Desert X-Prix: Rosberg X Racing Raih Kemenangan Perdana Musim Ini

Rosberg X Racing membuka gelaran Extreme E 2022 dengan kemenangan. Pasangan baru Johann Kristofferson dan Mikaela Ahlin-Kottulinsky meraih poin tertinggi dalam final Desert X-Prix, Arab Saudi, yang sempat terhenti oleh kibaran bendera merah, Minggu (20/2/2022).

Desert X-Prix: Rosberg X Racing Raih Kemenangan Perdana Musim Ini

Kecelakaan dialami wakil McLaren, Tanner Foust, pada lap pertama membuka jalan bagi pereli kawakan, Carlos Sainz (Acciona Sainz) mengungguli juara dunia WRC sembilan kali, Sebastien Loeb (X44), hingga dua detik.

Tiba-tiba, Kristofferson menyerang dari belakang dan mencuri kemenangan dari dua pembalap kawakan tersebut. Keberuntungan menaungi skuad milik Nico Rosberg tersebut. Mereka sampai ke final karena Xite Energy Racing dapat penalti waktu saat duel pembuka semifinal.

Chip Ganassi Racing mendominasi semifinal kedua setelah Kyle LeDuc menyalip Laia Sanz dari luar dan unggul 13 detik, dengan Sara Price tetap membuat tim di depan setelah terjadi pergantian.

Baca Juga:

Sanz menahan Catie Munnings (Andretti United) sebelum menyerahkan kemudi kepada Sainz. Pereli gaek tersebut dengan nyaman berada di posisi kedua usai juara World Rallycross 2019, Timmy Hansen, terpental dan berguling.

McLaren bersusah payah untuk sampai ke final XE. Emma Gilmore melakukan dua manuver memukau, sebelum partner-nya Tanner Foust memangkas defisit 11,5 detik dari juara Extreme E 2021, Molly Taylor.

Skuad pendatang baru Extreme E tersebut melompat ke peringkat kedua sekaligus memblok jalan tim Jenson Button, JBXE, menuju final.

Loeb mendahului Ahlin-Kottulinsky pada putaran final, tapi keduanya dilewati Sainz yang sedang on-fire dan terus memimpin hingga Zona Pergantian.

Laia Sanz, Carlos Sainz, Sainz XE Team, Catie Munnings, Timmy Hansen, Andretti United Extreme E
Laia Sanz, Carlos Sainz, Sainz XE Team, Catie Munnings, Timmy Hansen, Andretti United Extreme E
1/10

Foto oleh: Charly Lopez / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
2/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
3/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
4/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
5/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
6/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E crash
7/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Hedda Hosas, Lance Woolridge, Veloce Racing Molly Taylor, Kevin Hansen, JBXE Jutta Kleinschmidt, Nasser Al-Attiyah, Abt Cupra XE Emma Gilmour, Tanner Foust, McLaren Extreme E
Hedda Hosas, Lance Woolridge, Veloce Racing Molly Taylor, Kevin Hansen, JBXE Jutta Kleinschmidt, Nasser Al-Attiyah, Abt Cupra XE Emma Gilmour, Tanner Foust, McLaren Extreme E
8/10

Foto oleh: Alastair Staley / Motorsport Images

Timmy Hansen, Andretti United Extreme E, walks away from his car after a crash
Timmy Hansen, Andretti United Extreme E, walks away from his car after a crash
9/10

Foto oleh: Charly Lopez / Motorsport Images

Laia Sanz, Carlos Sainz, Sainz XE Team, as Catie Munnings, Timmy Hansen, Andretti United Extreme E, begins to roll
Laia Sanz, Carlos Sainz, Sainz XE Team, as Catie Munnings, Timmy Hansen, Andretti United Extreme E, begins to roll
10/10

Foto oleh: Charly Lopez / Motorsport Images

Debu beterbangan membuat jarak pandang sangat pendek. Foust menyenggol bagian belakang mobil Ahlin-Kottulinsky, sebelum menubruk gundukan dan mobilnya berguling. Beruntung, pembalap Amerika Serikat itu tak mengalami cedera serius.

Insiden tersebut membuat balapan dihentikan pada sesi pertukaran. Lomba dilanjutkan dengan start tersendat, memungkinkan Acciona Sainz mengamankan posisi kedua dari jangkauan X44.

Dengan selisih 10 detik, Kristofferson segera tancap gas dan berturut-turut, menyingkirkan Gutierrez dan menyalip Sanz di bagian bawah turunan.

Pembalap Swedia tersebut memperlebar jalur dan membuka keunggulan 2,48 detik. Acciona Sainz memetik posisi kedua, diikuti tim Lewis Hamilton, X44.

dibagikan
komentar
McLaren Pamer Amunisi untuk Debut di Extreme E 2022
Artikel sebelumnya

McLaren Pamer Amunisi untuk Debut di Extreme E 2022

Artikel berikutnya

Al-Attiyah Berambisi Patahkan Rekor Peterhansel di Dakar

Al-Attiyah Berambisi Patahkan Rekor Peterhansel di Dakar