Rute Reli Dakar 2022 Diumumkan, Etape 11 Paling Berat

Amaury Sport Organisation (ASO) mengumumkan rute Reli Dakar 2022, yang bakal digelar di Arab Saudi, 1-14 Januari mendatang.

Rute Reli Dakar 2022 Diumumkan, Etape 11 Paling Berat

Para peserta harus menyelesaikan 12 special stage (SS) dalam dua pekan. Mengingat trek berbahaya dan sangat melelahkan, mereka diberi kesempatan beristirahat satu hari di Riyadh.

Jarak yang harus dilintasi pereli semua kategori 8.375 km, di mana waktu tempuh 4.258 km diperhitungkan karena masuk dalam special stage, sisanya merupakan sesi penghung.

Prolog dilangsungkan sejauh 19 km di Jeddah, pada 1 Januari. Titik awal SS dimulai dari Ha’il keesokan hari. Etape pertama ini masih berada di kota yang sama dengan rute sejauh 334 km.

Rombongan bergerak menuju Al Artawiyah dari Ha’il, jarak tidak bedah jauh dengan SS1. Karena sektor ini formatnya maraton, maka pereli dan navigatornya harus mandiri dan tak boleh menerima bantuan dari kru.

Baca Juga:

Etape maraton berlanjut pada hari keempat, dari Al Artawiyah ke Al Qaisumah, yang terpisah sejauh 554 km. Rabu (5/1/2022), mereka bertolak ke Riyadh, 465 km. Ini adalah rute paling panjang.

Kota tersebut jadi tuan rumah SS6 dan SS7, dengan masing-masing jaraknya berbeda, yakni 348 km dan 421 km. Setelah itu, pereli bisa rehat sehari.

Pada bagian kedua, yang dimulai 9 Januari, mereka menjelajahi rute Riyadh-Al Dawadimi, 401 km. Etape 8 terbentang antara Al Dawadimi ke Wadi Ad-Dawasir, menempuh 394 km.

Peserta belum keluar dari Wadi Ad-Wasir saat SS9, 287 km. Mereka baru menuju Bisha, 374 km, keesokan harinya.

Bisha jadi tuan rumah etape ke-11, dengan jarak 345 km. Perjalanan menuju Jeddah sejauh 163 km jadi penutup.

Mengenai pilihan rute, Direktur Reli Dakar, David Castera, mengungkapkan kepada Motorsport.com, “Saya mencoba membuat rute yang seimbang. Saya menyimpan seksi yang paling rumit di akhir. Etape 11 bagi saya paling kompleks dengan banyak bukit pasir. Kuncinya adalah navigasi.”

Musim ini, ASO dan FIA sepakat membuat terobosan baru. Reli Dakar 2022 jadi pembuka Kejuaraan Dunia Reli Cross-Country dan masuk agenda reli jarak panjang FIM.

 

Berbeda dengan biasanya, di mana pereli yang gagal finis otomatis tereliminasi, kini mereka masih bisa melanjutkan lomba keesokan hari. Hanya saja, ada konsekuensi yang harus dihadapi berupa penalti waktu sehingga mereka tak mungkin bersaing untuk gelar juara.

Mereka masih bisa bertarung untuk kemenangan etape dan mendulang poin untuk kejuaraan dunia. Aturan ini sejatinya sudah diberlakukan dalam Reli Dakar edisi sebelumnya, tapi khusus untuk pemula.

“Edisi sebelumnya, kami menguji dengan para amatir, namun sekarang, juga akan diterapkan untuk para pembalap top sesuai regulasi Kejuaraan Dunia,” kata Castera.

“Kami juga melakukannya sehingga mereka dapat lanjut dengan penalti sangat besar dan mencetak poin. Untuk kejuaraan dunia, Anda dapat meraih poin pada akhir balapan dan juga masing-masing etape. Dengan itu, kami ingin menjaga ketertarikann terhadap kejuaraan dunia hingga akhir.”

#300 X-Raid Mini JCW Team: Carlos Sainz, Lucas Cruz, #302 X-Raid Mini JCW Team: Stéphane Peterhansel, Edouard Boulanger

#300 X-Raid Mini JCW Team: Carlos Sainz, Lucas Cruz, #302 X-Raid Mini JCW Team: Stéphane Peterhansel, Edouard Boulanger

Photo by: A.S.O.

Meski Dakar punya kontrak lima tahun dengan Arab Saudi, mulai musim 2020, ASO mulai mencari cara agar ada beberapa negara jadi tuan rumah seperti sebelum 2018.

“Dengan segala yang terjadi selama dua tahun ini, kami memutuskan menundanya, tapi itu selalu di kepala saya. Arab Saudi akan tetap jadi negara utama, namun kami sedang mengupayakan untuk memperluas negara,” tutur Castera.

“Saya tidak terlalu sedih tentang itu karena kami sudah punya bahan. Kami punya 60-70 persen dalam rute baru. Idenya adalah ke luar dari Arab Saudi. Kami mengupayakan, mungkin butuh dua tahun, mengingat sulit melintasi batas sekarang. Itu masih jadi impian.”

Pada Reli Dakar 2022, akan ada 1.065 peserta dari 63 negara dan 578 kendaraan (149 motor, 97 mobil, 58 truk, 21 quad, 44 T3, 61 T4, 128 mobil klasik dan 20 truk klasik). Kompetitor wanita meningkat pesat dari 16 menjadi 60.

dibagikan
komentar
GasGas Factory Racing Duetkan Sam Sunderland-Daniel Sanders
Artikel sebelumnya

GasGas Factory Racing Duetkan Sam Sunderland-Daniel Sanders

Artikel berikutnya

Penyelenggara Reli Dakar Abaikan Kritik soal Roadbook

Penyelenggara Reli Dakar Abaikan Kritik soal Roadbook
Muat komentar