Panduan Bathurst 12 Jam 2017

Semua hal yang perlu Anda ketahui tentang balap Sportscar terbesar di benua Australia. Menampilkan pabrikan ternama seperti Mercedes, Nissan, BMW, McLaren, Bentley, Ferrari, dan Audi.

Di Australia, Bathurst sudah terkenal sebagai lokasi balapan yang menuntut tidak hanya ketahanan mobil tetapi juga para personel tim termasuk pembalap dan kru mekanik.

Bathurst 1000 adalah balapan yang paling banyak dikenal di Australia. Meski jarak 1000 kilometer tidak terdengar menantang, mengemudikan mobil dalam kecepatan puncak selama enam jam benar-benar menguras tenaga kru balap dan mobil-mobil Supercars.

Jika ajang balap Supercars memiliki Bathurst 1000, Sportscar di Australia memiliki balapan ketahanan Bathurst 12 Jam. Dewasa ini, pamor balapan Bathurst 12 Jam benar-benar menanjak berkat aksi seru non-stop dari awal start hingga akhir finis. Siapa yang tidak lupa dengan aksi heroik pembalap Jepang Katsumasa Chiyo yang membawa mobil Nissan “Godzilla” GT-R ke tangga juara berkat manuver nekat di paruh akhir balapan tahun 2015. Atau ketika Shane van Gisbergen memecahkan rekor catatan waktu tercepat di mobil McLaren 650s GT3 tahun lalu.

Ketika pamor meningkat, maka begitu juga dengan jumlah mobil yang ingin menantang sirkuit yang terletak di Gunung Panorama tersebut. Pabrikan-pabrikan mobil ternama seperti Mercedes, Nissan, BMW, McLaren, Bentley, Ferrari, dan Audi siap bertarung di balapan multi kelas ini.

Apa yang membuat Bathurst istimewa?

Bathurst mungkin saat ini belum bisa menyamai pamor balapan-balapan GT seperti di Nordschleife atau Spa-Francorchamps, tapi sirkuit sepanjang 6,213 kilometer dan membentang secara alami di Gunung Panorama adalah sirkuit yang menyimpan keistimewaan tersindiri.

Perubahan elevasi, tikungan-tikungan berkecepatan tinggi di atas perbukitan, dan juga dinding pembatas yang hanya berjarak milimeter saja dari jalur balap, membuat setiap pembalap harus berpacu dengan adrenalin di tiap putarannya. Pembalap yang tidak berpengalaman di sirkuit ini dapat dengan mudah mengakhiri balapannya. 'Selamat' dari bagian pegunungan, pembalap kemudian dituntut keberaniannya memacu mobil hingga kecepatan puncak di lurusan Conrod, dan kemudian berhadapan dengan tikungan berkecepatan tinggi, The Chase.

Ketika juara DTM dua kali Marco Wittmann menguji coba mobil BMW M6 di sirkuit ini akhir tahun lalu, ia berkata: “Jika saya boleh jujur, saya tidak mengira akan ada banyak naik-turunnya.

“Di video game ataupun di TV, semuanya seolah-olah terlihat datar. Jadi saya membutuhkan sedikit waktu agar bisa mendapatkan ritme, terutama di bagian saat menuruni gunung, benar-benar sempit dan sulit.

“Saya sudah pernah menjajal trek legendaris seperti Nurburgring, Spa, dan Makau, dan ini [Bathurst] menjadi trek istimewa bagi saya. Sulit dan menantang, tetapi trek seperti itu lah yang disukai para pembalap.”

Siapa yang menjadi unggulan?

Untuk pertama kalinya, regulasi balap Bathurst 12 Jam mengizinkan tim untuk menurunkan susunan pembalap yang murni terdiri dari pembalap-pembalap profesional – setelah setahun sebelumnya tiap tim diharuskan menurunkan setidaknya satu pembalap amatir.

Perubahan regulasi tersebut membuat banyak tim menurunkan susunan pembalap yang menarik untuk diikuti.

Melihat satu per satu pabrikan mobil, Bentley terlihat ambisius dengan menurunkan dua mobil Bentley Continental GT3 . Satu mobil akan dikemudikan Steven Kane, Guy Smith, dan Oliver Jarvis. Satu mobil lainnya akan dikemudikan oleh Andy Soucek, Maxime Soulet, dan Vincent Abril.

Tim Scott Taylor Motorsport, yang akan dioperasikan oleh HTP Motorsport, berpeluang menjadi unggulan di perwakilan mobil Mercedes. Mobil AMG GT3 #22 akan dikemudikan oleh juara bertahan Supercars dan Blancpain Endurance Shane Van Gisbergen, pembalap DTM Mercedes Maro Engel, dan pembalap Selandia Baru Craig Bird.

Pabrikan Jepang, Nissan akan menurunkan dua mobil GT-R yang masing-masing memiliki susunan pembalap berpeluang menjadi juara umum. Chiyo akan memimpin di mobil #23 bersama Alex Buncombe, dan pemenang balapan Supercars Michael Caruso. Sementara mobil #24 akan dikemudikan oleh rekan satu mobil Chiyo saat menjuarai balapan 2015, Florian Strauss, pembalap Supercars veteran Todd Kelly, dan Jann Mardenborough yang terkenal berkat prestasinya di kompetisi video game GT Academy.

BMW mengikutsertakan pemenang Bathurst 1000 empat kali Steve Richards, juara Supercars 2015 Mark Winterbottom, dan juara DTM dua kali Marco Wittmann di mobil M6 GT3.

Pabrikan Jerman lainnya, Audi, akan menurunkan satu pasang mobil R8 LMS. Bintang Supercars Garth Tander akan bergabung bersama duo pembalap Jerman Christopher Mies dan Christopher Haase. Sementara pembalap Belanda, Robin Frijns, akan bergabung bersama Markus Winkelhock dan Frank Stippler di mobil Audi lainnya.

Juara bertahan Alvaro Parente kembali akan memperkuat pabrikan McLaren. Pembalap Portugal itu akan mengemudikan mobil McLaren 650s bersama Rob Bell dan Come Ledogar.

Di kubu pasukan “kuda jingkrak”, pembalap veteran Toni Vilander akan memimpin mobil Ferrari 488 GT3 bersama duo bintang pembalap Australia, juara Supercars enam kali Jamie Whincup, dan Craig Lowndes.

Sementara pabrikan Stuttgart, Porsche, akan menaruh harapan mereka kepada Laurens Vanthoor, Kevin Estre, dan pemenang Le Mans 24 Jam, Earl Bamber.

Laporan tambahan oleh Andrew van Leeuwen dan Yuan Edo





 

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Endurance
Event Bathurst 12 Hour
Tipe artikel Special feature