DTM Pakai Michelin dalam Musim Debut GT3

DTM bakal menggunakan sistem pemasok ban tunggal untuk regulasi GT3 pada musim 2021, dengan memilih kompon medium dari Michelin.

DTM Pakai Michelin dalam Musim Debut GT3

Michelin awalnya menganjurkan kompon hard S9 ke DTM setelah diumumkan sebagai pemasok ban resmi kejuaraan pada Maret lalu.

Namun, karena kekhawatiran akan degradasi terbatas yang mengarah ke balapan monoton, DTM memberikan preferensi  ban medium S8 dan memakainya secara ekstensif dalam tes Lausitzring.

Diyakini bahwa kejuaraan tidak akan memberi tim pilihan untuk menggunakan salah satu dari dua ban musim ini, melainkan memilih kompon spek tunggal.

Sementara dua kompon yang berbeda bakal membawa elemen strategis lain, tim menentang gagasan tersebut lantaran terbatasnya uji coba untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang kedua ban.

Penggunaan lebih dari satu kompon juga akan menjadi masalah rumit bagi AVL Racing, yang telah mengikat kontrak untuk membantu BoP dalam tahun perdana DTM di bawah aturan GT3.

“Saat ini kami memiliki dua kompon ban yang tersedia, tetapi kami akan memilih yang lebih soft sebagai standar,” kata bos DTM Gerhard Berger kepada ran.de.

“Jika harus ada balapan di mana suhunya terlalu tinggi atau beban ban sangat tinggi, maka kami memiliki opsi itu. Tapi saya berharap kami akan menjalani seluruh musim dengan yang lebih soft.”

Pembalap Abt Audi, Kelvin van der Linde, mendukung keputusan DTM untuk memilih ban medium. Dia mengatakan, beberapa degradasi diperlukan untuk pertunjukkan yang bagus.

Van der Linde juga mencatat, diperlukan beberapa saat untuk menghangatkan ban S9, yang dapat menimbulkan masalah keselamatan pada suhu rendah.

Para mekanik Michelin dalam tes DTM di Sirkuit Hockenheim, Jerman pada 7 April 2021.

Para mekanik Michelin dalam tes DTM di Sirkuit Hockenheim, Jerman pada 7 April 2021.

Foto oleh: DTM

“S8 biasanya menjadi ban yang lebih soft, kami melihat lebih banyak degradasi dibandingkan S9. Pada saat yang sama kami melihat ban yang lebih baik memanas terutama dalam cuaca dingin sekarang, ini sangat membantu kami, jadi jauh lebih aman,” ucapnya.

“S9 bisa sangat samar saat Anda keluar dari garasi.

“Mungkin pada musim panas S9 akan sedikit lebih baik saat memanaskan ban, tetapi bagi saya, S8 mungkin lebih baik hanya karena kami akan melihat beberapa degradasi dan saya pikir kami perlu degradasi untuk mendapatkan balapan yang baik.

"Dengan GT3 jelas dengan ABS, setiap pembalap berada pada batas zona pengereman tertentu, tidak banyak yang dapat Anda lakukan untuk mengungguli pembalap lain dengan perangkat ABS.

“Jadi, Anda benar-benar mencoba dan fokus untuk menghemat ban dengan cara yang lebih baik ketimbang pembalap lain, dan memaksimalkannya jika Anda melihat (kinerja) ban menurun dari mobil lain.

“Saya pikir bagi saya ini lebih merupakan masalah keselamatan dengan S9. Anda mungkin akan melihat lap pertama balapan yang sangat compang-camping dengan S9. Dari sudut pandang pembalap, saya condong ke arah S8.”

Baca Juga:

Michelin sebenarnya memiliki kompon ban S7 yang lebih soft dalam jangkauannya, namun takkan digunakan untuk musim 2021.

“Ketujuh bahkan lebih baik dan lebih soft, tetapi dengan ban Anda memiliki lebih banyak keausan,” jelas kepala tim pelanggan Mercedes, Thomas Jager.

“Dan itu bisa menjadi masalah dengan permukaan agresif, karena Anda harus memakai ban pada akhir pekan (balapan) berikutnya. Anda ingin pembalap mengemudi mobil saat sesi latihan.”

dibagikan
komentar
Bos DTM Ingin Track Limit Dihapus

Artikel sebelumnya

Bos DTM Ingin Track Limit Dihapus

Artikel berikutnya

Sophia Florsch Tata Jalan Menuju Formula 1

Sophia Florsch Tata Jalan Menuju Formula 1
Muat komentar