McLaren Pamer Amunisi untuk Debut di Extreme E 2022

McLaren serius mempersiapkan debutnya di Extreme E 2022. Hal itu dibuktikan dari penampakan mobil yang akan digunakan dalam ajang tersebut.

McLaren Pamer Amunisi untuk Debut di Extreme E 2022

Jumat (11/2/2022), di Technology Centre, divisi balap McLaren Group merilis tiga mobil yang digunakan pada IndyCar, Extreme E dan Formula 1, serta program Shadow Esports.

Keikutsertaan pabrikan tersebut di ajang balap mobil listrik untuk kampanye lingkungan, bisa dibilang mengejutkan. Pasalnya, CEO McLaren Zak Brown dan beberapa eksekutif pernah mengatakan tak akan membuat mobil SUV jalan raya.

Ternyata, mereka menjadi peserta ke-10 Extreme E. Mobil #58, nomor yang dikemudikan pendiri Bruce McLaren pada 1952, itu dihiasi livery oranye dengan biru laut. Lewat ajang tersebut, mereka ingin mengusung isu keberlanjutan dan keberagaman yang dikampanyekan sejak April silam.

Tim tersebut bakal dipimpin direktur olahraga Mark Grain, yang sudah bekerja 18 tahun untuk McLaren F1 dan belakangan diplot mengembangkan IndyCar.

“Ini tentang perbedaan dari seri balap lainnya. Itu akan jadi pembelajaran besar pada medan berbeda di mana kami balapan, seiring dengan tantangan yang dihadapi bagian bumi ini,” ia mengungkapkan.

Race engineer jempolan Le Mans 24 Hours, Leena Gade, juga bergabung dalam tim Extreme E. Saudara Leena, Teena Gade, juga menjadi bagian dari tim teknik yang memoles performa mobil.

“Extreme E banyak digerakkan sekitar keberlanjutan, dan itu merupakan bagian besar dari inti McLaren,” ujarnya kepada beberapa media termasuk Motorsport.com.

“Dengan tipe balapan seperti itu, dengan teknologi yang ditanamkan dalam mobil, baterai, semua itu sangat cocok dengan posisi McLaren saat ini dengan sasaran keberlanjutan.”

McLaren Extreme E livery

McLaren Extreme E livery

Photo by: McLaren

Mobil akan dikemudikan secara bergantian oleh Emma Gilmour dan Tanner Foust. Gilmour,42 tahun, mengukir sejarah sebagai pembalap putri pertama yang gabung McLaren.

Grain mengutarakan kepercayaan terhadap kedua pembalapnya. “Dengan Tanner dan Emma, kami punya tim yang dinamis dan berprestasi tinggi. Dengan Leena dan Teena Gade, kami punya insinyur papan atas untuk membantu mobil kami di jalan. Ini akan jadi start bagus pada musim pertama kami pastinya,” ia menuturkan.

Brown, Gilmour dan Gade hadir di sebelah Pangeran Charles dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB COP 26 tahun lalu. Mereka siap mengaspal pada musim kedua Extreme E, di Neom, Arab Saudi, akhir pekan depan.

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Carlos Sainz Bertahan, Line-up Extreme E 2022 Mulai Lengkap
Artikel sebelumnya

Carlos Sainz Bertahan, Line-up Extreme E 2022 Mulai Lengkap

Artikel berikutnya

Desert X-Prix: Rosberg X Racing Raih Kemenangan Perdana Musim Ini

Desert X-Prix: Rosberg X Racing Raih Kemenangan Perdana Musim Ini