Realistis, Target Audi dan Sainz di Reli Dakar 2022

Audi akan membangun sport utility vehicle (SUV) untuk Reli Dakar 2022 yang akan dites Carlos Sainz pada September nanti.

Realistis, Target Audi dan Sainz di Reli Dakar 2022

Carlos Sainz sudah tiga kali memenangi Reli Dakar dengan pabrikan berbeda, masing-masing bersama Volkswagen (2010), Peugeot (2018), dan Mini (2020). Tahun depan, pereli kawakan asal Spanyol itu berambisi merebut gelar keempat di Dakar bersama Audi.

Kendati demikian, ambisi tersebut jelas tidak akan mudah. Pabrikan berlogo empat cincin tersebut akan menurunkan SUV All-Wheel Drive (AWD) bermesin bensin dan tiga mobil listrik.

Ambisi Audi untuk menjadi kendaraan hybrid pertama yang mampu memenangi Reli Dakar membuat pabrikan asal Jerman itu merekrut sejumlah nama pereli top pada Mei lalu.

Selain Sainz bersama navigatornya Lucas Cruz, Audi juga menarik Stephane Peterhansel – juara Reli Dakar 14 kali (delapan di antaranya mobil, termasuk 2021) – dan Mattias Ekstrom, juara dunia rallycross 2016.

Tes untuk pengembangan mobil Sainz nanti rencananya akan dimulai pada September. Saat itulah Sainz untuk kali pertama bakal menilai seperti apa calon potensi tunggangannya di Reli Dakar 2022 nanti.

Desain dan rancangan sasis semua dikerjakan di Q Motorsport di bawah pimpinan Sven Quandt yang kenyang pengalaman turun di Reli Dakar bersama Mitsubishi maupun timnya sendiri, X-Raid.

Kendati diperkuat sejumlah nama pereli dan pembuat mobil beken, Audi realistis terkait target mereka di Reli Dakar 2022. Mereka akan menggunakan tahun pertama untuk belajar.

Baca Juga:

Audi juga tahu Nasser Al-Attiyah bersama Toyota masih akan sangat kuat, baik di ajang-ajang untuk tes maupun Reli Dakar tahun depan.  

Spekulasi yang sebelumnya berkembang menyebut, Audi akan mengambil desain dari salah satu atau beberapa mobil lansiran X-Raid yang sudah pernah diturunkan di Reli Dakar edisi Arab Saudi, baik yang AWD maupun berpenggerak dua roda.

Faktanya, mereka akan membuat sasis yang benar-benr baru. Selain itu, Audi juga akan menempatkan sejumlah teknologi mereka di DTM seperti mesin bensin empat silinder maupun Motor Generator Unit (MGU) dan baterai yang bisa menyimpan energi, dari Formula E.

Prototipe mobil SUV AUDI ini dikerjakan di Neuburg, Jerman, dan rencananya akan diperkenalkan secara resmi dalam beberapa pekan ke depan.

Carlos Sainz, 59 tahun, telah turun 14 kali di Reli Dakar dengan tiga gelar dan dua hasil podium ketiga. Sainz juga berhasil memenangi 44 etape.

Tahun ini, juara dunia reli/World Rally Championship (WRC) 1990 dan 1992 itu turun di Extreme E bersama Acciona XE Sainz Team dan pereli putri Laia Sanz. Keduanya kini berada di peringkat keenam klasemen dan siap turun di Greenland, Agustus nanti.

Dari situ, Sainz akan fokus untuk menguji mobil yang akan dipakainya di Reli Dakar 2022 nanti yang akan dimulai di Ha’il (1 Januari) dan finis di Jeddah (14 Januari) tahun depan. Direktur Reli Dakar David Castera menyebut 85 persen etape merupakan medan baru.

dibagikan
komentar
KTM Siap Dukung Petrucci Ramaikan Dakar
Artikel sebelumnya

KTM Siap Dukung Petrucci Ramaikan Dakar

Artikel berikutnya

RS Q E-tron Senjata Audi yang Rumit untuk Dakar 2022

RS Q E-tron Senjata Audi yang Rumit untuk Dakar 2022
Muat komentar