Mundur dari Ocean X-Prix, Button Serahkan Kursi ke Kevin Hansen

Jenson Button memutuskan mundur dari Extreme E edisi Ocean X-Prix, yang akan dilangsungkan 29-30 Mei 2021. Ia menyerahkan kursinya kepada Kevin Hansen.

Mundur dari Ocean X-Prix, Button Serahkan Kursi ke Kevin Hansen

Juara dunia Formula 1 2009 itu merupakan pemilik Jenson Button Xtreme E. Ia sendiri yang tampil di duel pembuka, Desert X-Prix. Akhir Mei mendatang, lokasi lomba pindah ke sekitar Pink Lake di Dakar, Senegal.

Kali ini, Button hanya akan memainkan peran sebagai pemilik tim saja. Ia memilih untuk menduetkan pereli putri, Mikaela Ahlin-Kottulinsky, dengan Hansen.

“Dengan gembira, saya mengumumkan sebuah kesempatan muncul untuk Kevin Hansen balapan membela JBXE di Senegal. Di JBXE, saya memiliki dua peran sebagai pembalap, tapi juga pemilik tim. Ini yang kemudian saya sebut sebagai peluang menempatkan Kevin dalam mobil. Saya tidak mau melewatkan ini,” ia mengungkapkan.

Kevin Hansen berasal dari keluarga pereli Swedia yang turun di kancah rallycross. Ia adik Timmy Hansen dan putra Kenneth Hansen.

“Dia pembalap yang menarik dan saya menunggu untuk melihatnya mewakili JBXE di Senegal. Saya menunggu untuk berada di belakang setir lagi di Greenland,” tutur Button.

Pemuda 22 tahun itu antusias bisa bergabung dengan tim milik Button dan mencicipi kompetisi baru.

“Saya senang bergabung dengan juara dunia Formula 1, Jenson Button, dan JBXE di Extreme E. Itu kesempatan yang bagus. Saya sangat terlibat dalam kategori dan pengembangan mobil sejak awal, sejak program tes pertama di Aragon tahun lalu,” ujar Hansen.

Baca Juga:

“Jadi memiliki kesempatan ini sekarang dengan Jenson sungguh bagus dan saya sangat gembira sampai di Senegal dan melihat apa yang bisa saya lakukan.

“Saya juga sangat gembira bergabung dengan Mikaela. Saya harap bersama, kami bisa lebih kuat. Dia adalah pembalap yang terkuat dalam kejuaraan dan saya kenal dengannya sudah lama. Dia sangat bertalenta sehingga itu juga jadi kesempatan baginya. Mari bekerja sama.”

Ahlin-Kottulinsky optimistis dengan kolaborasi mereka. Wanita tersebut menilai tak butuh waktu lama menemukan harmonisasi dengan kompatriotnya.

“Saya kenal Kevin sejak kami berusia 10 tahun. Kami balapan bersama di tim nasional Swedia dan bekerja sama dalam pengembangan mobil Extreme E selama dua tahun terakhir. Faktanya, kami sering balapan bersama di Rallycross, kadi saya harap mendapat hasil bagus,” ucapnya.

“Selama beberapa hari mendatang, kami akan menjalani latihan di Swedia.”

JBX tereliminasi di putaran pertama Extreme E di Arab Saudi. Mereka menjejak peringkat keenam dari sembilan peserta.

dibagikan
komentar
Kembangkan Bisnis, Hamilton Pakai Jasa Media Talent Manager Kenamaan
Artikel sebelumnya

Kembangkan Bisnis, Hamilton Pakai Jasa Media Talent Manager Kenamaan

Artikel berikutnya

Pembalap Abt Cupra Extreme E Terjangkit Virus

Pembalap Abt Cupra Extreme E Terjangkit Virus
Muat komentar