Lasse Sørensen Pertahankan Sukses Beruntun di World eX

Lasse Sorensen dari TK9 E-SPEED jadi sensasi baru di RCCO World eX Championship. Pria Denmark itu mengoleksi dua kemenangan beruntun.

#RacingForTheClimate (Balapan untuk Iklim) kembali digelar dengan putaran kedua RCCO World eX Championship di Sebring International Raceway.

World eX, mengombinasikan kegembiraan olahraga motor dan pesan kuat untuk meningkatkan kesadaran soal krisis iklim.

Ajang tersebut dibagi jadi enam tahap dari kualifikasi hingga Super Final, yang dilaksanakan setelah Final. Para pembalap nyata dan esports berlomba dibagi dalam grup.

Peserta dipasangkan oleh Esports Team WRT sebelum turnamen digelar. Mereka melewati 10 lap. Pemenang balapan langsung melaju ke level 3, sedangkan mereka yang kalah terlempar ke level 2.

Sorensen melompat dari level 1 ke 3, usai memenangi duel dengan pendiri seri tersebut, Mike Rockenfeller.

Risto Kappet, R8G Esports

Risto Kappet, R8G Esports

Photo by: VCO

Kalah dalam putaran tersebut Rockenfeller terdampar di level 2. Peserta pada tingkat ini harus mengadu skill dengan pemegang wild card, di antaranya Henry Drury (pro) dan Denny Wenzel (esports).

Drury mendominasi putaran tersebut dan unggul dari Sorensen yang memulai dari belakang. Mereka bersama satu kontestan pro, Bruno Senna, dan tiga racer esports terbaik, yakni Fabrice Cornelis, Risto Kappet serta Liam de Wall, boleh masuk ke level 3.

Pada tingkat 3 dan 4, para peserta dibagi berdasarkan kategori pembalap asli dan sim racer. Mereka berlomba di grid yang terdiri dari delapan orang, dilanjutkan enam orang pada level lima atau final.

Pemenang tahap sebelumnya, Sorensen (pro) dan Alen Terzic (esports), beradu dengan Kappet (esports), Senna (pro), Martin Stefanko (esports) dan James Yu (pro).

Luca Kita, Biela Racing Team EURONICS

Luca Kita, Biela Racing Team EURONICS

Photo by: VCO

Terzic, wakil BS+COMPETITION, dan Sorensen finis terbaik pertama dan kedua. Mereka berebut titel lewat babak Super Final.

Terzi memimpin di sirkuit Amerika Serikat tersebut. Aksinya dipelajari oleh Sorensen. Mereka terlibat persaingna sengit hingga melewati Tikungan 17 bergelombang.

Benturan kecil dari Sorensen membuat goncangan di bagian belakang mobil Terzic, sehingga melebar ke luar trek. Pembalap sim dari Slovakia tersebut mampu memperbaiki tapi sulit mengejar rivalnya di lintasan lurus.

Sorensen lewat garis finis dan membuatnya tak terkalahkan di World ex yang berjalan dua edisi.

“Itu adalah balapan yang adil. Seperti yang biasa dibilang di NASCAR, ‘rubbing is racing’, jadi itu balapan bagus dan saya menikmatinya. Luar biasa jadi bagian dari kejuaraan ini,” ucapnya.

Rockenfeller, juara DTM dan Le Mans, memuji kiprah Sorensen. “Selamat kepada Lasse yang memenangi dua eX Prix beruntun. Dari pengalaman hari ini, mengingat betapa kompetitif grid World eX, itu prestasi luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga:

“Saya bersenang-senang dalam balapan di Sebring. Tujuan saya belajar banyak tentang World eX dari perspektif pembalap untuk menentukan di mana kami dapat berkembang. Kami akan memproses apa yang kami pelajari, tapi saya dapat mengatakan kepada Anda bahwa menyenangkan bisa menghadapi semua pembalap ini dengan prototipe eX ZERO.”

Dengan tercapainya 149 lap di Sebring, masing-masing dikali 10 euro (sekitar Rp171.082). Jadi #RacingForTheClimate meraup tambahan 1.490 euro.

Di akhir musim, juara dunia akan menentukan dana itu akan diserahkan ke proyek konservasi iklim mana. Fan dan sponsor dapat mendukung misi tersebut dan berkontribusi aktif dengan donasi lewat GoFundMe dan Twitch.

Sirkuit Internasional Sepang akan jadi tuan rumah eX Prix of Malaysia selama empat pekan. Ini merupakan rangkaian dari World eX.

Lasse Sørensen, TK9 E-SPEED

Lasse Sørensen, TK9 E-SPEED

Photo by: VCO

2021 RCCO World eX Championship – Hasil #USeXPrix

1 #7 Lasse Sørensen (DK) TK9 E-SPEED (pro)

2 #27 Alen Terzic (SLO) BS+COMPETITION (esports)

3 #10 Risto Kappet (EST) R8G Esports (esports)

4 #98 Martin Stefanko (CZ) Williams Esports (esports)

5 #20 James Yu (CHN) Absolute Racing (pro)

6 #16 Bruno Senna (BR) Williams Esports (pro)

7 #31 Fabrice Cornélis (B) Esports Team WRT (esports)

8 #28 Thomas Schmid (CH) NIANCO esports (esports)

9 #99 Michi Hoyer (D) Absolute Racing (esports)

10 #61 Henry Drury (GB) Wild Card (pro)

11 #69 Mike Rockenfeller (D) tv racing (pro)

12 #89 Phillippe Denes (USA) BS+COMPETITION (pro)

13 #59 Andre Dietzel (D) tv racing (esports)

14 #33 Gabby Chaves (USA) Patrick Long Esports (pro)

15 #29 Liam de Waal (NL) Patrick Long Esports (esports)

16 #32 Kelvin van der Linde (ZA) Esports Team WRT (pro)

17 #9 Andreas Jochimsen (DK) TK9 E-SPEED (esports)

18 #62 Denny Wenzel (D) Wild Card (esports)

19 #11 Luca Kita (D) Biela Racing Team EURONICS (esports)

20 #45 Frank Biela (D) Biela Racing Team EURONICS (pro)

21 #51 Alain Valente (CH) NIANCO esports (pro)

22 #8 Pierre-Louis Chovet (F) R8G Esports (pro)

Balapan berikutnya: eX Prix of Malaysia, Sepang (Ditayangkan 29 April 2021, 20:00 Waktu Eropa Tengah)

dibagikan
komentar

Video terkait

Prodrive Ingin Produksi Mobil Jalanan, Siap Masuk Videogame

Artikel sebelumnya

Prodrive Ingin Produksi Mobil Jalanan, Siap Masuk Videogame

Artikel berikutnya

Daftar Gim Balap Terbaik di Konsol Next Gen

Daftar Gim Balap Terbaik di Konsol Next Gen
Muat komentar