FIA siap mendorong batasan desain Halo

FIA siap mengurangi ketebalan peranti Halo untuk mengetahui sejauh mana batasannya, sebelum diperkenalkan ke Formula 1 tahun depan.

Saat ini badan pengatur regulasi tengah mengetes versi baru Halo dengan pilar tengah lebih tipis. Bertujuan memperbaiki pandangan ke depan.

Peranti ini dipasang pada Mercedes W08 dengan pembalap tes George Russel pada Rabu (2/8) di Hungaria. Ini merupakan kali pertama Halo kembali ke trek sejak tahun lalu.

Tampaknya FIA akan meminta tim melakukan pengetesan di trek.

“Saat ini pilar tengah memiliki ketebalan 20 mm,” ucap Laurent Mekies, safety director FIA. “Kami merasa harus mengurangi ketebalan pilar atas pertimbangan daya pandang ke depan pengemudi.”  

“Kami akan melakukan pengetesan sebelum ganti tahun dengan pilar 16 mm. Melihat sejauh mana bisa melakukan hal ini.”

Tim-tim F1 tak sabar ingin mendapatkan pengalaman bersama Halo. Mempelajari efeknya terhadap aerodinamika. Terutama aliran ke kotak udara.

Tahun depan tim akan diperbolehkan menambahkan fairing sendiri. Untuk mengoptimalisasi aerodinamika dan memperbaiki penampilan Halo.

FIA juga memberi izin bagi tim untuk melakukan tes trek sebelum akhir musim. Boleh dilakukan pada minggu balap.

“Kami diberitahu bahwa beberapa tim ingin menggunakan Halo saat P1 dan P2,” ucap Charlie Whiting, direktur balap. “Dan juga saat tes dalam musim.”

“Bukan tes ban. Sebagai contoh pada sesi tes dua hari di sini. Kami mengatakan bahwa mereka dapat menggunakan Halo pada tes ini, juga tes setelah Abu Dhabi. Serta sesi latihan bebas pada hari pertama setiap balap. Seperti mereka lakukan tahun lalu.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tipe artikel Breaking news