World eX Bukan Kompetisi Esport Balap Biasa

Pendiri World eX Championship, Mike Rockenfeller, mengungkapkan bahwa lomba balap mobil virtualnya itu bukan sekadar kompetisi esport biasa.

World eX Bukan Kompetisi Esport Balap Biasa

Hanya tinggal menghitung hari sampai musim perdana World eX Championship bergulir. Lomba balap mobil elektrik virtual tersebut akan diselenggarakan pada 11 Maret 2021.

Seperti yang disebutkan di atas, kompetisi esport yang digelar dengan format liga ini akan menggunakan prototipe mobil elektrik.

Ada sembilan tim yang bersaing di World eX 2021. Tim-tim yang berlaga harus menurunkan pasangan pembalap, yang diisi masing-masing satu pembalap profesional dan pembalap esport.

Baca Juga:

Mike Rockenfeller, langganan juara Daytona 24 dan Le Mans 24 Hour, merupakan sosok yang memulai proyek esport ini.

Lewat ajang yang diprakarsainya itu, pembalap asal Jerman tersebut ingin mengingatkan kembali bahwa dunia tengah menghadapi perubahan iklim.

Ia pun mengungkapkan bahwa World eX bukan hanya sekadar kompetisi balap mobil virtual, karena membawa pesan penting di dalamnya.

World eX

World eX

Foto oleh: Motorsport.com

"World eX mengombinasikan pembalap dunia nyata dengan pembalap esport terbaik. Melihat daftar pembalap di musim perdana kami, ini benar-benar grid yang fantastis," ujar Rockenfeller.

"World eX bukan hanya seri balap esport seperti kebanyakan lomba balap virtual lainnya. Kami ingin memperlihatkan apa yang bisa kami berikan untuk membuat dunia yang lebih baik untuk generasi penerus kami.

"Oleh karena itu, penting bagi kami bisa balapan bersama sosok-sosok hebat, karena itulah keunggulan World eX," Rockenfeller menjelaskan.

dibagikan
komentar
Musim Perdana World eX Diisi Bintang-bintang Balap

Artikel sebelumnya

Musim Perdana World eX Diisi Bintang-bintang Balap

Artikel berikutnya

Akhirnya, Forza Horizon 4 Hadir di Steam

Akhirnya, Forza Horizon 4 Hadir di Steam
Muat komentar