Dakar 2022: Unta Hampir Gagalkan Kemenangan Danilo Petrucci

Mantan pembalap MotoGP, Danilo Petrucci, mengatakan dirinya ingin “membunuh” unta yang membuatnya hampir kehilangan kemenangan bersejarah dalam di Dakar 2022.

Dakar 2022: Unta Hampir Gagalkan Kemenangan Danilo Petrucci

Petrucci mencatatkan sejarah baru sebagai pemenang MotoGP yang berhasil memenangi etape di Reli Dakar.

Pembalap asal Italia itu menyelesaikan Etape 5 di posisi kedua, yang dipersingkat untuk kategori motor demi mempermudah mobilisasi helikopter. Ternyata, pemenang etape tersebut, Toby Price, mendapat penalti enam menit.

Ini membuat Petrucci otomatis menjadi pemenang, menandai kemenangan pertamanya dalam debutnya di Dakar. Tapi, ia mengatakan sesinya hampir berakhir setelah mengalami insiden ketika berupaya menghindari unta di gurun pasis Arab Saudi.

Selain itu, Petrucci juga memiliki masalah pada celananya dan harus menahan rasa sakit pada pergelangan kaki yang patah saat latihan.

“Saya sangat, sangat beruntung tidak cedera parah pada kecelakaan pertama,” kata Petrucci dalam siaran langsung di Instagram pada Kamis (6/1/2022) malam.

“Saya ingin membunuh unta yang tiba-tiba ada setelah tikungan. Saya ingin membunuhnya, tetapi di sini mereka menganggap unta lebih penting daripada wanita.

“Jadi, saya pikir akan mendapat masalah jika melakukan itu. Itu juga unta yang cukup besar. Saya dapat memberitahu Anda saya membayangkan mereka lebih kecil, tapi tidak. Lalu, saya sedikit bingung karena benturannya cukup keras, saya berguling-guling.

“Saya memikirkan kondisi unta itu, tapi saya berkata ‘Oke, saya harus mencapai garis finis, terutama karena saya punya masalah dengan celana saya. Mereka rusak, jadi saya selalu mencoba menarik celana saya.

“Lalu saya mendorong sangat keras, saya juga dibantu oleh (Daniel)] Sanders. Dia benar-benar pembalap yang luar biasa, dia sangat cepat, tetapi juga hari ini motor saya sangat bagus.

“Di trek berbatu kami sangat cepat, kami mengejar waktu yang lain. Bahkan saya dapat menavigasi ketika kami kehilangan jejak, kami berenam, kami kehilangan yang lainnya di sungai yang kering ini.

“Ketika saya menemukan titik jalan itu, saya mulai mendorong dengan keras, tetapi bukit pasir sepanjang 50 km terakhir rasanya tidak pernah berakhir.

“Saya hampir masuk ke satu lubang, tapi untungnya saya bisa mengubah arah di saat-saat terakhir. Tapi pergelangan kaki saya terbentur sangat keras.”

#90 Tech 3 KTM Factory Racing: Danilo Petrucci

#90 Tech 3 KTM Factory Racing: Danilo Petrucci

Foto oleh: KTM Images

Danilo Petrucci mengakui dirinya tak bisa menahan emosi dan menangis ketika mendapat informasi bahwa dirinya menjadi pemenang Etape 5.

Kemenangan itu semakin spesial saat dirinya mencatatkan sejarah baru dalam dunia motorsport.

“Saya sangat, sangat senang. Saya tidak bisa berkata apa-apa, sungguh,” ujarnya. "Itu adalah sesuatu yang masih perlu saya pahami, karena dalam beberapa kata ketika saya masih muda, saya selalu ingin membuat sejarah di motorsport.

“Hari ini, saya melakukannya, karena saya satu-satunya orang di dunia ini yang memenangkan balapan MotoGP dan satu etape di Dakar. Ini adalah hal yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya dan saya sangat, sangat senang.”

Baca Juga:
dibagikan
komentar

Video terkait

Dakar 2022: Toby Price Penalti, Danilo Petrucci Catat Sejarah
Artikel sebelumnya

Dakar 2022: Toby Price Penalti, Danilo Petrucci Catat Sejarah

Artikel berikutnya

Dakar 2022: Usai Jatuh, Joan Barreda Diragukan Tampil di Etape 6

Dakar 2022: Usai Jatuh, Joan Barreda Diragukan Tampil di Etape 6
Muat komentar