Jurassic X-Prix Jadi Putaran Penutup Musim Perdana Extreme E

Extreme E akan menuntaskan musim perdananya di Dorset, Inggris, dengan pangkalan militer Bovington masuk sebagai tempat pengganti putaran terakhir, Jurassic X-Prix, pada Desember mendatang.

Jurassic X-Prix Jadi Putaran Penutup Musim Perdana Extreme E

Balapan kelima sekaligus terakhir Extreme E musim 2021 bertajuk Jurassic X-Prix, sebab bakal bergulir di wilayah Garis Pantai Jurassic di Dorset, dan dijadwalkan pada akhir pekan tanggal 18-19 Desember.

Ini berarti event pamungkas berjalan seminggu lebih lambat dari race final di Patagonia, Argentina, yang sebelumnya direncanakan pada 11-12 Desember, sebelum pembatasan perjalanan Covid-19 membuat Glacier X-Prix tersebut dibatalkan.

Co-founder Extreme E Alejandro Agag menganggap Jurassic X-Prix ini menandai perubahan tajam dalam misi mereka meningkatkan kesadaran memerangi krisis iklim dengan menjauh dari lokasi terpencil yang digunakan dalam tiga putaran awal di Arab Saudi, Senegal, dan Greenland.

"Saya sangat senang dengan lokasi balapan ini, acara pertama kami di tanah Inggris. Langkah ini adalah perubahan dalam misi kami untuk berlomba di tempat terpencil untuk menyoroti dampak perubahan iklim,” kata Agag.

Baca Juga:

“Karena masalah yang kita bicarakan benar-benar terjadi di belakang kita makin meningkat, jadi rasanya seperti waktu yang tepat, dan membantu tentara mengurangi jejak karbonnya sendiri.

"Dunia perlu bergerak maju dalam hal mesin pembakaran dan banyak praktik lainnya, dan cara apa yang lebih baik untuk melambangkannya selain dengan X-Prix bertema Jurassic,"

"Kecuali kita mendorong maju dengan tindakan iklim dan tujuan keberlanjutan, spesies tertentu bisa saja berisiko punah, dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa kita abaikan lagi," ia menjelaskan.

Sesuai slogan Extreme E, Agag telah berjanji untuk menyelenggarakan event hanya di lokasi-lokasi yang telah dirusak oleh krisis iklim, meskipun Proyek Legacy yang menguntungkan lingkungan lokal belum diumumkan.

Putaran di Bovington, yang terkenal dengan museum tank-nya, telah disusun bersama dengan Angkatan Darat Inggris, Kementerian Pertahanan, dan Federasi Balap Motorsport Inggris Raya.

Angkatan Darat dan Kementerian Pertahanan baru-baru ini mengumumkan strategi untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengurangi emisi dan meningkatkan transisi ke sumber energi terbarukan, termasuk beralih ke kendaraan lapis baja bertenaga listrik.

Alejandro Agag, CEO, Extreme E, dalam konferensi pers

Alejandro Agag, CEO, Extreme E, dalam konferensi pers

Foto oleh: Sam Bagnall / Motorsport Images

"Angkatan Darat Inggris bangga akan kemampuannya untuk melakukan operasi di semua lingkungan, mengadaptasi dan mengembangkan keterampilannya sesuai kebutuhan," ucap Mayor Jenderal Simon Hutchings OBE.

"Kesempatan untuk bekerja bersama Extreme E, yang merupakan pemimpin dunia dalam elektrifikasi kendaraan dan produksi energi berkelanjutan, sangat menarik,"

"Ini akan memungkinkan kami untuk berbagi ide-ide inovatif yang akan memungkinkan Angkatan Darat untuk terus mendapatkan keunggulan teknologi secara global, sementara juga berkontribusi pada target iklim dan keberlanjutan kami," tuturnya lagi.

Jurassic X-Prix akan menandai putaran kandang bagi tiga dari 18 pembalap, yakni Jamie Chadwick, Catie Munnings, dan Oliver Bennett. Sementara juara dunia F1 2009, selaku pemilik Jenson Button Extreme E (JBXE), Jenson Button, yang mundur dari balapan untuk digantikan oleh Kevin Hansen.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

 

dibagikan
komentar

Video terkait

Tavascan Concept Akan Jadi Wajah Baru Cupra di Extreme E

Artikel sebelumnya

Tavascan Concept Akan Jadi Wajah Baru Cupra di Extreme E

Muat komentar