Albon Nikmati DTM meski Masih Berambisi Balik ke F1

Alex Albon tidak benar-benar melihat masa depannya ada dalam ajang GT. Meski bakal menjalani debut di DTM, pembalap Thailand itu masih ingin kembali ke F1.

Albon Nikmati DTM meski Masih Berambisi Balik ke F1

Performanya yang dianggap tak memuaskan membuat Alex Albon terpaksa harus menerima kenyataan pahit, tersingkir dari skuad Formula 1 (F1) Red Bull Racing.

Tim memilih memberikan tempatnya kepada Sergio Perez untuk menjadi tandem bagi Max Verstappen pada musim 2021. Nasib yang sedikit berbeda dialami oleh Albon.

Biasanya, Red Bull akan mengirimkan pembalapnya ke sister team mereka, Toro Rosso (kini AlphaTauri). Itu terjadi pada kasus Daniil Kvyat dan Pierre Gasly.

Namun Albon sama sekali tidak akan berada di grid Formula 1 musim ini. Pembalap 25 tahun tersebut harus puas dengan peran sebagai pembalap cadangan Red Bull.

Selain itu, Albon juga bakal turun dalam ajang balap mobil turing Jerman, Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) 2021 bersama dengan Tim Italia, AF Corse.

Albon mengemudikan Ferrari 488 GT3 dalam beberapa putaran. Walaupun tampil secara kompetitif, ia tidak melihat kinerja di DTM sebagai sarana kembali ke F1.

Baca Juga:

Sang pembalap ingin menjadikannya sarana untuk menjaga kemampuan balap serta kondisi fisiknya. Hal ini diungkapkan Albon kepada Motorsport.com.

"Sejujurnya, tidak terlalu banyak (berpengaruh)," kata Albon ketika ditanya sejauh mana kinerjanya di DTM akan membantunya kembali meraih kursi Formula 1.

"Bagi saya hal terpenting adalah melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Sebagian besar kisah Formula 1 mungkin bergantung pada seberapa baik performa pembalap dan apakah muncul peluang di suatu tempat.

"Di DTM, lebih tentang bagaimana menjaga keseimbangan performa. Tugas saya sebagai pembalap cadangan, bekerja di simulator dan pengujian, memainkan peran yang jauh lebih besar (untuk bisa kembali ke F1)."

Dalam DTM 2021, Albon bersaing melawan Timo Glock serta Christian Klien, dua sosok yang telah menemukan kariernya pada ajang balap GT setelah periode sulit di F1.

Saat disinggung soal bagaimana dirinya melihat prospek karier dalam GT, khususnya DTM, Albon menegaskan dirinya melihat partisipasinya dengan cukup serius.

Pembalap cadangan Red Bull Racing, Alex Albon, belum kehilangan asa untuk bisa kembali ke Formula 1.

Pembalap cadangan Red Bull Racing, Alex Albon, belum kehilangan asa untuk bisa kembali ke Formula 1.

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

"Maksud saya, untuk saat ini menyenangkan. Itu bisa membuat saya tetap tajam serta bugar. Tetapi saya masih ingin bersaing di Formula 1," tutur sang pembalap.

"Jika (tawaran) Formula 1 tidak datang lagi, baru kita lihat. Tentu bukan sesuatu yang saya akan 100 persen saya bilang tidak mungkin (tampil dalam disiplin lain)."

Albon telah mengemudika Ferrari 488 GT3 pertama kali di Sirkuit Spa-Francorchamps, setelah kembali menjajalnya dalam tes pramusim dua hari di Hockenheim pekan ini.

Ia mengaku sudah dirinya masih harus membiasakan diri mengendarai mobil GT3. Tentu wajar Albon butuh adaptasi karena ini jelas berbeda dengan memacu jet darat.

"Balapan dengan mobil GT sangat berebeda. Proses penyesuaiannya tidak secepat yang saya bayangkan. Namun saya menikmatinya. Ini tantangan yang berbeda," ucap Albon.

"Dibutuhkan gaya mengemudi yang sama sekali berbeda (dengan F1). Tetapi ini tetap sebuah mobil pada akhirnya, punya setir dan pedal. Jadi Anda dapat beradaptasi."

Alex Albon saat menjalani tes pramusim DTM 2021 di Hockenheim dengan mengemudikan Ferrari 488 GT3 Evo milik AF Corse.

Alex Albon saat menjalani tes pramusim DTM 2021 di Hockenheim dengan mengemudikan Ferrari 488 GT3 Evo milik AF Corse.

Foto oleh: DTM

dibagikan
komentar
Auer Tercepat, Mercedes Dominasi Tes DTM di Hockenheim

Artikel sebelumnya

Auer Tercepat, Mercedes Dominasi Tes DTM di Hockenheim

Artikel berikutnya

Albon Bandingkan Peran Pembalap Cadangan di F1 dengan DTM

Albon Bandingkan Peran Pembalap Cadangan di F1 dengan DTM
Muat komentar