Sejarah 50 tahun Porsche 908, sang raja Nürburgring

dibagikan
komentar
Sejarah 50 tahun Porsche 908, sang raja Nürburgring
Oleh: Aditya Siregar
17 Jan 2018 09.40

Tepat 50 tahun silam Porsche menurunkan 908 sebagai andalan di arena balap ketahanan, memenangkan Nürburgring 1000km di tiga dekade berbeda.

Vic Elford, Gerhard Mitter, Porsche 908

Secara popularitas, Porsche 908 memang tidak sepopuler model-model pemenang Le Mans 24 Jam seperti 917, 936, 956, 962, atau pun 919 Hybrid. Akan tetapi, bisa dibilang semua kesuksesan diraih Porsche di arena balap ketahanan bermula dari model ini.

Adalah 908 yang berhasil mempersembahkan gelar perdana International Championship for Makes bagi Porsche pada 1969. Prestasi lain, menjadi Porsche pertama memenangkan balap bergengsi Can-Am di Amerika pada 1970 ketika Tony Dean berhasil mematahkan dominasi kemenangan 19 kali berturut-turut dibukukan tim McLaren.

Namun, prestasi paling diingat 908 adalah keberhasilannya memenangkan balap Nürburgring 1000km antara 1968 – 1971, dilanjutkan tahun 1980. Ini menjadikan 908 sebagai mobil berhasil memenangkan Nürburgring 1000km dalam tiga dekade berbeda! Dekade 1960an, 1970an dan 1980an. Prestasi yang sepertinya takkan terulang hingga kapan pun.

Porsche 908 hadir pada 1968, tepat dengan diberlakukannya regulasi baru prototipe Grup 6 yang membatasi kapasitas mesin menjadi 3.000cc. Menjadi model Porsche pertama hadir dengan kapasitas mesin maksimum sesuai regulasi. Ia menggantikan model sebelumnya, 907 yang hanya dibekali mesin 2.200cc flat-6.

Generasi pertama 908 memiliki penampilan sangat mirip 907, bisa dibedakan dengan mudah melalui desain hidung simetris. Secara garis besar, 908 dapat dibedakan menjadi tiga model. Yaitu 908/01, 908/02 dan 908/03 dan menjadi andalan tim pabrikan Porsche antara 1968-1971.

Porsche 908 LH (kupe ekor panjang) tampil perdana 7 April 1968 di hari tes Le Mans. Diikuti debut balap 19 Mei di Nürburgring 1000km. Dikemudikan oleh Jo Siffert dan Vic Elford, 908 langsung memenangkan balap pertamanya.  

Walau meraih pole di Le Mans 1968, debut 908 di Le Mans tidak bisa dibilang sukses. Banyak dirongrong masalah teknis, 908 hanya berhasil finis P3 di belakang Ford GT40 dan Porsche 907.

Munculnya Porsche 917 pada musim 1969 membuat 908 turun pangkat menjadi model pendukung. Meski begitu, pasca bergugurannya 917, di Le Mans 1969 908 berhasil memberikan perlawanan sengit hingga lap terakhir. Ketika garis finish dikibarkan, 908 dipiloti Hans Herrmann hanya tertinggal 120 meter dari GT40-nya Jacky Ickx. 

#64 Porsche 908, Hans Hermann memimpin #6 Ford GT40, Jacky Ickx
#64 Porsche 908, Hans Hermann memimpin #6 Ford GT40, Jacky Ickx

Foto oleh: Porsche Motorsport

Tahun 1969 908/02 beratap terbuka berhasil memenangkan Brands Hatch 6 Jam, menempati posisi 1-2-3-4 Targa Florio dan menduduki posisi lima teratas Nürburgring 1000 km. Untuk membawa Porsche meraih gelar juara dunia pabrikan pertamanya.

Guna memastikan supremasi di seluruh musim, Porsche tetap mempertahankan 908 untuk mendampingi model utama 917 K di musim 1970-71. Menurunkan model beratap terbuka dan berbobot ringan 908/03 di trek pendek seperti Targa Florio dan Nürburgring. Keduanya memastikan dominasi Porsche di musim 1970-71.

Berubahnya regulasi balap yang melarang mobil Grup 5 seperti Porsche 917 K untuk tampil, membuat Porsche tidak lagi memiliki andalan untuk berlaga di musim 1972. Tetapi, hal ini tidak menghentikan kiprah 908. Antara 1972-1980, sejumlah tim privat menerjunkan 908 dengan berbagai modifikasi bodi maupun mesin, temasuk memasang mesin turbo dipakai 936 mulai 1975.

Bebasnya modifikasi ini membuat nomenklatur 908 menjadi berantakan. Ada tim menggunakan nama 908 Turbo, atau ada 908/04. Padahal secara resmi, hanya ada 908/01, 908/02 dan 908/03. 

Memasuki tahun 1980, 908 masih terus menolak untuk punah. Selain keberhasilan Joest Racing memenangkan Nürburgring tahun ini dengan 908 bermesin turbo, muncul model baru dinamai 908/80 di Le Mans.

Pada prinsipnya, mobil ini adalah 936 yang diberikan secara istimewa kepada Joest. Namun diberi nama berbeda untuk membedakannya dengan mobil pabrikan. Model 936, pemenang Le Mans 1976, 1977 dan 1981 sejatinya merupakan model pengembangan dari 908. 

Slider
List

1968 908/01

1968 908/01
1/14

Foto oleh: LAT Images

Versi pertama adalah 908/01 coupé long tail yang melakukan debut perdananya tanggal 7 April 1968 saat Le Mans test day. Fisiknya serupa dengan 907, namun hadir dengan mesin 3.000 cc flat-8 berdaya sekitar 400 dk. Awalnya ia hanya dinamai 908 dan hadir dengan dua bodi, LH (lang heck, ekor panjang) dan KH (kurz heck) atau ekor pendek ….

1968 908/01

1968 908/01
2/14

Foto oleh: LAT Images

… Dimana, 908 K dikemudikan Jo Siffert dan Vic Elford langsung meraih kemenangan dalam debut balapnya di Nürburgring 1968...

1968 908/01

1968 908/01
3/14

Foto oleh: Sutton Images

... Di Le Mans 24 Jam 1969, 908/01 dipiloti Hans Herrmann terlibat duel sengit dengan Jacky Ickx mengemudikan Ford GT40 hingga pengujung lomba. Sempat memimpin dan nyaris mempersembahkan kemenangan pertama Porsche, sampai akhirnya lampu peringatan rem menyala. Herrmann pun dilewati dan finis 120 meter di belakang Ickx.

1969 908/02

1969 908/02
4/14

Foto oleh: LAT Images

Diizinkannya mobil beratap terbuka mulai 1969 memberikan jalan bagi kelahiran versi 908 kedua bernama 908/02. Dalam debutnya di Sebring 12 Jam 1969, Rolf Stommelen, Kurt Ahrens dan Joe Buzzetta membawa 908/02 ke P3. Diikuti dominasi 1-2-3 di Brand Hatchs 6 jam, lalu P1-2-3-4 di Targa Florio….

1969 908/02 Flunder

1969 908/02 Flunder
5/14

Foto oleh: LAT Images

Merupakan kembaran 908/02 Spyder dengan bodi sedikit berbeda. Memiliki versi ekor panjang yang diterjunkan perdana di Le Mans 1969. Prestasi terbaik Flunder LH diraih tim privat Rudi Lins dan Helmut Marko, finis P3 di Le Mans 1970.

1969 908/02 Spyder

1969 908/02 Spyder
6/14

Foto oleh: LAT Images

Di Le Mans 1970, satu unit 908/02 menjadi mobil kamera pembuatan film Le Mans yang dibintangi Steve McQueen. Sebelumnya, mobil sama berhasil finish P2 di Sebring 12 Jam, dengan McQueen sendiri dibalik kemudi.

1970 908/03

1970 908/03
7/14

Bobotnya ringan dan berpenampilan sederhana mirip pedal car, serta mewarisi pelajaran didapat Porsche di arena hill-climb. Untuk memperbaiki distribusi bobot, transmisi ditempatkan di depan differensial dan mendorong mesin dan pengemudi lebih ke depan. Langsung merebut kemenangan 1-2 di Targa Florio 1970 dan Nürburgring 1000km 1970-71…

1970 908/03

1970 908/03
8/14

Foto oleh: LAT Images

… versi 1971 hadir dengan sepasang sirip tegak. Di tahun itu, 908/03 mendapatkan perlawanan sengit dari Alfa Romeo.

1972 – 1980: Digunakan tim privat

1972 – 1980: Digunakan tim privat
9/14

Walau pabrikan Porsche mundur sejumlah tim privat tetap menurunkan 908, termasuk Reinhold Joest dengan model tua 908/01 LH. Berhasil finis P3 Le Mans 1972 …

1972 – 1980: Digunakan tim privat

1972 – 1980: Digunakan tim privat
10/14

Foto oleh: LAT Images

… dengan sebagian besar tim memilih model 908/02 atau 908/03. Berlaga di Interserie dan juga Le Mans 24 Jam. Hingga 1974 tetap berlaga dengan konfigurasi tidak beda jauh …

1972 – 1980: Digunakan tim privat

1972 – 1980: Digunakan tim privat
11/14

Foto oleh: LAT Images

… sampai tersedianya mesin turbo pada musim 1975. Diikuti ubahan bodi seperti dilakukan tim Joest pada 908/03 nomor sasis 008. Memasang air scoop, serta ekor mirip 917/10 dengan hasil finis P3 Le Mans 1975 ….

1972 – 1980: Digunakan tim privat

1972 – 1980: Digunakan tim privat
12/14

Foto oleh: LAT Images

…. Lalu menjadi bodi mengotak dan bersudut tajam pada 1976 dan finis P7 …

1972 – 1980: Digunakan tim privat

1972 – 1980: Digunakan tim privat
13/14

Foto oleh: LAT Images

…. Sebelum membulat mirip paus untuk musim 1979. Bersama model inilah, Joest merebut Nürburgring 1000km 1980.

1980 908/80

1980 908/80
14/14

Foto oleh: LAT Images

Dekatnya hubungan Joest dengan Porsche membuat tim diizinkan menurunkan model 936, namun diberi nama berbeda 908/80. Di Le Mans 1980, 908/80 dikemudikan Jacky Ickx dan Reinhold Joest berhasil menempati runner-up, harus mengakui keunggulan Rondeau bermesin Cosworth DFV.

Artikel Endurance berikutnya
Lexus kembali ke Nürburgring 24 Jam

Artikel sebelumnya

Lexus kembali ke Nürburgring 24 Jam

Next article

Bathurst 12 Jam: Balapan dihentikan lebih awal, Audi WRT menang

Bathurst 12 Jam: Balapan dihentikan lebih awal, Audi WRT menang
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Endurance
Penulis Aditya Siregar
Tipe artikel Nostalgia