Realteam Hydrogen Redline, Porsche Menangi Le Mans Virtual Series Putaran 1 di Monza

Realtime Hydrogen Redline memenangi 4 Hours of Monza, yang merupakan seri pembuka Le Mans Virtual Series. Diperkuat Jeffrey Rietveld, Dani Juncadella serta Michal Smidl, mereka berhasil menahan GPX Rebellion Williams dan Floyd ByKolles-Burst.

Realteam Hydrogen Redline, Porsche Menangi Le Mans Virtual Series Putaran 1 di Monza

Seri pembuka Le Mans Virtual Series berlangsung di Autodromo Nazionale Monza yang digelar selama empat jam balapan multi-kelas yang juga disiarkan secara langsung.

RE8G Esports Oreca 07 dari Erhan Jajovski meraih pole position sehari sebelumnya. Ia berada di depan dengan Kevin Siggy yang memimpin kelas GTE untuk BMW Team Redline setelah menempatkan mobil di posisi pertama selama kualifikasi.

 

Tidak ada yang yakin bagaimana grid dari 38 mobil akan melakoni balapan ke Variante del Rettifilo pada putaran pertama. Dengan empat jam balapan, dan tiga pembalap per mobil, kehati-hatian seharusnya menjadi prioritas di lap awal.

 

Kelas LMP2 adalah model perilaku yang baik, dengan Erhan Jajovski mengendalikan jalannya balapan saat lampu hijau menyala.

Sedangkan GTE, dimulai beberapa saat kemudian, Joonas Raivio melesat dari posisi keempat untuk merebut keunggulan sebelum tikungan pertama.

Begitu juga dengan Timotej Andonovski yang memperkuat TESLA R8G ESPORTS, melakukan gerakan serupa untuk mengambil posisi kedua dari urutan kedelapan di grid.

 

Pertarungan itu juga akan menghasilkan frustrasi beberapa menit kemudian, ketika 77 Proton Porsche Competition yang dikemudikan oleh Kevin van Dooren dan Andonovski bertabrakan di Variante della Roggia, membawa mereka turun posisi dan menghasilkan penalti drive-through untuk TESLA yang mengemudikan R8G.

Nuno Pinto yang berada di mobil Team Fordzilla LMP2 juga mendapatkan penalti drive-through usai dinyatakan melakukan start yang salah.

Di barisan depan, Jesper Pedersen bersama Floyd ByKolles-Burst terus memburu Jajovski, dengan menjaga jarak setengah detik.

Dalam pertarungan, dua tim teratas melebar di tikungan pertama yang memungkinkan pembalap GPX Rebellion Williams, Marcell Csincsik, ikut dalam pertarungan tersebut ketika balapan baru berjalan setengah jam.

Pada putaran pertama, kelas LMP2 memasuki pit lane di menit ke-34, dengan Jajovski berhasil memperlebar keunggulannya.

 

Kelas GTE terus memberikan pertarungan jarak dekat, dengan pembalap Porsche Esports Team, Mitchell deJong, memimpin balapan setelah start yang kurang baik. Perhentian pertama dilakukan hampir satu jam perlombaan berlangsung.

R8G Esports kemudian beralih driver, dengan Gordon Mutch mengambil kemudi mesin nomor 8 yang sedang memimpin.

Sayangnya, setelah keluar trek saat keluar tikungan Variante della Roggia, ia berputar dan terhenti di seberang trek, lalu ditabrak oleh Porsche 61 milik Alister Yoong dan mobil Ferris Stanley 38 JOTA.

Itu memungkinkan Jonathan Aberdein mengambil alih pimpinan dengan mobil 44 dari Michi Hoyer. Ia sukses menghindari kekacauan dan memimpin, sementara Mutch dan Stanley harus kembali ke pit dengan kerusakan parah.

Aberdein tidak melakukannya dengan mudah, karena Jeffrey Rietveld terus membuntuti pembalap asal Afrika Selatan itu. Driver Realteam Hydrogen Redline akhirnya mengambil alih usai melakukan manuver dari sisi dalam Tikungan 1 setelah beberapa kali mencoba di sekitar sisi luar Curva Alboreto.

 

Saat balapan berlangsung, bencana menimpa Marco Saupe di mobil Esports Team WRT SIMTAG karena ditabrak dari belakang saat berada di pit box oleh entri Team Fordzilla yang dikendarai Luke Browing, yang mengakibatkan kedua kendaraan rusak.

Drama berlanjut untuk Tim WRT SIMTAG Esports, yang mana mobil mereka terbakar di sekitar Curva Grande dan dipastikan gagal melanjutkan balapan.

Saat balapan menyisakan satu jam empat puluh menit, mobil nomor 70 masih memimpin balapan. Sedangkan tiga mobil di belakangnya bersaing ketat memperebutkan posisi kedua, yang awalnya dipimpin oleh juara ELMS 2021, Yifei Ye.

