Dua gamer mobile jajal F1

dibagikan
komentar
Dua gamer mobile jajal F1
Oleh: Josh Suttill , Journalist
21 Sep 2018 10.26

Siapa sangka? Berkat kepiawaiannya, dua pemain game seluler pintar berkesempatan menguji coba mobil Formula 1 Williams.

Selama ini kita hanya mengenal kabar sim racer yang naik kelas menjadi pembalap betulan. Modal mereka bisa dikatakan tidak sedikit, mencapai angka minimal belasan juta rupiah.

Henrik Drue dan Saidur Ali mengalahkan jutaan pemain lainnya lewat game balap Gear.Club untuk mendapatkan kesempatan emas itu.

Millenial Esports, perusahaan di balik beberapa gebrakan seperti McLaren World’s Fastest Gamer, meluncurkan kompetisi game smartphone melalui kemitraan dengan Eden Games selaku developer.

Selain mobil Williams F1 sebelum 2014, mereka juga menjajal mobil lain, seperti Le Mans Prototype, Formula 3000, dan BMW M4 di Magny-Cours, Prancis.

“Sungguh menarik, tiba-tiba banyak pihak tertarik dengan dunia game dan eSport,” ucap Chief Marketing Officer Millenial Esports.

“Saya telah menjalankan berbagai proyek game selama satu dekade, dengan salah satu hasilnya adalah lulusan GT Academy [Wolfgang Riep] telah membantu Nissan memenangi Blancpain Pro Series.

“Kami tengah berusaha menyatukan dunia game dan motorsport. Meski telah muncul beberapa saingan, kami masih memimpin.

“Proyek ini lebih ke arah memberi mereka kesempatan tersebut untuk menjajal sensasi dunia balap ketimbang jenjang karier. Tapi, keduanya tetap menarik perhatian di Magny Cours dengan kemampuan masing-masing.

“Kami tidak boleh hanya fokus kepada gamer elit. Pemain casual pun juga perlu dilibatkan.”

Drue, seorang ahli bedah asal Denmark, menjadi finalis McLaren WFG 2017. Sayang, ia gagal melaju ke enam besar.

“Dari ajang World Fastest Gamer, kita tahu bahwa sebagai seorang ahli bedah, Henrik [Drue] sangat hati-hati dalam bertindak. Sifat itu ia bawa saat menggeber mobil F1,” ujar Head of Motorsport Operation Millenial Esports, Jof Cox.

“Sejak mengenalnya di balap eSports selama enam tahun dari GT Academy, Saidur [Ali] tampil makin impresif.

“Ia membejek gas sepenuhnya di lap pertama. Kecepatan puncaknya ada di angka 289,6 kpj. Dengan waktu dan pelatihan lebih, ia bisa tampil kompetitif di balapan sebenarnya.”

Millenial Esports akan mengumumkan program terbaru mereka bersama Gear.Club beberapa minggu mendatang, termasuk menggadeng beberapa mitra besar, menurut pernyataan dari tim.

Slider
List

Henrik Drue

Henrik Drue
1/10

Saidur Ali

Saidur Ali
2/10

Henrik Drue

Henrik Drue
3/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
4/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
5/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
6/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
7/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
8/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
9/10

Uji coba F1 Williams

Uji coba F1 Williams
10/10
Artikel eSports berikutnya
Jelang Shadow Project, McLaren hadirkan tiga mobil F1 klasik

Artikel sebelumnya

Jelang Shadow Project, McLaren hadirkan tiga mobil F1 klasik

Next article

IMI resmikan Komisi Esport Simulator

IMI resmikan Komisi Esport Simulator
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan eSports
Penulis Josh Suttill
Tipe artikel Breaking news