7 Perselisihan Pembalap F1 di Lintasan

Perseteruan pembalap Williams, George Russell, dan pilot Mercedes, Valtteri Bottas, di F1 GP Emilia Romagna, Minggu (18/4/2021), membetot atensi. Bahkan, pembahasannya melebihi kemenangan Max Verstappen.

7 Perselisihan Pembalap F1 di Lintasan

Pembalap masa kini dan masa depan Mercedes tersebut terlibat insiden di Sirkuit Imola yang memaksa mereka keluar dari lomba. Padahal, sebelum tabrakan, keduanya berebut posisi kesembilan.

Perang komentar tak terhindarkan dan masing-masing saling menyalahkan. Bahkan, prinsipal tim asal Jerman, Toto Wolff, ikut angkat bicara. Russell lantas meminta maaf atas kesalahannya lewat media sosial.

Sebelum relasi Bottas-Russell memanas, sudah ada duel antara dua pembalap F1 di lintasan. Bahkan ada yang berakhir dengan baku pukul. Berikut tujuh pertengkaran antara pilot jet darat yang mencuri perhatian, dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

1. Nelson Piquet vs Eliseo Salazar (GP Jerman 1982)

Di Sirkuit Hockenheim pada 1982, Salazar terlambat mengerem sehingga menabrak juara dunia F1 tiga kali (1981, 1983 dan 1987) itu.

Saking marahnya, Piquet langsung menghampiri pembalap ATS-Ford Cosworth tersebut lalu memukul dan menendangnya.

Baca Juga:

 2. Ayrton Senna vs Eddie Irvine (GP Jepang 1993)

Senna, yang sudah mengunci kemenangan di ajang itu, kesal dengan gaya balapan Irvine serta ‘permainan’ antara pembalap Irlandia Utara tersebut dengan Damon Hill.

Tak cukup mengecam Irvine dalam konferensi pers usai lomba, pilot McLaren itu juga melontarkan pukulan saat kamera sudah dimatikan.

3. Michael Schumacher vs David Coulthard (GP Belgia 1998)

Jagoan Ferrari berniat mendahului Coulthard untuk memperbesar kans dalam perebutan titel dengan Mika Hakkinen.

Ketika keluar dari Pouhon, Schumi tak sadar kalau driver Inggris itu mengerem sehingga menabraknya. Ban depan kanan F300 copot, sedangkan MP4-14 menderita rusak sayap belakang.

Juara dunia F1 tujuh kali itu lantas menghampiri paddock Coulthard. Terjadi adu mulut dan hampir baku hantam seandainya tidak dipisahkan oleh para mekanik.

Michael Schumacher, Ferrari F300, dengan ban depan dan wing hilang, dan David Coulthard, McLaren MP4-13 Mercedes, dengan wing belakang hilang, di pitlane

Michael Schumacher, Ferrari F300, dengan ban depan dan wing hilang, dan David Coulthard, McLaren MP4-13 Mercedes, dengan wing belakang hilang, di pitlane

Foto oleh: Rainer W. Schlegelmilch

4. Felipe Massa vs Fernando Alonso (GP Eropa 2007)

Nurburgring jadi saksi tensi tinggi antara Massa dan Alonso. Setelah pembalap McLaren itu menyalip mobil Massa, tak sengaja terjadi kontak ringan antara keduanya. Mereka saling memaki sebelum pemberian trofi.

5. Sebastian Vettel vs Daniil Kvyat (GP Cina 2016)

Pembalap Red Bull menyerang di tikungan pertama yang berimbas pada senggolan antara Vettel dengan rekan setimnya di Ferrari, Kimi Raikkonen. Pilot Jerman itu memarahi Kvyat selepas balapan, tapi lawannya hanya tertawa sambil menjawab ‘Itulah balapan’. Akibat pertengkaran tersebut, Nico Rosberg, sang pemenang lomba, harus menunggu beberapa waktu sebelum naik podium.

6. Sebastian Vettel vs Lewis Hamilton (GP Azerbaijan 2017)

Di Baku, pembalap Mercedes tiba-tiba mengerem saat safety car sedang berputar. Akibatnya, bagian depan mobil Vettel rusak. Tidak terima, pilot Ferrari tersebut menyejajari Hamilton lalu menyenggol  dengan menggunakan roda kanan depan. Gestur itu berbuah penalti ‘Stop&Go’ 10 detik.

7. Max Verstappen vs Esteban Ocon (GP Brasil 2018)

Pada lap 44, Ocon melakukan manuver berbahaya yang membuat mobil Verstappen berputar sehingga menghilangkan kans merebut titel dari Lewis Hamilton.

Pilot Red Bull itu mendatangi box Force India seusai balapan. Keduanya saling dorong dan berteriak satu sama lain. Verstappen lantas dihukum kerja sosial dua hari oleh FIA.

 

 

dibagikan
komentar
Wolff: Setidaknya F1 Gelar 17 Balapan Musim ini

Artikel sebelumnya

Wolff: Setidaknya F1 Gelar 17 Balapan Musim ini

Artikel berikutnya

Brawn: Persaingan Gelar Musim Ini Akan Sangat Berat

Brawn: Persaingan Gelar Musim Ini Akan Sangat Berat
Muat komentar