Tak lama, Race Director, Eduardo Freitas, mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap pembalap harus menghormati bendera biru, karena mobil di setiap kelas mulai saling bersitegang.

Beitske Visser yang berada di posisi kedelapan dalam entri MAHLE RACING TEAM adalah mobil terakhir yang memimpin lap saat mendekati kuarter terakhir.

Saat balapan mendekati jam terakhir, Porsche yang memimpin di kelas GTE melakukan check out dengan keunggulan 30 detik.

Sebaliknya, fokusnya adalah pada dua BMW yang berduel untuk posisi kedua dan ketiga. BMW Team GB M8 yang dikendarai oleh Sami-Matti Trogen berada di depan Enzo Bonito dari BMW Team Redline. Bonito berhasil melewati Trogen di tikungan pertama.

 

Saat balapan memasuki jam terakhir, Dani Juncadella ambil bagian di dalam mobil Realteam Hydrogen LMP2 yang sedang memimpin dan menjaga jarak dengan Jiri Toman yang terus memberikan tekanan.

Pemenang balapan di Seri GT Pro tahun ini, berlomba untuk GPX Rebellion Williams. Sedangkan Porsche GTE yang memimpin unggul satu lap dari BMW yang ada di urutan kedua, tetapi kembali memimpin setelah mereka melakukan pemberhentian keempat.

Ketika balapan hanya tersisa kurang dari 30 menit, Toman memutuskan melakukan pemberhentian terakhir.

Pitting lebih lambat dari pemimpin balap berarti pit stop yang dilakukannya harus cepat dan memangkas jarak Juncadella. Pada akhirnya, ini terbukti sebagai teori yang benar, jaraknya berkurang menjadi lebih dari delapan detik.

Ini menyiapkan proposisi unik untuk tugas terakhir, karena balapan dipimpin oleh pembalap motorsport pro, bertahan melawan pakar esports yang sedang dalam performa terbaiknya.

Demikian pula, di GTE, BMW Team Redline telah memilih untuk menjalankan tugas lebih lama daripada para pesaingnya sepanjang balapan. Keluar dari pit untuk terakhir kalinya di urutan kedua, hanya dua detik di belakang Porsche yang dikendarai oleh Mack Bakkum.

Juncadella lebih dari cukup untuk mengemban tugas itu. Ia meraih kemenangan bersama rekan satu timnya, Jeffrey Rietveld dan Michal Smidl, untuk Realteam Hydrogen Redline dengan keunggulan 7,8 detik.

Toman yang berada di posisi kedua akhirnya mendapat tekanan dari pemimpin kejuaraan GT Pro Series saat ini, Jernej Simonci, tetapi mobil GTE yang tidak tepat waktu membubarkan pertempuran.

 

“Kami melakoni balapan yang sangat, sangat mulus. Itu kuncinya,” kata pembalap DTM saat ini, Juncadella.

“Jeffrey melakukan tugas pertama yang luar biasa dan Michal mengambil alih bannya, yang tidak pernah mudah. Menjelang akhir, saya hanya harus membawanya pulang dengan selamat. Sebuah balapan yang indah.”

Sementara itu, di kelas GTE, penampilan luar biasa dari tim Porsche yang didukung pabrikan, menjaga keunggulan sejak balapan menyisakan 30 menit hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.

“Mitchell dan Martin melakukan pekerjaan yang luar biasa sebelum saya mengambil alih mobil, pada akhirnya, ini benar-benar tentang membawanya pulang,” ujar Mack Bakkum.

“Kami mendapat kejutan di akhir balapan dari BMW Team Redline ketika mereka melewatkan penggantian ban. Tetapi kami sadar jika mereka memiliki sedikit keunggulan, maka kami akan dengan mudah mendekati mereka karena memiliki kecepatan yang lebih baik.”

 

Hasil LMP2 Virtual Le Mans Series, Putaran 1, Monza

#70 Realteam Hydrogen Redline – 147 lap

#22 GPX Rebellion Williams +7,865

#4 Floyd ByKolles-Burst +9,853

#444 Alpha Ind. ByKolles-Burst +27,063

#1 Rebellion GPX Esports +49,913

Hasil GTE Virtual Le Mans Series, Putaran 1, Monza

#91 Porsche Esports Team – 133 lap

#71 BMW Team Redline +7,530

#88 Proton Competition +1 lap

#55 BMW Team GB +1 lap

#89 BMW Team BS+COMPETITION +1 lap

dibagikan
komentar
Art of Rally Hadir di Playstation 4 dan 5 pada 6 Oktober Ini

Artikel sebelumnya

Art of Rally Hadir di Playstation 4 dan 5 pada 6 Oktober Ini

Artikel berikutnya

VERSUS ULTRA Esports Series Diluncurkan pada 2022

VERSUS ULTRA Esports Series Diluncurkan pada 2022
Muat komentar