua sekaligus penentuan, yang akan dimulai pada Minggu (9/1/2022). Para peserta mendapat jeda istirahat hari Sabtu (8/1/2022).

“Bagaimanapun, kami telah mencapai rest day, memanfaatkannya untuk pemulihan energi, beristirahat dengan baik karena pekan kedua yang sulit akan datang. Kami berada dalam posisi yang baik, kami harus tetap fokus, dengan energi dan bekerja hari demi hari,” kata Quintanilla dilansir situs HRC.

Terkait keputusan penyelenggara Dakar untuk menghentikan etape keenam lebih cepat, pereli Monster Energy Honda tersebut mendukungnya. Masalahnya, kondisi rute memang benar-benar berbahaya.

Baca Juga:

“Organisasi (Dakar) memutuskan untuk menghentikan etape karena mempertimbangkan medan yang berbahaya. Rutenya memang sangat dalam dan ada lebih banyak bahaya dari yang ada di roadbook. Saya pikir itu keputusan tepat karena kondisinya bisa sangat berbahaya,” tutur Quintanilla.

Selama pekan pertama Dakar 2022, pereli Cile itu merupakan wakil terbaik Honda Racing Corporation (HRC). Penampilan Quintanilla paling konsisten dan itu terbukti dari posisinya di klasemen sementara.

Sementara tiga rider Honda lainnya ada di luar lima besar, dengan Joan Barreda Bort menempati posisi kesembilan (+25’59), Jose Ignacio Cornejo P12 (+46’54) dan Ricky Brabec urutan ke-14 (+49’20).

Dengan enam etape tersisa, Pablo Quintanilla ada di posisi ideal untuk menyerang pereli di depannya: Adrien Van Beveren (P4), Daniel Sanders (P3), Matthias Walkner (P2) dan juga Sam Sunderland (P1).

Itu pula yang diharapkan oleh General Manager Honda Dakar Ruben Faria. Ia optimistis mereka masih mampu mempertahankan status sekaligus mencetak hat-trick kemenangan di kategori motor.

#7 Monster Energy Honda Team 2022: Pablo Quintanilla

#7 Monster Energy Honda Team 2022: Pablo Quintanilla

Foto oleh: Honda Racing

“Kami datang ke Dakar dengan ambisi memenangi reli untuk ketiga kalinya berturut-turut. Kami punya pereli yang bagus, tim yang hebat, dan motor yang perfek. Namun kita tahu bahwa hasil di sini seperti karet gelang. Satu hari Anda di depan dan pada hari berikutnya di belakang,” ujar Faria.   

“Kami tiba di hari istirahat dengan keempat pembalap masih dalam persaingan dan dengan motor dalam kondisi baik. Pablo (Quintanilla) adalah pereli terbaik kami sejauh ini, dan besik (Minggu) dia akan mulai dari belakang beberapa rivalnya dan coba memangkas jarak dengan mereka.

“Yang paling penting, sekarang balapan sudah setengah jalan, masih ada satu minggu lagi dan pembalap kami dalam kondisi bagus untuk melancarkan serangan. Di Dakar segala sesuatu bisa terjadi dan kami harus siap memanfaatkan setiap momen dan kesempatan,” sang bos menambahkan

Etape ketujuh yang berlangsung Minggu mengharuskan seluruh peserta melahap rute total 701 km dari Riyadh menuju Al Dawadimi, dengan 402 km merupakan special stage. Pereli akan menghadapi jalur bukit pasir dan lebih sulit dalam hal navigasi.  

dibagikan
komentar
Dakar 2022: Benavides Bersaudara Kecam Jalur Berbahaya untuk Motor
Artikel sebelumnya

Dakar 2022: Benavides Bersaudara Kecam Jalur Berbahaya untuk Motor

Artikel berikutnya

Dakar 2022: Nasser Al-Attiyah Kritik Keras Carlos Sainz

Dakar 2022: Nasser Al-Attiyah Kritik Keras Carlos Sainz
Muat komentar