Transformasi KTM demi Juarai Reli Dakar 2022

KTM ambisius menatap Reli Dakar 2022. Mereka menyuplai motor baru dan menambah personel demi kembali ke takhtanya.

Transformasi KTM demi Juarai Reli Dakar 2022

Sejak lokasi reli paling berbahaya itu dipindah ke Arab Saudi, keberuntungan KTM seolah melayang. Mereka tak mampu menempatkan pembalapnya ke puncak klasemen akhir dan bertekuk lutut di hadapan Honda.

Meski begitu, pabrikan Austria itu tak larut dalam kekecewaan. Tim mengumpulkan data mengenai kelemahan dan terus melakukan pengembangan motor.

Rangka baja KTM 450 Rally pun bertransformasi mengikuti sasis motor motocross. Bentuknya otomatis mengalami perubahan. Bukan hanya itu, ada juga beberapa komponen yang dimutakhirkan.

Baca Juga:

“Perbedaan sangat besar. Rangka, swingarm, peredam, tangki, bentuk, semuanya! Ini adalah motor yang benar-benar baru. Kita akan lihat apakah motor baru cukup untuk menang,” ujar Matthias Walkner, pilot Red Bull KTM Factory Racing.

Kampiun Dakar 2018 itu menjadi juara ajang cross country. Ia berada di peringkat kedua pada reli di Kazakhstan, menang di reli Jalur Sutra, runner-up Maroko dan menang di Abu Dhabi Desert Challenge.

Berbekal prestasi tersebut, Walkner optimistis menatap petualangannya, yang dimulai pada 1 Januari 2022 dan berakhir 14 Januari 2022.

“Fakta bahwa saya selalu berada dalam posisi dua teratas selama empat balapan, di mana kami ambil bagian dan merayakan dua kemenangan menunjukkan gairah sebesar-besarnya,” ucapnya.

“Maroko adalah satu dari balapan yang paling penting untuk pemanasan menuju Dakar. Ini karena medannya. Selain itu, semua pembalap top ada di sana.

“Saya finis kedua setelah tertinggal dua menit di belakang. Saya merasa baik dan saya siap!”

KTM menambah skuadnya dengan Kevin Benavides, juara Dakar 2021 yang dibajak dari Honda, Danilo Petrucci dan Marc Coma.

Pembalap Argentina tersebut pindah tim musim semi lalu. Sayangnya, Benavides mengalami cedera bahu saat latihan dan membuatnya batal tampil di Reli Kazakhstan, Juni lalu.

Ketika kondisinya pulih, ia berada di peringkat ketujuh pada Reli Maroko. “Ini adalah tahun berat untuk saya. Setelah saya teken kontrak untuk KTM, saya cedera bahu,” ucapnya.

"Saya seharusnya bisa balapan sebanyak mungkin. Saya tidak naik motor berbulan-bulan. Lagi pula, tes dan program latihan sangat intens. Tim datang ke Amerika, di mana kami banyak bekerja dengan motor baru.”

Kevin Benavides, Red Bull KTM Factory Racing

Kevin Benavides, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: KTM Images

Pembalap 32 tahun tersebut menceritakan alasan pindah dari Honda, setelah berkolaborasi selama empat tahun.

“Meski saya merasa di rumah dengan Honda dan saya berterima kasih kepada mereka atas segala kesempatan, saya pindah karena target,” katanya.

“Saya dapat peluang mengendarai motor untuk dua konstruktor terbaik reli. Saya sudah mematok target untuk kemenangan Dakar lagi dengan tim lain.”

Marc Coma, Penasihat KTM AG

Marc Coma, Penasihat KTM AG

Foto oleh: KTM Images

Berbeda dengan Benavides yang berperan sebagai pembalap, Coma didudukkan sebagai konsultan karena menjuarai Dakar lima kali. Ia pun pernah duduk sebagai direktur olahraga Dakar 2016-2018 dan terlibat dalam perencanaan rute.

“Saya bahkan menjadi penumpang dalam mobil. Saya punya perasaan bahwa saya dapat menimba pengalaman dari persepektif berbeda dan membantu pembalap serta tim,” ia menjelaskan.

Petrucci menjadi debutan Reli Dakar setelah didepak dari MotoGP. Pembalap Italia sudah mencicipi berbagai reli dengan permukaan gurun.

dibagikan
komentar
Sara Garcia Positif Covid-19 Tiga Hari Jelang Reli Dakar
Artikel sebelumnya

Sara Garcia Positif Covid-19 Tiga Hari Jelang Reli Dakar

Artikel berikutnya

Mobil 2022 Tuntut Pereli Dakar Ubah Gaya Mengemudi

Mobil 2022 Tuntut Pereli Dakar Ubah Gaya Mengemudi
Muat komentar