Mercedes hengkang, Audi-BMW enggan tampung pembalap

dibagikan
komentar
Mercedes hengkang, Audi-BMW enggan tampung pembalap
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
Co-author: Julia Spacek
17 Sep 2018 07.37

Audi dan BMW telah mengisyaratkan keengganan mereka untuk merekrut eks pembalap Mercedes DTM pascakepergian pabrikan Stuttgart dari kejuaraan.

Kepergian Mercedes dari ajang balap mobil siluet Jerman meninggalkan cukup banyak pembalap berbakat untuk musim 2019. Beberapa menyatakan ingin tetap di DTM meski harus memutus kontrak dengan tempatnya bernaung.

Pemimpin klasemen sementara, Paul di Resta, sempat menyinggung dirinya mungkin bergabung dengan Audi atau BMW, meski juga tak menampik opsi di luar DTM. Pemenang ronde Brands Hatch, Dani Juncadella, juga ingin membalap di kejuaraan itu.

Eks pembalap Formula 1, Pascal Wehrlein, resmi mundur dari pabrikan Panah Perak akhir musim ini, sementara nasib Edoardo Mortara, Gary Paffett, dan Lucas Auer masih terkatung-katung di DTM.

Audi dan BMW diperkirakan akan menambah skuat menjadi masing-masing delapan mobil pada 2019 demi menjaga jumlah minimal 16 mobil di grid hingga kehadiran konstruktor pengganti.

Mobil tambahan tersebut nampaknya akan diisi oleh tim pelanggan, yang berarti pabrikan tidak akan campur tangan soal nama-nama pembalap.

Bos motorsport Audi, Dieter Gass, memberi keterangan di Misano, “Soal tim pelanggan, saya tidak punya andil untuk menentukan para pembalap. Para tim tersebut tentu punya dana sendiri, termasuk untuk mengontrak pembalap.”

Head of Motorsport BMW, Jens Marquardt, menambahkan, “Tim privat butuh mobil kami. Soal pembalap, kami serahkan ke mereka.”

Audi kemungkinan akan mencoret Robin Frijns dari daftar pembalap DTM musim depan jika ia kembali ke Formula E bersama Virgin Racing untuk tandem dengan Sam Bird.

Pembalap Afrika Selatan, Kelvin van der Linde, jadi kandidat kuat menggantikan Frijns. Beberapa balapan sportscar telah ia ikuti, seperti Blancpain GT Series dan Nurburgring 24 Jam.

Ia juga menjadi rekan satu tim kampiun bertahan DTM, Rene Rast, untuk memenangi ADAC GT Masters 2014.

Marquadt lebih menekankan supaya BMW memilih salah satu pembalap pabrikan, seperti sebelumnya pada Philipp Eng dan Joel Eriksson.

“Kami puas dengan skuat balap sekaligus bibit muda,” ungkapnya. “Saya rasa kami fokus memilih salah satu pembalap untuk musim depan.”

Satu nama yang masuk radar BMW untuk DTM 2019 adalah Beitske Visser (foto di bawah). Ia bergabung sebagai pembalap junior Bavaria pada 2017 setelah menunjukkan kepiawaiannya di beberapa balapan single-seater.

Kini, Visser yang membalap di GT4 Eropa memenangi balapan pertamanya bersama Nico Menzel, rekan setimnya, di Hungaroring.

“Beitske tampil apik. Semoga ia bisa terus berkembang,” pungkas Marquardt.

Slider
List

Beitske Visser

Beitske Visser
1/10

Beitske Visser dan Denis Marschall, BMW M4 GT4, BMW Team Schubert

Beitske Visser dan Denis Marschall, BMW M4 GT4, BMW Team Schubert
2/10

Beitske Visser, Trident

Beitske Visser, Trident
3/10

Foto oleh: GP3 Series Media Service

Beitske Visser, Trident

Beitske Visser, Trident
4/10

Foto oleh: GP3 Series Media Service

Beitske Visser, AVF

Beitske Visser, AVF
5/10

Pascal Wehrlein, Mercedes-AMG Team HWA

Pascal Wehrlein, Mercedes-AMG Team HWA
6/10

Foto oleh: Alexander Trienitz

Philipp Eng, BMW Team RBM

Philipp Eng, BMW Team RBM
7/10

Foto oleh: Andreas Beil

Gary Paffett, Mercedes-AMG Team HWA with Martin Tomczyk

Gary Paffett, Mercedes-AMG Team HWA with Martin Tomczyk
8/10

Foto oleh: Andreas Beil

Paul Di Resta, Mercedes-AMG Team HWA

Paul Di Resta, Mercedes-AMG Team HWA
9/10

Foto oleh: Andreas Beil

Edoardo Mortara, Mercedes-AMG Team HWA, Mercedes-AMG C63 DTM

Edoardo Mortara, Mercedes-AMG Team HWA, Mercedes-AMG C63 DTM
10/10

Foto oleh: Andreas Beil

Artikel DTM berikutnya
Wehrlein resmi berpisah dari Mercedes

Artikel sebelumnya

Wehrlein resmi berpisah dari Mercedes

Next article

Debut tes DTM, Ogier buat Mercedes kagum

Debut tes DTM, Ogier buat Mercedes kagum
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan DTM
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Breaking news