Loncat ke konten utama

Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Berkumandang di Barcelona

Indonesia Raya berkumandang di Sirkuit Barcelona, Minggu (2/11/2025), usai Muhammad Kiandra Ramadhipa finis terdepan dalam European Talent Cup. Sebuah kemenangan memukau dan bersejarah.

Muhammad Kiandra Ramadhipa, Astra Honda Racing Team

Muhammad Kiandra Ramadhipa, Astra Honda Racing Team

Foto oleh: JuniorGP

Balapan dilaksanakan dalam kondisi dingin, di mana temperatur udara dan lintasan sama-sama 20 derajat Celcius, dan langit berawan.

Kiandra memulai balapan dari urutan ke-24. Jika dilihat dari luar lintasa, podium tampaknya menjadi sesuatu yang mustahil diraih. Namun, remaja Indonesia tersebut bisa membalikkan prediksi.

Start bagus dijalaninya dalam sesi 13 lap. Remaja asal Sleman tersebut naik empat tangga di pertengahan lap pembuka, ketika ada tiga lawan yang crash.

Memasuki lap kedua, Kiandra melesat lagi ke posisi ke-16, namun segera turun satu tangga. Ia memperbaiki posisinya setelah lap 3. Pembalap #32 itu menyentuh P12, lalu perlahan merangkak hingga tembus 10 besar.

Makin dekat dengan grup depan membuat pembalap 14 tahun itu terlibat dalam persaingan yang makin sengit. Ia bergerak antara posisi ke-10 dan 11.

Baca Juga:

Kiandra baru bisa maju di lap 7. Ia singgah sejenak di P9 lalu naik lagi satu slot. Berada dalam grup besar di depan, posisinya rentan digeser. Namun, pembalap binaan Astra Honda tersebut berusaha tidak turun lebih dari satu tangga.

Sisa empat lap, Kiandra segera menambah kecepatan dan kewaspadaan. Strategi itu berhasil membawanya terbang ke P3, sebelum mengambil peran pemimpin rombongan. Rider Merah Putih tersebut disalip Carlos Cano pada Tikungan 4. Ia juga sempat bersenggolan dengan Travis Borg.

Setelah menunggu, ia melancarkan serangan pada Cano di Tikungan 10 dan bertahan. Kiandra menggeber motornya dan menyalip pesaingnya di trek lurus. Ia pun finis dengan gap 0,007 detik di depan pembalap #1. Podium keiga direbut Yaroslav Karpushin.

“Saya merasa luar biasa. Saya tidak percaya dengan apa yang saya lakukan dalam balapan ini karena ini balapan sangat sulit dan berat. Alhamdulillah, terima kasih untuk Astra Honda Racing Team dan Junior Talent Team, serta sponsor. Saya menjaga momentum ini dan terus bekerja saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

“Kemenangan ini untuk Indonesia dan keluarga saya, terutama Ayah. (Kemenangan) Ini buat Ayah. Terima kasih untuk Astra Honda Racing Team dan Junior Talent Team yang bekerja sangat baik. Saya membalas kesalahan dalam kualifikasi yang membuat saya harus start dari P24.”

Kemenangan ini menempatkannya di peringkat ketiga klasemen, naik dua tingkat dari sebelumnya, dengan total 129 poin. Carlos Cano dan Fernando Bujosa mengisi dua tempat teratas.

Sementara itu, Veda Ega Pratama yang turun di kategori JuniorGP kurang beruntung dalam Race 1. Ia memulai dari grid kelima dan berakhir di posisi keenam. Situasi memburuk bagi pembalap yang akan promosi ke Moto3 2025 itu di Race 2, di mana hanya menuntaskan lomba pada urutan ketujuh.

Brian Uriarte menobatkan dirinya menjadi juara JuniorGP 2025 setelah finis di P2.

Artikel sebelumnya Mampu Kelola Ego, Kunci Kemenangan Ramadhipa di European Talent Cup Magny-Cours

Top Comments