IMI segera bentuk komisi balap simulasi

dibagikan
komentar
IMI segera bentuk komisi balap simulasi
Oleh: Wisnu Setioko
1 Jun 2018 03.56

Ikatan Motor Indonesia tengah bersiap mendirikan komisi balap simulasi dalam negeri.

Divisi IT Ikatan Motor Indonesia
Divisi IT Ikatan Motor Indonesia, Dinar Ardiansyah, Irvan Bahran, Rally Jachmoon

Foto oleh: Derry Munikartono

Berbincang kepada Motorsport.com Indonesia, (30/5), Irvan Bahran, Ketua Divisi IT IMI sekaligus koordinator Sim Racer Indonesia [SRI], mengungkapkan bahwa IMI tengah berkolaborasi dengan SRI untuk mewujudkan rencana tersebut.

Komunitas SRI telah melakukan dengar pendapat dengan Jeffrey JP, CEO dan Sekjen IMI, serta Poedio Oetojo, Ketua Bidang Olahraga Mobil IMI.

Dari hasil pertemuan tersebut, komunitas SRI diminta untuk membuat sebuah paper untuk mengukuhkan posisi balap simulasi sebagai salah satu disiplin balap yang diakui IMI.

“Kami telah bertemu dengan komunitas Sim Racing Indonesia untuk melakukan dengar pendapat,” ungkap Irvan.

“Setelah itu, SRI ditugaskan untuk membuat paper, supaya IMI bisa menentukan posisi balap simulasi, termasuk kemungkinan adanya lisensi khusus bagi para pembalap, semacam Kartu Izin Start [KIS] bagi pembalap pada umumnya.”

Kini, paper tersebut sedang dikerjakan oleh Arwin Taruna, salah satu anggota SRI. Bila berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada komisi khusus balap simulasi di IMI.

Saat ditanya mengenai absennya balap simulasi dalam event eksibisi eSport Asian Games 2018, Irvan berpendapat bahwa ajang tersebut sudah memiliki ranah tersendiri, termasuk dari segi sponsor.   

Menurutnya, akan lebih baik bila balap simulasi memprioritaskan diri untuk menguatkan nilai jualnya supaya dikenal lebih banyak orang.

“Buat apa mengganggu eventnya orang? Event tersebut telah memiliki sponsor dan penggemar sendiri," tandas Irvan. “Lebih baik kita bangun dulu komunitas ini, baru kita melebarkan sayap untuk menjadi cabang olahraga resmi. Namun untuk saat ini, tahapnya belum sampai situ.”

Komunitas Sim Racer Indonesia telah berdiri sejak 2011. Hingga kini, komunitas yang memiliki anggota aktif hingga 317 orang tersebut masih menyelenggarakan berbagai event balap simulasi yang diikuti pembalap simulasi dalam dan luar negeri.

Next article
Semua tim F1 kini berpartisipasi di kompetisi eSports, kecuali Ferrari

Artikel sebelumnya

Semua tim F1 kini berpartisipasi di kompetisi eSports, kecuali Ferrari

Next article

McLaren umumkan program eSports "Shadow Project"

McLaren umumkan program eSports "Shadow Project"
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan eSports
Penulis Wisnu Setioko
Tipe artikel Breaking news