Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Breaking news

Toyota siapkan rencana jika Alonso ingin reli Dakar

Motorsport.com mendapat informasi bahwa Toyota sudah menyiapkan rencana jika ke depannya Fernando Alonso berniat terjun ke Reli Dakar.

Fernando Alonso, Wayne Taylor Racing

Dua kali juara dunia Formula 1, Alonso, Juni lalu menjuarai balapan bergengsi Le Mans 24 Jam, diyakini akan mengetes Toyota Hilux spesifikasi Dakar dalam beberapa bulan mendatang.

Sebelumnya, Nasser Al-Attiyah mengonfirmasi bahwa Alonso sudah menghubunginya tentang kemungkinan menjajal Hilux miliknya.

Namun, baru-baru ini diketahui Gazoo Racing Afrika Selatan – mengoperasikan program Dakar Toyota, ternyata juga sudah menyiapkan rencana jika pembalap asal Spanyol itu memang benar ingin melakukan uji coba.

Pertama-tama Alonso akan ditempatkan di "lingkungan yang terkendali" untuk merasakan sensasi melaju di atas medan gurun pasir. Dari hasil tersebut, Alonso bisa mengukur kemampuannya jika dibandingkan dengan pembalap reguler tim Dakar Toyota.

"Kami sudah pernah melewati situasi yang sama dengan Giniel de Villiers," kata Glyn Hall, team principal Gazoo Racing Afrika Selatan, kepada Motorsport.com. 

"Dia merupakan empat kali juara balap turing [di Afrika Selatan antara 1997-2000] dan tidak pernah melakukan off-road. Dua tahun kemudian pada 2003, dia berhasil finis kelima di Dakar [dalam percobaan pertamanya]. Jadi semuanya masih mungkin, tapi ini bukan balapan yang mudah.

"Langkah awal adalah menggelar tes di lingkungan yang terkendali, supaya kami dan dia bisa tahu apa-apa saja opsinya. Mungkin dia tidak menyukainya, atau bisa juga dia berpikir bahwa persiapan Dakar akan memakan terlalu banyak waktunya.

"Keahlian Fernando sungguh luar biasa, kita bisa melihatnya dalam 17 tahun terakhir ini. Dia telah berkembang menjadi salah satu pembalap terbaik di dunia."

Meski kagum dengan ajang balap reli, Alonso mengaku "tidak punya bakat untuk melakoninya".

Pun demikian Hall berkata, "Jika Anda pembalap yang bagus, Anda adalah pembalap yang bagus, Anda punya kemampuan. Salah satu hal yang bisa dilihat di F1 adalah Fernando mampu mendengar dengan baik dan tahu kapan di mana limit dia dalam membalap.

"Itu keahlian kunci yang harus dimiliki di reli raid. Karena Anda harus mendengar instruksi dari co-driver, dan berpikir keras karena balapannya sungguh rumit.

"Ini akan menjadi sebuah inspirasi dan cerita yang luar biasa. Akan ada banyak emosi jika Fernando mengikuti Dakar. Saya pikir popularitas Dakar akan meledak," tukasnya.

#302 Toyota Gazoo Racing SA: Giniel De Villiers, Dirk Von Zitzewitz
Fernando Alonso
#304 Toyota Gazoo Racing Toyota Hilux: Giniel de Villiers, Dirk von Zitzewitz
Giniel de Villiers, Toyota Gazoo Racing, Cyril Despres, Peugeot Sport
Giniel de Villiers, Toyota Gazoo Racing
Giniel de Villiers, Toyota Overdrive
#301 Toyota Gazoo Racing SA: Nasser Al-Attiyah, Matthieu Baumel
#301 Toyota Gazoo Racing Toyota Hilux: Nasser Al-Attiyah, Matthieu Baumel
#309 Toyota Gazoo Racing SA: Bernhard Ten Brinke, Xavier Panseri
#301 Toyota Gazoo Racing SA: Nasser Al-Attiyah, Matthieu Baumel
10

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Dakar Stage 5: Loeb dominasi lintasan terpanjang
Artikel berikutnya Dakar Stage 6: Loeb tercepat, Al-Attiyah perlebar keunggulan

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia