Sepang 12 Jam: Tampil dominan, Audi juara di kondisi hujan lebat

dibagikan
komentar
Sepang 12 Jam: Tampil dominan, Audi juara di kondisi hujan lebat
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
Co-author: Valentin Khorounzhiy
12 Des 2016 09.10

Trio pembalap Audi #15, Christopher Haase, Robin Frijns, dan Laurens Vanthoor, merebut kememangan dominan di ajang Sepang 12 Jam.

Race winner #15 Audi Sport Team Phoenix, Audi R8 LMS: Christopher Haase
#15 Audi Sport Team Phoenix Audi R8 LMS: Christopher Haase, Robin Frijns, Laurens Vanthoor
#15 Audi Sport Team Phoenix, Audi R8 LMS: Christopher Haase, Robin Frijns, Laurens Vanthoor
#912 Manthey Racing Porsche 911 GT3R: Frédéric Makowiecki, Richard Lietz, Michael Christensen
Pit stop, #9 K-PAX Racing, McLaren 650 S GT3: Alvaro Parente, Shane Van Gisbergen, Come Ledogar
Track atmosphere
#911 Manthey Racing Porsche 911 GT3 R: Earl Bamber, Nick Tandy, Patrick Pilet
#11 Singha Motorsport Team Ferrari 488 GT3: Piti Bhirom Bhakdi, Carlo van Dam, Frank Yu, Tanart Sath
#75 T2 Motorsports Ferrari 488 GT3: Gregory Teo Bee Tat, David Tjiptobiantoro, Christian Colombo

Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan kedua bagi Audi di Sepang, dan Vanthoor, yang akan meninggalkan tim Audi untuk bergabung ke tim Porsche di musim depan.

Berkat raihan di Sepang, Vanthoor juga berhasil merengkuh gelar juara umum Intercontinental GT Challenge, menyusul pencapaian hasil podium pada balapan Bathurst 12 Jam dan Spa 24 Jam.

Hujan deras sempat turun ke trek Sepang saat balapan memasukki jam keempat. Momen itu berhasil dimanfaatkan oleh mobil-mobil Audi untuk naik ke posisi persaingan juara berkat keputusan memasang ban basah lebih awal dibandingkan rival-rival mereka.

Audi #15 yang harus memulai lomba dari pitlane akibat masalah generator, justru mampu menampilkan laju yang lebih kencang dibandingkan mobil rekan satu tim mereka.

Mobil #15 juga semakin diuntungkan berkat periode Full Course Yellow (FCY), sementara nasib berbeda dialami Audi #16 yang dikemudikan oleh Rene Rast, Pierre Kaffer, dan Markus Winkelhock.

Saat balapan memasukki dua jam terakhir, Kaffer tidak bisa membendung serangan Porsche #911 yang dikemudikan Nick Tandy, Earl Bamber, dan Patrick Pilet. Bamber – yang akan bergabung ke tim LMP1 Porsche bersama Tandy pada musim depan – menyalip Audi #16 dari sisi luar tikungan pertama.

Kru Audi #16 kemudian mencoba peruntungan dengan memasang ban kering di sisa satu jam terakhir. Namun, dengan kondisi trek yang masih basah, mereka tidak berhasil memangkas jarak keunggulan Porsche yang pada akhirnya finis di peringkat kedua.

Mobil Ferrari 488 GT3 #50 dari tim Spirit of Race SA yang dikemudikan Alessandro Pier Guidi, Michele Rugolo, dan Pasin Lathouras sempat bertarung sengit di rombongan terdepan. Namun saat bendera finis dikibarkan, mereka harus puas di peringkat keempat di belakang Audi #16.

Dua mobil unggulan lainnya, Porsche #912 yang dikemudikan Michael Christensen, Frederic Makowiecki, dan Richard Lietz menempati peringkat kelima setelah sempat mengalami masalah rem di pertengahan balapan. Sementara Mobil McLaren #9 dari tim K-PAX yang dikemudikan Come Ledogar, dan duo peraih juara Bathurst 12 Jam, Alvaro Parente dan Shane van Gisbergen, harus puas di peringkat kesepuluh setelah mengalami masalah suspensi di fase awal balapan.

Di ajang Sepang 12 Jam kali ini, Indonesia terwakili oleh pembalap David Tjiptobiantoro yang memperkuat tim T2 Motorsports. Bersama rekan satu mobilnya, Christian Colombo dan Gregory Teo Bee Tat, David mengemudikan mobil Ferrari 488 GT3 dan berhasil finis di peringkat ke-11.

Laporan tambahan oleh Jamie Klein

Artikel Endurance berikutnya
SRO luncurkan Blancpain GT Series Asia

Artikel sebelumnya

SRO luncurkan Blancpain GT Series Asia

Next article

Panduan Bathurst 12 Jam 2017

Panduan Bathurst 12 Jam 2017
Muat komentar